Suasana sakral menyelimuti Catus Pata Kota Bangli. Ribuan krama berkumpul untuk mengikuti Upacara Ngerebeg sesuhunan tapakan Barong, rangkaian suci menyambut Hari Raya Kuningan, pada Sabtu malam (27/06/2026).
Empat sesuhunan tapakan Barong dari pura Dalem tampil bersama dalam upacara ini. Keempatnya berasal dari Pura Dalem Purwa Banjar Adat Kawan, Pura Dalem Penunggekan Banjar Blungbang, Pura Dalem Pengringsingan Banjar Griya, dan Pura Dalem Selaungan Banjar Pande.
Rangkaian upacara dimulai pukul 18.30 WITA. Keempat tapakan Barong bergerak serentak menuju pusat kota, diiringi masyarakat pengempon dengan membawa banten dan sesajen.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Puncaknya terjadi pada pukul 19.00 WITA. Sekitar 2.000 warga melaksanakan bakti pengerebegan berupa persembahyangan bersama di area Catus Pata. Kebersamaan dalam doa itu menciptakan kekhusyukan yang terasa hingga ke setiap sudut lapangan.
Usai persembahyangan yang selesai pukul 19.40 WITA, sebagian besar tapakan Barong kembali ke pura masing-masing. Namun dua tapakan melanjutkan perjalanan untuk katuran bakti segehan. Sesuhunan Pura Dalem Penunggekan Banjar Blungbang menuju Simpang Empat Kantor Bupati Bangli. Sementara Sesuhunan Pura Dalem Purwa Banjar Adat Kawan bergerak ke Banjar Pande, tepatnya di depan SMPN 1 Bangli.
Untuk menjamin kelancaran, Polres Bangli menurunkan 55 personel gabungan. Pengamanan dipimpin langsung Kapolres Bangli AKBP James I.S. Rajagukguk, S.I.K., M.H., didampingi Wakapolres Kompol I Gede Sudyatmaja, S.H., M.H.
Ngerebeg Kuningan di Catus Pata kembali menegaskan makna kebersamaan umat. Tradisi ini tidak hanya menjadi wujud bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi, tetapi juga cerminan kuatnya harmoni antara adat, agama, dan keamanan di Bumi Kertha Bhumi.
Penulis : Redaksi
Editor : Juli ESP
Sumber Berita: Humas Polres Bangli






