Hari Damai Aceh ke-21 di Pidie: “Merawat Perdamaian, Menjaga Aceh Tetap Aman dan Bermartabat”

- Redaktur

Senin, 17 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana penuh khidmat dan kebersamaan mewarnai peringatan Hari Damai Aceh (HDA) ke-21 Tahun 2026 di Kabupaten Pidie. Mengusung tema “Pelaksanaan Penyelesaian Konflik Secara Damai, Menyeluruh, Berkelanjutan, dan Bermartabat dalam Kerangka NKRI”, kegiatan berlangsung di Masjid Agung Al-Falah Kota Sigli, pada Sabtu. Dirilis hari ini, pada Senin (17/08/2026).

‎Sekitar 1.200 tamu undangan dan masyarakat hadir dalam kegiatan yang menjadi momentum untuk mengenang perjalanan perdamaian Aceh sekaligus memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kedamaian yang telah terpelihara selama 21 tahun.

‎Kegiatan turut dihadiri Wakil Bupati Pidie Alzaizi yang mewakili Bupati Pidie, Ketua DPRK Pidie Anwar Sastra Putra, S.H., Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, S.I.K., M.I.K., Kasdim 0102/Pidie Mayor Czi Hendri Anto yang mewakili Dandim 0102/Pidie, Sekda Pidie Drs. Samsul Bahri, unsur Forkopimda, anggota DPRK, para kepala SKPK, camat, keuchik, tokoh agama, tokoh masyarakat, para Ketua KPA/Sagoe serta tamu undangan lainnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Rangkaian acara diawali dengan kedatangan para tamu undangan, dilanjutkan dzikir dan doa bersama. Suasana semakin khidmat dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an serta Salawat Badar yang disampaikan Tgk. Muzamil.

‎Dalam sambutannya, Ketua Panitia sekaligus Kepala Kesbangpol Pidie, H. Isnaini, S.T., M.Si., mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan HDA bukan sekadar seremoni, tetapi sebagai momentum untuk terus merawat perdamaian.

‎Ia menegaskan bahwa perdamaian merupakan tanggung jawab bersama dan harus dijaga dari berbagai upaya yang dapat memecah persatuan masyarakat.

‎“Perdamaian adalah harga mati. Jangan sampai ada pihak-pihak yang memprovokasi dan merusak kedamaian yang sudah kita bangun bersama selama 21 tahun,” ujarnya.

‎Ia juga mengajak generasi muda untuk mengambil peran sebagai garda terdepan dalam menjaga perdamaian, karena masa depan Aceh berada di tangan seluruh masyarakat.

Baca Juga:  Pantau Perkembangan Tanaman Jagung, Polsek Mengwi Pastikan Hasil Panen Maksimal

‎Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan beasiswa skripsi akhir kepada mahasiswa serta bantuan pemberdayaan bagi pengasuh anak yatim secara simbolis. Momentum tersebut menjadi wujud kepedulian pemerintah dan masyarakat dalam membangun Aceh melalui pendidikan serta kepedulian sosial.

‎Rangkaian acara ditutup dengan pembacaan doa oleh Abiya Iswar dari Pulo Baroh, Kampong Aree, kemudian pelepasan merpati putih di pelataran Masjid Agung Al-Falah Sigli sebagai simbol perdamaian, harapan, dan komitmen untuk menjaga Aceh tetap aman serta damai.

‎Dari sisi keamanan, Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, S.I.K, M.I.K., menerangkan bahwa dalam pelaksanaan tersebut Personil Polres Pidie bersama Kodim 0102/Pidie melaksanakan pengamanan terbuka dan tertutup guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib.

‎Sebanyak 42 personil Polri Polres Pidie dikerahkan dan dibantu personel TNI. Pengamanan dikendalikan Kabag Ops Polres Pidie AKP Raja Aminuddin Harahap, S.Sos., serta ditempatkan di sejumlah titik, termasuk persimpangan lintasan jalan Nasional. Terang Kapolres.

‎Hasil monitoring menunjukkan seluruh rangkaian peringatan HDA ke-21 di Kabupaten Pidie berlangsung aman, tertib, lancar dan kondusif. Tidak ditemukan pemasangan bendera Bulan Bintang maupun spanduk atau baliho yang bersifat provokatif di lokasi kegiatan.

‎Bagi Polres Pidie, menjaga keamanan bukan hanya tentang memastikan kegiatan berjalan lancar, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama untuk merawat perdamaian, memperkuat persatuan, dan menjaga Aceh tetap damai dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

‎Damai bukan sekadar sejarah. Damai adalah tanggung jawab yang harus terus dijaga bersama. Tutup AKBP Jaka Mulyana.

Penulis : Redaksi

Editor : Juli ESP

Sumber Berita: Humas Polres Pidie

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kelapasatunews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Kapolda Jambi Berganti, Irjen Pol. Widodo Gantikan Irjen Pol. Krisno H. Siregar
Didampingi Kuasa Hukum, Keluarga Terdakwa LJA Datang Langsung Sampaikan Dukacita dan Permohonan Maaf kepada Keluarga Korban
Kenaikan Pangkat Adalah Amanah, Bukan Hadiah: “Pangdam IX/Udayana Ingatkan Proses Seleksi Harus Cermat & Akuntabel”
Jawab Kepercayaan Negara dengan Pengabdian Prima, Pangdam IX/Udayana: “Pancasila Sebagai Perekat Persatuan Bangsa”
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila & Syukuran Kenaikan Pangkat 371 Personel Kodam IX/Udayana Berlangsung Khidmat
Bukan Sekadar Seremonial, Pangdam IX/Udayana: “Pancasila Harus Diwujudkan dalam Sikap & Tugas Sehari-hari”
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Pangdam IX/Udayana Tekankan Pentingnya Mengamalkan Nilai Pancasila dalam Pengabdian
TNI Gagalkan Penyelundupan 16,4 Kilogram Sabu di Perbatasan RI-Malaysia
Berita ini 0 kali dibaca

Baca Juga

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 04:21 WIB

Kapolda Jambi Berganti, Irjen Pol. Widodo Gantikan Irjen Pol. Krisno H. Siregar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:02 WIB

Didampingi Kuasa Hukum, Keluarga Terdakwa LJA Datang Langsung Sampaikan Dukacita dan Permohonan Maaf kepada Keluarga Korban

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:27 WIB

Kenaikan Pangkat Adalah Amanah, Bukan Hadiah: “Pangdam IX/Udayana Ingatkan Proses Seleksi Harus Cermat & Akuntabel”

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:23 WIB

Jawab Kepercayaan Negara dengan Pengabdian Prima, Pangdam IX/Udayana: “Pancasila Sebagai Perekat Persatuan Bangsa”

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:21 WIB

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila & Syukuran Kenaikan Pangkat 371 Personel Kodam IX/Udayana Berlangsung Khidmat

News Update