Kasus Keributan Sawangan Berujung Maut, Polresta Denpasar Dalami Peran Masing-Masing Pihak

- Redaktur

Sabtu, 12 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam rangkaian POLRI UNTUK MASYARAKAT. Peristiwa dugaan pengeroyokan yang terjadi di mess tenaga kerja proyek pembangunan di Lingkungan Sawangan, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, kini memasuki babak baru. Salah seorang korban berinisial AW (24) dilaporkan meninggal dunia setelah sebelumnya menjalani perawatan akibat luka-luka yang dialaminya. Diterbitkan oleh media ini, pada Sabtu (12/09/2026). “Layanani Dengan Sepenuh Hati❤️”

Korban AW menghembuskan napas terakhir pada Jumat, 12 September 2026 sekitar pukul 19.30 Wita. Saat ini, jenazah korban masih disemayamkan di kamar jenazah RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah, Denpasar.

Pihak keluarga, dalam hal ini ayah kandung korban, juga telah mengajukan permohonan persetujuan untuk dilakukan autopsi guna kepentingan proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut, Kasus tersebut bermula dari adanya keributan yang terjadi di mess pekerja proyek PT Tunas Jaya di Lingkungan Sawangan pada Minggu lalu, 6 September 2026 sekitar pukul 23.00 Wita.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan keterangan awal yang dihimpun, keributan dipicu oleh kesalahpahaman antarpekerja. Seorang pekerja diketahui tidak sengaja menyenggol seng di sekitar kamar mandi sehingga menimbulkan suara keras. Situasi tersebut kemudian mendapat teguran dari petugas keamanan.

Perdebatan sempat terjadi dan seorang pekerja lainnya yang terbangun akibat keributan kemudian menghampiri lokasi. Situasi semakin memanas setelah adanya perkataan yang memicu emosi sejumlah pekerja lain yang berada di sekitar lokasi.

Dalam peristiwa tersebut, sejumlah pekerja mengalami luka-luka dan sempat mendapatkan perawatan medis. Salah seorang korban, AW, sebelumnya mengalami sejumlah luka di bagian wajah, tangan dan kaki sebelum akhirnya meninggal dunia pada Jumat malam.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, jajaran Polresta Denpasar bergerak melakukan penyelidikan secara intensif. Hingga saat ini, Satreskrim Polresta Denpasar bersama Polsek Kuta Selatan telah mengamankan 11 orang untuk dimintai keterangan sebagai saksi terkait peristiwa tersebut.

Baca Juga:  Cegah Gangguan Kamtibmas, Polsek Blahbatuh Optimalkan Pengamanan Kawasan Pemukiman dan Ekonomi

Polisi juga terus mendalami rangkaian kejadian, termasuk mengumpulkan keterangan para saksi dan barang bukti guna mengungkap secara terang peristiwa dugaan pengeroyokan tersebut serta mengetahui pihak-pihak yang bertanggung jawab.

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., membenarkan adanya korban dugaan pengeroyokan yang meninggal dunia setelah menjalani perawatan.

“Benar, salah seorang korban kasus dugaan pengeroyokan yang terjadi di mess pekerja proyek di wilayah Sawangan telah meninggal dunia pada Jumat malam sekitar pukul 19.30 Wita. Saat ini jenazah korban masih berada di kamar jenazah RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah dan pihak keluarga telah mengajukan permohonan untuk dilakukan autopsi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kasi Humas menjelaskan bahwa kepolisian saat ini masih terus melakukan pendalaman terhadap perkara tersebut.

“Polresta Denpasar melalui Satreskrim bersama Polsek Kuta Selatan terus melakukan penyelidikan secara intensif. Saat ini sudah ada 11 orang yang diamankan untuk dimintai keterangan sebagai saksi. Kami masih mendalami seluruh rangkaian kejadian untuk mengungkap peran masing-masing pihak secara objektif dan profesional,” tegasnya.

Iptu I Gede Adi Saputra Jaya juga mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi maupun menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

“Kami mengimbau masyarakat agar mempercayakan sepenuhnya penanganan perkara ini kepada pihak kepolisian. Perkembangan penanganan perkara akan disampaikan sesuai dengan hasil penyelidikan dan penyidikan yang sedang berjalan,” pungkasnya.

Saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan Satreskrim Polresta Denpasar dan Polsek Kuta Selatan.

Penulis : Redaksi

Editor : Juli ESP

Sumber Berita: Humas Polresta Denpasar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kelapasatunews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Polsek Abiansemal Kawal Ketahanan Pangan: “Jagung di Subak Mambal Mulai Dipupuk”
Sambangi TPS3R Bakti Pertiwi, Bhabinkamtibmas Ingatkan Karyawan Waspadai Potensi Kebakaran
Keributan di Mess Buruh PT Tunas Jaya Sanur Tewaskan Satu Orang, Polisi Dalami Penyebab
Patroli Sambang Kamtibmas: “Polsek Denbar Teguhkan Keselamatan & Partisipasi Masyarakat”
Mobilitas Tinggi Jadi Kekuatan, Polsek Denbar Ajak Ojol-Kurir Ikut Jaga Keamanan
Jadikan Mitra Kamtibmas, Polsek Denpasar Barat Sambangi Pengemudi Ojol dan Kurir
Sampaikan Kendala & Masukan, Polresta Denpasar: “Teguhkan Sinergi Bersama Warga Sanur”
Komunikasi Kunci Kamtibmas: “Polresta Denpasar Ajak Security Hotel Jadi Mitra Strategis”
Berita ini 0 kali dibaca

Baca Juga

Sabtu, 12 September 2026 - 06:26

Polsek Abiansemal Kawal Ketahanan Pangan: “Jagung di Subak Mambal Mulai Dipupuk”

Sabtu, 12 September 2026 - 06:06

Sambangi TPS3R Bakti Pertiwi, Bhabinkamtibmas Ingatkan Karyawan Waspadai Potensi Kebakaran

Sabtu, 12 September 2026 - 05:48

Kasus Keributan Sawangan Berujung Maut, Polresta Denpasar Dalami Peran Masing-Masing Pihak

Sabtu, 12 September 2026 - 05:30

Keributan di Mess Buruh PT Tunas Jaya Sanur Tewaskan Satu Orang, Polisi Dalami Penyebab

Sabtu, 12 September 2026 - 03:37

Patroli Sambang Kamtibmas: “Polsek Denbar Teguhkan Keselamatan & Partisipasi Masyarakat”

News Update