Komitmen kemanusiaan kembali ditunjukkan oleh Yayasan Sosial Ummat Palapa Pecatu setelah menyalurkan bantuan darurat pada fase awal, yayasan tersebut kini kembali bergerak memberikan sumbangan tahap kedua kepada para korban musibah kebakaran. Dirilis dan terbit hari ini, pada Jumat (04/09/2026).
Aksi kepedulian ini difokuskan untuk membantu proses pemulihan jangka pendek hingga menengah bagi warga yang kehilangan tempat tinggal. Jika pada tahap pertama bantuan berupa uang tunai penyaluran tahap kedua ini menyasar kebutuhan yang lebih mendasar untuk keberlangsungan hidup warga beberapa bulan kedepan. Ketua Yayasan Sosial Ummat Palapa Pecatu Sujianto menyatakan bahwa bantuan ini merupakan amanah dari para donatur yang bergerak cepat melihat kondisi di lapangan.
“Kami memahami bahwa masa-masa setelah bencana justru menjadi fase yang sangat berat bagi warga untuk bangkit. Oleh karena itu, di tahap kedua ini kami memprioritaskan bantuan yang bisa langsung mendukung kebutuhan pokok yang sangat di butuhkan oleh para korban seperti; Beras, minyak goreng, perlengkapan mandi dan cuci (pakaian dan alat rumah tangga) seperti sabun, Rinso dan sunlight dan jajanan untuk anak anak korban kebakaran di mana beberapa item ini sangat di perlukan”, ujarnya saat meninjau lokasi penyerahan bantuan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Satu perwakilan warga terdampak menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas kepedulian yang terus mengalir dari pihak yayasan.


“Kami sangat terbantu. Bantuan tahap pertama kemarin menyelamatkan kami dari keterpurukan, dan bantuan tahap kedua ini sangat membantu keberlangsungan hidup kami untuk mulai menata hidup kembali dari nol,” ungkapnya dengan haru.
Pihak Yayasan Sosial Ummat Palapa Pecatu menegaskan bahwa mereka akan terus memantau perkembangan situasi di lokasi. Yayasan juga membuka peluang untuk melanjutkan program ke tahap berikutnya, khususnya terkait pendampingan psikologis (trauma healing) bagi anak-anak serta koordinasi dengan pemerintah setempat untuk opsi rekonstruksi hunian layak bagi para korban.
Pewarta/Editor: Bambang S Priyono/Juli ESP
Penulis : Redaksi
Editor : Juli ESP
Sumber Berita: Humas Yayasan Ummat






