Grup musik anak didik Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kerobokan, yang dikenal dengan nama Antrabez, kembali menghadirkan karya baru. Mereka resmi merilis lagu single berjudul “Bali Menyepi”, tepat dalam momentum peringatan Hari Raya Nyepi, hari yang menjadi momen refleksi dan ketenangan selama satu hari dalam setahun.
Peluncuran lagu ini berlangsung pada Senin, 16 Maret 2026, dan dihadiri langsung oleh pejabat terkait, antara lain Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Ditjenpas) Bali, Decky Nurmansyah, serta Kepala Bidang Keamanan dan Pembinaan I Wayan Putu Sutresna, Octav Sicilia (Musisi), beserta seluruh kru band Antrabez.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Lagu “Bali Menyepi” diharapkan tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana untuk menyampaikan pesan tentang kedamaian, introspeksi diri, dan keindahan budaya Bali yang kental dengan nilai-nilai spiritual. Karya ini juga menjadi bukti kreativitas dan potensi yang dimiliki oleh warga binaan di dalam lingkungan pemasyarakatan.
Saat ini, Lapas Kelas IIA Kerobokan menampung sebanyak 1.700an warga binaan. Berbagai program pembinaan, termasuk seni dan musik, terus digalakkan sebagai upaya untuk membentuk karakter, mengembangkan bakat, dan mempersiapkan mereka agar dapat kembali berintegrasi positif dengan masyarakat setelah selesai menjalani masa hukuman.
Kehadiran lagu ini menjadi bukti nyata bahwa di balik tembok penjara, masih ada semangat berkarya dan keinginan untuk menjadi lebih baik. Semoga karya Antrabez dapat diterima dengan baik oleh masyarakat luas dan menjadi inspirasi bagi banyak orang.

“Indonesia sekarang ini tidak membutuhkan orang yang ego, akan tetapi sangat mengapresiasi bagi orang yang bertoleransi disegala lini, terlebih lebih lagi di segala umat beragama”, ujar Kakanwil Decky.
“Kenapa lirik single Bali Menyepi tercipta? Itu karena Bali satu satunya di belahan bumi ini 1 x 24 jam pada hari raya nyepi tidak ada aktivitas apapun, jadi boleh di kata jadi paru paru dunia dan alam semesta”, tutup Octav.
Penulis : Redaksi
Editor : Juli ESP
Sumber Berita: Humas Lapas Kerobokan






