Home / TNI

Pangdam IX/Udayana Tutup Dikmaba Infanteri Gelombang I TA 2026, 137 Prajurit Resmi Dilantik

- Redaktur

Jumat, 24 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kodam IX/Udayana kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak prajurit profesional melalui pelantikan 137 Bintara Infanteri guna memperkuat kesiapan operasional satuan. Panglima Kodam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto memimpin langsung upacara Penutupan Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) Infanteri TNI AD Gelombang I Tahun Anggaran 2026 di Lapangan Wira Yudha Bhakti Rindam IX/Udayana, Jalan Piere Tendean No. 1, Tabanan, Jumat (24/4).

Upacara ini menandai berakhirnya seluruh rangkaian pendidikan intensif yang telah dijalani para prajurit siswa, sekaligus menjadi titik awal pengabdian mereka sebagai Bintara TNI Angkatan Darat.

Dalam amanatnya, Pangdam menegaskan bahwa momen pelantikan merupakan tonggak penting dan bersejarah bagi para prajurit, karena telah berhasil melewati proses pendidikan yang sarat dengan disiplin, dedikasi, dan pengorbanan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya ucapkan selamat kepada 137 Bintara lulusan Dikmaba Infanteri yang hari ini resmi dilantik dengan pangkat Sersan Dua. Keberhasilan ini adalah bukti kesiapan awal untuk mengemban tugas sebagai prajurit TNI Angkatan Darat,” ujar Pangdam.

Lebih lanjut, Pangdam menekankan bahwa keberhasilan tersebut bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari pengabdian nyata. Para lulusan telah dibekali kemampuan fisik, mental, dan intelektual guna menjadi prajurit infanteri yang profesional, tangguh, dan berkarakter dalam menghadapi dinamika tugas di lapangan.

Pangdam juga mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai dasar keprajuritan, yakni Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI, sebagai landasan moral dalam setiap pelaksanaan tugas serta seluruh prajurit senantiasa menjaga kehormatan diri dan institusi dengan menghindari segala bentuk pelanggaran. Selain itu, Pangdam menyoroti pentingnya adaptasi terhadap perkembangan lingkungan strategis, termasuk ancaman nonkonvensional seperti perang siber, serta mengimbau para prajurit untuk bijak dalam penggunaan media sosial.

Baca Juga:  Pangdam IX/Udayana Ikuti Lounching 1.061 Koperasi Desa Merah Putih Bersama Presiden RI

Selama masa pendidikan yang berlangsung selama dua bulan, lembaga menerapkan penilaian Tri Pola Dasar Pendidikan. Tiga prajurit berhasil meraih prestasi terbaik, yakni Serda Venryanto Tanii A.Md.Pi sebagai peraih nilai tertinggi Tri Pola Dasar sekaligus aspek sikap dan perilaku, Serda Khoirul Ali Sarif pada bidang pengetahuan dan keterampilan, serta Serda Aldy Banamtuan pada bidang jasmani militer.

Sebagai bagian dari rangkaian upacara, para lulusan juga menampilkan demonstrasi kemampuan berupa beladiri militer dan aksi Separko, yang memadukan teknik tempur tangan kosong, penggunaan senjata tajam, serta koreografi teatrikal yang mencerminkan kesiapsiagaan dan profesionalisme prajurit infanteri.

Upacara penutupan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat utama Kodam IX/Udayana, antara lain Kasdam IX/Udayana, Irdam IX/Udayana, Kapok Sahli Pangdam IX/Udayana, Danrem 163/Wira Satya, Danrindam IX/Udayana, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tabanan setta Ketua dan Wakil serta pengurus Persit KCK Daerah IX/Udayana.

Sementara itu, Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IX/Udayana Kolonel Inf Widi Rahman, S.H., M.Si dalam keterangannya menyampaikan bahwa keberhasilan penyelenggaraan pendidikan ini mencerminkan komitmen Kodam IX/Udayana dalam mencetak prajurit yang tidak hanya unggul secara kemampuan teknis, tetapi juga memiliki integritas dan karakter yang kuat.

“Lulusan Dikmaba ini diharapkan mampu menjadi representasi prajurit TNI AD yang profesional, adaptif, dan responsif terhadap perkembangan lingkungan strategis. Mereka tidak hanya dituntut siap secara fisik dan taktis, tetapi juga memiliki kedewasaan dalam bersikap, termasuk dalam menyikapi dinamika informasi di ruang publik,” tegas Kapendam. (Pendam IX/Udy).

Penulis : Redaksi

Editor : Juli ESP

Sumber Berita: Pendam IX Udayana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kelapasatunews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dandim Badung Ingatkan Pentingnya Merawat Mangrove untuk Masa Depan, Bukan Hanya Sekedar Tanam Saja
Dandim Badung di Hadapan Seribu Lebih Orang Tekankan Perawatan Jangka Panjang Tanaman Mangrove di Benoa
Gerakan Hijau di Pantai Benoa: “Ribuan Peserta Bersama Kodim 1611/Badung Tanam Mangrove, Lindungi Bali dari Abrasi”
Bukan Sekadar Tanam! Dandim Badung Ingatkan Pentingnya Merawat Mangrove untuk Masa Depan
Seribu Lebih Orang Tanam Mangrove di Benoa, Dandim Badung Tekankan Perawatan Jangka Panjang
Dandim Alor: Sumur Bor Hasil Bhakti TNI Dukung Kehidupan Sehat Masyarakat
Solusi Jangka Panjang: TNI AD Sediakan 20 Sumur Bor untuk Wilayah Alor
Dari Kabola hingga Alor Kecil, TNI AD Bangun Sumur Bor Demi Warga
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:24 WIB

Dandim Badung Ingatkan Pentingnya Merawat Mangrove untuk Masa Depan, Bukan Hanya Sekedar Tanam Saja

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:20 WIB

Dandim Badung di Hadapan Seribu Lebih Orang Tekankan Perawatan Jangka Panjang Tanaman Mangrove di Benoa

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:14 WIB

Gerakan Hijau di Pantai Benoa: “Ribuan Peserta Bersama Kodim 1611/Badung Tanam Mangrove, Lindungi Bali dari Abrasi”

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:11 WIB

Bukan Sekadar Tanam! Dandim Badung Ingatkan Pentingnya Merawat Mangrove untuk Masa Depan

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:08 WIB

Seribu Lebih Orang Tanam Mangrove di Benoa, Dandim Badung Tekankan Perawatan Jangka Panjang

Berita Terbaru