Semangat Pagi: “Hati yang Rendah adalah Pintu Menuju Kebijaksanaan”

- Redaktur

Minggu, 11 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semangat Pagi: “Hati yang Rendah adalah Pintu Menuju Kebijaksanaan”
Oleh: KBP Jansen Avitus Panjaitan

Semangat Pagi..!!!

Seringkali kita mengira keberhasilan adalah tentang seberapa lantang kita berbicara, seberapa banyak yang kita ketahui, atau seberapa tinggi kedudukan yang kita capai. Padahal, kunci keberhasilan yang sejati justru terletak pada seberapa rendah hati kita untuk mendengar, bukan sekadar mendengar dengan telinga, tetapi meresapi nasihat hingga ke dalam hati, lalu menjadikannya langkah untuk mendewasakan diri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Janganlah kita membenci mereka yang berani menegur kita. Di balik ketegasan kata-kata mereka, tersimpan kepedulian yang tulus. Mereka adalah orang-orang yang berani membukakan pintu menuju kebenaran, sekaligus menuntun kita menuju keberhasilan yang sesungguhnya. Menegur bukan berarti merendahkan, melainkan bentuk perhatian yang menginginkan kita menjadi lebih baik.

Baca Juga:  Bakti Kesehatan: Polres Metro Jakarta Selatan Gelar Khitanan Massal, Wujud Polri untuk Masyarakat

Hati yang rendah adalah wadah bagi hikmat. Selama kita merasa paling tahu, kebijaksanaan tidak akan memiliki tempat untuk menetap di dalam diri kita. Saat kita menolak teguran, menutup telinga terhadap saran, atau merasa tidak perlu diingatkan, sesungguhnya kita sedang menutup pintu bagi pertumbuhan diri sendiri. Kerendahan hati bukan tanda kelemahan, melainkan bukti kematangan jiwa yang siap belajar dan berkembang kapan pun dan dari siapa pun.

Semoga hari ini kita senantiasa membuka hati dan telinga. Karena setiap teguran yang kita terima dengan lapang dada adalah langkah kecil menuju versi diri yang lebih bijak.

Selamat beraktivitas, dan Selamat Hari Minggu yang penuh keberkahan.

Penulis : Redaksi

Editor : Juli ESP

Sumber Berita: Redaksi/Jansen A Panjaitan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kelapasatunews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Yang tak Ikut Mati saat Kita Kembali ke Tanah: “Iman, Amal, Ilmu, dan Kebaikan”
Alam dan Akhlak: “Rumah yang Dijaga, Bukan Mangsa yang Dihabisi”
Semangat Pagi: “Hari Ini adalah Kendali, Esok adalah Misteri”
Saling Menyukai Hanyalah Soal Rasa, Saling Memahami Adalah Soal Siapa yang Ingin Berusaha
🕊️Kedamaian Sejati Milik Mereka yang Memilih Memaafkan & Bersabar
Semangat Pagi: “Berserah Bukan Berarti Menyerah”, Oleh Jansen A Panjaitan
Bakti Kesehatan: Polres Metro Jakarta Selatan Gelar Khitanan Massal, Wujud Polri untuk Masyarakat
Berita ini 0 kali dibaca

Baca Juga

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 04:26 WIB

Yang tak Ikut Mati saat Kita Kembali ke Tanah: “Iman, Amal, Ilmu, dan Kebaikan”

Senin, 12 Oktober 2026 - 01:21 WIB

Alam dan Akhlak: “Rumah yang Dijaga, Bukan Mangsa yang Dihabisi”

Minggu, 11 Oktober 2026 - 04:38 WIB

Semangat Pagi: “Hati yang Rendah adalah Pintu Menuju Kebijaksanaan”

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:55 WIB

Semangat Pagi: “Hari Ini adalah Kendali, Esok adalah Misteri”

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:42 WIB

Saling Menyukai Hanyalah Soal Rasa, Saling Memahami Adalah Soal Siapa yang Ingin Berusaha

News Update