KelapaSatuNEWS DENPASAR — BNN Kota Denpasar gencar mendorong 43 desa dan kelurahan di Denpasar menjadi kawasan Bersinar (Bersih dari Narkoba), dengan fokus pada wilayah yang berpotensi rawan peredaran narkotika.
Kepala BNN Kota Denpasar, Kombes Pol. Dr. Leo Dedy Defretes, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan hal ini dalam diskusi Ngopi Santuy bersama IWO Bali, pada Rabu (30/09/2026).
🏘️ Program Desa Bersinar
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
– Memberdayakan masyarakat dan desa sebagai benteng pencegahan narkotika
– Melibatkan warga sebagai relawan dan penggiat antinarkotika
– BNN tidak bekerja sendiri, butuh sinergi pemerintah desa, masyarakat, dan sekolah
🏫 Edukasi di Lingkungan Pendidikan
– Dorong Integrasi Kurikulum Antinarkotika (IKAN) di sekolah, dari SD hingga SMA
– Bentuk Sobat Bersinar, pelajar sebagai penggiat antinarkotika di lingkungan sekolah
⚠️ Tantangan Baru: Peredaran Bertransformasi
– Modus peredaran narkoba kini semakin mengikuti tren teknologi dan media sosial
– Generasi muda menjadi sasaran utama karena dekat dengan dunia digital
– “War on drugs itu untuk kemanusiaan, bukan hanya menangkap pengedar, tapi mencegah generasi muda menjadi korban,” tegas Leo
📞 Layanan MESADU
Masyarakat dapat melaporkan dugaan peredaran narkoba, konsultasi, atau mengurus SKHPN melalui layanan MESADU:
– WhatsApp: +62 813-1818-488
– Kantor BNN Kota Denpasar, Jl. Melati No. 21, Denpasar
Ayo wujudkan Denpasar Bersinar (Bersih dari Narkoba).
Penulis : Redaksi
Editor : Juli ESP
Sumber Berita: Humas BNN Kota Denpasar






