Cahaya Cinta Al-Qur’an: Bunda Keisya dan Putrinya Alifa Harumkan Nama Tabanan di MTQ Provinsi Bali 2026

- Redaktur

Sabtu, 20 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perjalanan inspiratif Bunda Keisya bersama putrinya, Alifa, dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) 2026 menjadi kisah yang menyentuh hati sekaligus membanggakan. Berawal dari kompetisi tingkat kecamatan, keduanya berhasil menorehkan prestasi gemilang hingga mewakili Kabupaten Tabanan pada MTQ XIII Tingkat Provinsi Bali yang berlangsung pada 19–21 Juni 2026 di Gedung Ir. Soekarno, Kabupaten Jembrana.

Kesuksesan mereka dimulai saat meraih Juara I pada MTQ tingkat kecamatan.

Prestasi tersebut menjadi pijakan untuk melangkah ke MTQ XXXI Kabupaten Tabanan. Di tingkat kabupaten, Bunda Keisya dan Alifa kembali menunjukkan kemampuan terbaiknya dengan meraih Juara I pada cabang yang diikuti masing-masing.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pencapaian tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menjadi simbol kuat tentang bagaimana kecintaan terhadap Al-Qur’an dapat diwariskan dari seorang ibu kepada anaknya. Kehadiran mereka sebagai peserta MTQ dari satu keluarga menjadi pemandangan yang langka sekaligus menginspirasi.

Dalam kesehariannya, Bunda Keisya merupakan pengajar di TPQ Al Iman yang berada di bawah naungan Yayasan Bina Umat Mandung. Sebagai guru mengaji, ia tidak hanya mengajarkan kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga menanamkan kecintaan terhadap kitab suci kepada para santri.

Melalui kiprahnya di MTQ bersama sang putri, Bunda Keisya membuktikan bahwa seorang pendidik sejati adalah teladan yang mampu memberikan contoh nyata kepada anak didiknya.

Momen haru turut mewarnai perjalanan mereka sebelum bertolak ke tingkat provinsi. Saat acara pelepasan Kafilah MTQ Kabupaten Tabanan, Alifa yang menjadi peserta termuda mendapat perhatian khusus dari Bupati Tabanan. Selain bersalaman, Alifa juga mendapat pelukan hangat dari orang nomor satu di Kabupaten Tabanan tersebut sebagai bentuk dukungan dan doa agar mampu tampil maksimal di tingkat provinsi.

Baca Juga:  Paguyuban Purnapas Kerobokan Reuni, Susun Struktur Organisasi Sesuai AD/ART Menuju Purnapas Pusat

Peristiwa itu meninggalkan kesan mendalam bagi para peserta dan keluarga yang hadir. Pelukan penuh kasih tersebut menjadi simbol perhatian pemerintah daerah terhadap generasi muda yang berprestasi dalam bidang keagamaan.

Kini, Bunda Keisya dan Alifa bergabung bersama kafilah terbaik dari seluruh kabupaten dan kota di Bali untuk berlaga pada MTQ XIII Tingkat Provinsi Bali. Meski persaingan semakin ketat, keduanya tetap membawa semangat yang sama, yakni menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dan sumber inspirasi.

Suasana Gedung Ir. Soekarno di Jembrana dipenuhi lantunan ayat suci Al-Qur’an yang menggema dari para peserta terbaik se-Bali. Di antara mereka, kehadiran Bunda Keisya dan Alifa menjadi perhatian tersendiri karena menunjukkan semangat perjuangan keluarga dalam menghidupkan nilai-nilai Al-Qur’an.

Kisah mereka juga menjadi motivasi bagi para santri di TPQ Al Iman serta lembaga pendidikan Al-Qur’an lainnya di bawah naungan yayasan yang sama, seperti TPQ IQRA dan TPQ Nurul Hidayah. Perjuangan keduanya membuktikan bahwa keberhasilan dalam MTQ bukan hanya ditentukan oleh kemampuan membaca, tetapi juga oleh ketekunan, keberanian, disiplin, dan kecintaan yang tulus terhadap Al-Qur’an.

Masyarakat Tabanan pun menaruh harapan besar agar Bunda Keisya dan Alifa dapat melanjutkan prestasi hingga ke tingkat nasional. Namun lebih dari sekadar mengejar gelar juara, perjalanan mereka telah menghadirkan inspirasi berharga tentang pentingnya membangun generasi Qur’ani dalam keluarga.

Kisah Bunda Keisya dan Alifa menjadi bukti bahwa cinta terhadap Al-Qur’an adalah kekuatan yang mampu menyatukan keluarga, menginspirasi masyarakat, dan melahirkan prestasi yang membanggakan. Sebuah perjalanan penuh makna dari tingkat kecamatan, kabupaten, hingga provinsi yang diharapkan terus berlanjut menuju panggung nasional.

Penulis : Redaksi

Editor : Juli ESP

Sumber Berita: Redaksi/Arf

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kelapasatunews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Pasarkan Vila Bermodal VoA, WN Ceko Dideportasi dari Bali
Turut Berdukacita Sedalam Dalamnya
Kapolda Bali, PEKAT IB Bali, dan Kawan Alam Indonesia: “Pantai Bersih adalah Cermin Cinta Kita pada Bali”
Kanwil Kemenkum Bali Kukuhkan 10 WNI dan Angkat 4 Pejabat PPNS
Nanda Novita Mengaku Tidak Menyesal Usai Memarahi Gubernur Bali Wayan Koster, Siap untuk Memaafkan
Pererat Silaturahmi, Yayasan Sosial Umat Gelar Dialog Lintas Organisasi Sambil Ngopi Bareng
Antrean BBM Mulai Reda, Koster Perpanjang Ganjil-Genap hingga Jumat
Ketua DPW PEKAT IB Bali Tekankan Pentingnya Langkah Pencegahan Agar Kelangkaan BBM Tidak Terulang
Berita ini 0 kali dibaca

Baca Juga

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Pasarkan Vila Bermodal VoA, WN Ceko Dideportasi dari Bali

Minggu, 25 Oktober 2026 - 03:11 WIB

Turut Berdukacita Sedalam Dalamnya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:19 WIB

Kapolda Bali, PEKAT IB Bali, dan Kawan Alam Indonesia: “Pantai Bersih adalah Cermin Cinta Kita pada Bali”

Kamis, 22 Oktober 2026 - 02:36 WIB

Kanwil Kemenkum Bali Kukuhkan 10 WNI dan Angkat 4 Pejabat PPNS

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Nanda Novita Mengaku Tidak Menyesal Usai Memarahi Gubernur Bali Wayan Koster, Siap untuk Memaafkan

News Update

Bali

Pasarkan Vila Bermodal VoA, WN Ceko Dideportasi dari Bali

Minggu, 25 Okt 2026 - 12:41 WIB