DPW FRIC Bali: “Selamat Hari Raya Waisak dan Hari Suci Purnama, Momen Menebar Damai dan Kebajikan”

- Redaktur

Minggu, 31 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Fast Respon Indonesia Center (DPW FRIC) Bali, Dewa Made Darmayoga, menyampaikan ucapan selamat dan doa tulus peringatan Hari Raya Waisak bagi seluruh umat Buddha, sekaligus penghormatan mendalam atas Hari Suci Purnama yang sangat suci dan bermakna bagi umat Hindu Dharma di Bali serta seluruh masyarakat yang merayakannya. Dalam pesan ini, ia menegaskan bahwa pertemuan dua momen suci ini menjadi anugerah istimewa untuk memperteguh toleransi, mempererat persaudaraan, dan memperkokoh keharmonisan di tengah keberagaman yang menjadi kekhasan Pulau Dewata dan bangsa Indonesia, pada Minggu (31/05/2026).

Menurut Dewa Made Darmayoga, Hari Raya Waisak merayakan tiga peristiwa suci kehidupan Sang Buddha: kelahiran, pencerahan sempurna, dan parinirwana, yang mengajarkan kasih sayang, kedamaian, dan kebijaksanaan bagi seluruh umat manusia. Sementara itu, Hari Suci Purnama—dikenal sebagai Purnamaning Sasih dalam tradisi Hindu Bali—memiliki makna sangat dalam: lambang cahaya suci yang menerangi kegelapan, kesempurnaan spiritual, waktu suci untuk menghaturkan persembahyangan, penyucian diri lahir batin, serta memperteguh Sradha dan Bhakti kepada Ida Sanghyang Widhi Wasa. Kedua perayaan ini sama-sama membawa pesan cahaya, kesucian, dan kebaikan, melampaui batas keyakinan untuk menjadi warisan luhur bersama.

Pemimpin organisasi kemanusiaan dan tanggap bencana ini menekankan, di Bali di mana umat Hindu dan Buddha hidup berdampingan dalam damai, hari ini adalah bukti nyata harmoni yang tumbuh dari pemahaman nilai masing-masing. “Bagi umat Hindu, Purnama adalah saat menyucikan hati, memohon berkah, dan menyelaraskan diri dengan alam semesta; bagi umat Buddha, Waisak adalah momen meneladani ajaran damai. Keduanya satu tujuan: menebar kebaikan. Semangat ini mengajarkan kita meredam kebencian dengan kasih, kalahkan kejahatan dengan kebaikan, dan lenyapkan kebodohan dengan kebijaksanaan,” tegas Dewa Made Darmayoga.

Lebih lanjut ia menegaskan, prinsip kemanusiaan yang dipegang teguh FRIC sangat sejalan dengan nilai yang terkandung dalam kedua hari suci ini. Sebagai organisasi yang berfokus pada pelayanan, bantuan, dan kepedulian sesama, DPW FRIC Bali berkomitmen menjadikan momen ini dorongan nyata untuk mewujudkan kedamaian, keadilan, dan kesejahteraan. Semangat Purnama yang memurnikan hati dan Waisak yang menebar belas kasih, menjadi panduan bagi setiap relawan untuk selalu hadir membantu, menjaga persatuan, dan merawat keberagaman sebagai kekuatan utama masyarakat Bali.

Dewa Made Darmayoga berharap, cahaya bulan purnama yang bersinar terang dan cahaya ajaran Sang Buddha dapat melimpahkan berkah, kesehatan, dan keselamatan bagi seluruh rakyat Indonesia, khususnya masyarakat Bali. Ia berdoa agar nilai kesucian, toleransi, dan gotong royong yang hidup dalam perayaan ini senantiasa menyertai langkah kita, menjaga Pulau Dewata tetap damai, aman, dan indah, serta menjaga Indonesia kokoh berdiri dalam keberagaman yang indah dan tak tergoyahkan.

Di akhir ucapannya, mewakili seluruh jajaran pengurus dan relawan DPW FRIC Bali, Dewa Made Darmayoga kembali menyampaikan ucapan tulus: “Selamat Hari Raya Waisak dan Selamat Hari Suci Purnama bagi seluruh umat Buddha dan umat Hindu Dharma Bali. Semoga damai, kebahagiaan, dan kebijaksanaan senantiasa melimpah. Mari kita terus menjadi pelita yang memberi manfaat, saling menghormati, dan menjaga damai bersama, di mana pun kita berada,” tutupnya.

Penulis : Redaksi

Editor : Juli ESP

Sumber Berita: Humas FRIC Bali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kelapasatunews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Ringankan Beban Korban, Yayasan Sosial Ummat Palapa Pecatu Salurkan Bantuan Tahap Kedua
Wujud Kepedulian, Yayasan Sosial Ummat Palapa Pecatu Bantu Korban Kebakaran Denpasar Barat
HUT ke-14 IWO Nasional dan 1 Tahun IWO Bali, Gubernur Koster Tegaskan Media Online Sangat Berperan Dalam Era Informasi Digital
Sinergi Tiga Pilar Amankan Peringatan Maulid Nabi, Masjid Agung Palapa Tekankan Pentingnya Akhlak Mulia
Khusyuk & Penuh Berkah, Masjid Agung Palapa Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H
Sinergi Pengawasan Konstruktif, Kemenkum Bali: “Pastikan Notaris Buleleng Tetap Profesional & Berintegritas”
Jalin Koordinasi & Pembinaan, Kakanwil Kemenkum Bali Kuatkan Pengawasan Notaris Bersama MPD Buleleng
Kemenkum Bali: “Perkuat Sinergi Pengawasan Notaris di Kabupaten Buleleng”
Berita ini 0 kali dibaca

Baca Juga

Jumat, 4 September 2026 - 17:41

Ringankan Beban Korban, Yayasan Sosial Ummat Palapa Pecatu Salurkan Bantuan Tahap Kedua

Selasa, 1 September 2026 - 16:08

Wujud Kepedulian, Yayasan Sosial Ummat Palapa Pecatu Bantu Korban Kebakaran Denpasar Barat

Senin, 31 Agustus 2026 - 03:47

HUT ke-14 IWO Nasional dan 1 Tahun IWO Bali, Gubernur Koster Tegaskan Media Online Sangat Berperan Dalam Era Informasi Digital

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:21

Sinergi Tiga Pilar Amankan Peringatan Maulid Nabi, Masjid Agung Palapa Tekankan Pentingnya Akhlak Mulia

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:16

Khusyuk & Penuh Berkah, Masjid Agung Palapa Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H

News Update