Sosok Sederhana, Ketum FRIC Siap Dikritik & Terima Masukan Anggota Demi Majunya Organisasi

- Redaktur

Selasa, 4 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sosok kepemimpinan yang sedehana seperti itu sangat berharga, ia mau mendengarkan dan menerima kritik dari anggota dengan terbuka, ini menunjukkan kematangan dan kesadaran diri yang tinggi. “Banyak hal positif yang harus di realisasikan oleh ketum FRIC H. Dian Surahman,” ujar Sekjen DPP FRIC D. Hardening, pada Selasa (04/11/2025).

Hal tersebut harus dilakukan oleh ketum diantaranya; Meningkatkan kepercayaan Anggota, bahwasanya merasa didengar dan dihargai, sehingga terbentuk loyalitas yang baik, sosok ketum harus mampu menghasilkan keputusan yang lebih baik dengan mendengarkan berbagai perspektif dan kritik konstruktif, pemimpin dapat membuat keputusan yang lebih informatif dan tepat sasaran.

Mendorong pertumbuhan yang konstruktifitas, dapat membantu pemimpin dan timnya untuk belajar dan tumbuh, sehingga meningkatkan kinerja dan hasil kerja. Pemimpin seperti itu menunjukkan kesadaran diri yang tinggi dan tidak membutuhkan pengakuan atau validasi dari orang lain.

Dengan tidak membutuhkan validasi, pemimpin seperti itu dapat mengambil keputusan yang tepat, tanpa terpengaruh oleh opini orang lain, mereka dapat membuat keputusan yang berdasarkan pada kebutuhan dan tujuan organisasi.

Pemimpin yang tidak membutuhkan validasi dapat lebih fokus pada hasil kinerja, sehingga meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja.

“Pemimpin seperti itu patut di hormati dan di jadikan tauladan serta patut dihargai dan didukung untuk membangun kemajuan organisasi khususnya FRIC jaya jaya jaya,” pungkas sekjen DPP FRIC D. Hardening.

Penulis : Redaksi

Editor : Juli ESP

Sumber Berita: Humas FRIC Pusat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kelapasatunews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Densus 88 Gelar Roadshow “Ratakan Bali Pro Max”, Perkuat Pelajar Jadi Garda Depan Lawan Radikalisme
Menko Yusril: “Polri Harus Jadi Pilar Keadilan Humanis dalam Transformasi Hukum Nasional”
Wakapolri Tekankan Transformasi Digital dan Penguatan SDM pada Rakernis Humas Polri 2026
Kunjungan Kerja Pansus DPR RI Bahas RUU Hukum Perdata Internasional di Bali
Divhumas Polri Gelar Dialog Publik Bahas Tantangan Hukum di Era Artificial Intelligence
Polri Tegaskan Rekrutmen Taruna-Taruni Akpol 2026 Satu Jalur dan Bebas Kecurangan
Polri Ungkap Kerugian Rp1,26 Triliun dari Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi
MK Tegaskan Kewenangan BPK: “Penetapan Kerugian Negara Kini Lebih Pasti dan Konstitusional”
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 15:27 WIB

Densus 88 Gelar Roadshow “Ratakan Bali Pro Max”, Perkuat Pelajar Jadi Garda Depan Lawan Radikalisme

Kamis, 16 April 2026 - 08:03 WIB

Menko Yusril: “Polri Harus Jadi Pilar Keadilan Humanis dalam Transformasi Hukum Nasional”

Rabu, 15 April 2026 - 08:16 WIB

Wakapolri Tekankan Transformasi Digital dan Penguatan SDM pada Rakernis Humas Polri 2026

Senin, 13 April 2026 - 08:40 WIB

Kunjungan Kerja Pansus DPR RI Bahas RUU Hukum Perdata Internasional di Bali

Rabu, 8 April 2026 - 10:45 WIB

Divhumas Polri Gelar Dialog Publik Bahas Tantangan Hukum di Era Artificial Intelligence

Berita Terbaru