BADUNG — Semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap tanah air terlihat jelas saat jajaran Pengurus Ranting Muslimat NU Pecatu, Kuta Selatan, hadir mengikuti rangkaian Peringatan Hari Santri Nasional yang digelar oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten
Badung.
Kehadiran rombongan Muslimat NU Pecatu ini menjadi bentuk nyata komitmen kaum ibu dan Muslimat dalam mendukung setiap agenda organisasi, sekaligus merawat nilai-nilai Aswaja di wilayah Bali Selatan. Dengan mengenakan busana muslimah bernuansa putih, para pengurus dan anggota Ranting Pecatu berbaur bersama ribuan warga Nahdliyin, para kiai, dan santri yang hadir di lokasi kegiatan.
Ketua Ranting Muslimat NU Pecatu,Kuta Selatan Ni Made Budiarti menyampaikan bahwa keikutsertaan mereka bukan sekadar memenuhi undangan, tetapi juga sebagai momentum meneladani semangat juang para ulama dan santri terdahulu dalam membela bangsa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Hari Santri adalah milik kita bersama. Sebagai ibu sekaligus penggerak di tingkat ranting, kami ingin menanamkan semangat perjuangan dan akhlak mulia tersebut dalam lingkungan keluarga dan masyarakat Pecatu,” ujarnya di sela-sela kegiatan.
Acara peringatan berlangsung dengan penuh keakraban, diisi dengan apel bersama, doa untuk keselamatan bangsa, serta ajakan memperkuat persatuan umat. Melalui momentum ini, sinergi antara Muslimat NU Ranting Pecatu dan PCNU Kabupaten Badung diharapkan semakin erat dalam menjalankan program-program keislaman dan sosial kemasyarakatan di Kabupaten Badung
Pewarta/Editor: Bambang s priyono/Juli ESP.
Penulis : Redaksi
Editor : Juli ESP
Sumber Berita: Humas MWC NU






