FRIC Apresiasi Polri-BNN-Bea Cukai Gagalkan 3,37 Ton cannabis Rp4,5 Triliun: “Sinergi Kuat Perangi Narkoba”

- Redaktur

Sabtu, 4 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keluarga Besar Fast Respon Indonesia Center (FRIC) menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas keberhasilan Kepolisian Republik Indonesia, Badan Narkotika Nasional ( BNN) RI, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Polda Jawa Timur, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menggagalkan penyelundupan 3,37 ton narkotika jenis kuncup bunga cannabinoid (cannabis buds) asal Thailand berkedok impor barang, Rabu, (1/7) lalu. Dalam operasi gabungan tersebut, petugas mengamankan barang bukti berupa 3,37 ton cannabis buds serta 12 orang yang diduga terlibat dalam rangkaian proses importasi.

Ketua Umum FRIC, H. Dian Surahman, menyebut pengungkapan ini sebagai bukti nyata kekuatan sinergi antarlembaga. “Perang melawan narkoba adalah tanggung jawab bersama. Ketika Polri, BNN, Bea Cukai, dan seluruh elemen bergerak satu komando, negara hadir memberikan perlindungan nyata dari ancaman narkotika yang semakin kompleks dan terorganisasi,” ujarnya disela menghadiri gebyar HUT Bhayangkara Ke- 80 bersama FRIC. Dirilis hari ini, pada Sabtu (04/07/2026).

H. Dian Surahman menambahkan, keberhasilan ini sekaligus menjadi kado besar untuk dua momentum nasional. “Pengungkapan ini hadir bertepatan dengan Hari Jadi Bhayangkara ke-80 dan Hari Anti Narkotika Internasional 2026. Ini menegaskan bahwa aparat kita semakin presisi, profesional, dan solid,” jelasnya.

Sekretaris Jenderal DPP FRIC, H. Deden Hardening, menegaskan pentingnya menuntaskan jaringan hingga ke akar. “Kami mendukung langkah Polri, BNN menelusuri dan memburu para pengendali jaringan internasional. Jangan hanya berhenti di barang bukti. Putus rantai, kejar aktor utama, dan pastikan aset hasil kejahatan disita negara,” tegas H. Deden.

Menurut H. Deden, efek jera harus terasa sampai ke hulu dan hilir. “Kerja sama lintas lembaga, pelacakan transaksi keuangan, dan kerja sama internasional harus diperkuat. Bandar tidak boleh punya ruang gerak lagi,” katanya.

H. Dian Surahman berharap keberhasilan ini menjadi momentum memperkuat komitmen nasional. “Diperlukan penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas aparat, serta partisipasi aktif masyarakat. Awasi lingkungan, laporkan peredaran mencurigakan, dan tolak narkoba sejak awal,” ujarnya.

Menutup pernyataannya disela hari puncak, Gebyar Bhayangkara Ke- 80 bersama FRIC, bertempat di Islamic Center Kuningan Jawa Barat, Sabtu, 4 juli, H. Deden Hardening menyampaikan harapan besar FRIC

“Dengan sinergi seluruh pemangku kepentingan, kami optimis Indonesia akan semakin bersinar, bersih dari narkoba, dan melangkah mantap menuju Indonesia Emas,” pungkas Sekjen DPP FRIC.

Penulis : Redaksi

Editor : Juli ESP

Sumber Berita: Humas FRIC Pusat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kelapasatunews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

HUT ke-14 IWO Nasional dan 1 Tahun IWO Bali, Gubernur Koster Tegaskan Media Online Sangat Berperan Dalam Era Informasi Digital
Jangan hanya Penjara! FRIC: “Aset Koruptor Harus Dipulihkan untuk Kepentingan Rakyat”
FRIC Dorong Percepatan RUU Perampasan Aset: “Hukuman Koruptor tak Cukup Penjara, Aset Hasil Kejahatan harus Dikembalikan ke Negara”
Ketum FRIC Desak DPR segera Sahkan RUU Perampasan Aset: “Sita Aset Koruptor, Kembalikan untuk Rakyat”
Semangat Kemerdekaan, Polri Serentak Gerakkan 44 Truk Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Gempa Flores
FRIC: “Berdaulat, Adil, Makmur, Mari Kita Jaga, Bangun, dan Wariskan Negeri Ini dengan Akhlak Mulia”
Dirgahayu Indonesia ke-81, FRIC Instruksikan Seluruh Jajaran Semarakkan HUT RI dengan Kegiatan Positif
Merah Putih di Hati, FRIC Ajak Masyarakat Rawat Kebangsaan dengan Tindakan Nyata Sehari Hari
Berita ini 0 kali dibaca

Baca Juga

Senin, 31 Agustus 2026 - 03:47

HUT ke-14 IWO Nasional dan 1 Tahun IWO Bali, Gubernur Koster Tegaskan Media Online Sangat Berperan Dalam Era Informasi Digital

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:38

Jangan hanya Penjara! FRIC: “Aset Koruptor Harus Dipulihkan untuk Kepentingan Rakyat”

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:29

FRIC Dorong Percepatan RUU Perampasan Aset: “Hukuman Koruptor tak Cukup Penjara, Aset Hasil Kejahatan harus Dikembalikan ke Negara”

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:10

Ketum FRIC Desak DPR segera Sahkan RUU Perampasan Aset: “Sita Aset Koruptor, Kembalikan untuk Rakyat”

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:25

Semangat Kemerdekaan, Polri Serentak Gerakkan 44 Truk Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Gempa Flores

News Update