Polsek Ubud Gelar KRYD Sisir Pasar Tradisional Desa Mas, Pastikan Situasi Tetap Kondusif

- Redaktur

Senin, 10 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polsek Ubud melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di kawasan Pasar Tradisional Desa Mas, Kecamatan Ubud, pada Senin (10/11/2025). Kegiatan ini dipimpin oleh Pawas P.S. Panit 2 Binmas Polsek Ubud Aiptu Pande Nyoman Lasia dan melibatkan enam personil gabungan yang terdiri dari unsur Pawas, Padal, Intelkam, Provost, Unit Sabhara, dan Reskrim.

Pelaksanaan KRYD ini difokuskan pada upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta mendukung Operasi Premanisme di wilayah hukum Polsek Ubud. Berdasarkan hasil pemantauan, tidak ditemukan adanya aksi premanisme, pungutan liar, maupun keberadaan individu yang diduga sebagai preman yang mangkal dan meresahkan masyarakat.

Selain melakukan pemeriksaan dan pemantauan lingkungan pasar, personel juga memberikan imbauan kepada para pedagang maupun masyarakat yang berkunjung agar tetap menjaga keamanan, ketertiban, serta waspada terhadap potensi gangguan kamtibmas di area pasar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolsek Ubud Kompol I Wayan Putra Antara menyampaikan bahwa kegiatan KRYD akan terus digelar secara berkala sebagai bagian dari komitmen Polsek Ubud dalam memastikan kenyamanan masyarakat.

Baca Juga:  Sidak Pasar Berkelanjutan, Satgas Saber Pangan Polda Bali Sidak Pasar Kreneng dan Distributor

“KRYD Ops Premanisme ini merupakan langkah preventif yang terus kami optimalkan untuk mencegah terjadinya aksi-aksi yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat, terutama di pusat-pusat aktivitas seperti pasar tradisional. Kami ingin memastikan seluruh warga merasa aman saat melakukan kegiatan ekonomi sehari-hari,” ujar Kapolsek.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Polsek Ubud akan terus meningkatkan kehadiran personel di lapangan guna memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap bekerja sama dengan kepolisian dalam menjaga kamtibmas. Apabila menemukan adanya tindakan yang mencurigakan atau meresahkan, segera laporkan agar dapat kami tindaklanjuti,” tambahnya.

Pelaksanaan KRYD di Pasar Tradisional Desa Mas berlangsung aman, tertib, dan tanpa hambatan, serta mendapat respon positif dari masyarakat setempat.

Penulis : Redaksi

Editor : Juli ESP

Sumber Berita: Humas Polres Gianyar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kelapasatunews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wujud Sinergi Jaga Kesehatan dan Keamanan Masyarakat, Bhabinkamtibmas Dukung Posyandu ILP
Propam Polres Bangli Tegaskan Komitmen Bersih Narkoba melalui Deteksi Dini Personil
Bhabinkamtibmas Siap Jadi Garda Terdepan Polisi Penolong, Polres Bangli Gandeng PMI Tingkatkan Kapasitas Personil
Polsek Susut Dukung Ketahanan Pangan, Pengawasan Tanaman Jagung Terus Digencarkan
Kebakaran Rumah Semi Permanen di Ungasan, Kerugian Capai Rp500 Juta
Polsek Dentim Bersama Satpol PP Intensifkan Patroli KRYD Dikawasan Monumen Bajra Sandhi Renon
Satpas Polresta Denpasar Gelar Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas kepada Pemohon SIM
Aktivitas Pembuangan Sampah di TPA Suwung Kembali Dibuka, Polsek Denpasar Selatan Laksanakan Pemantauan dan Pengamanan
Berita ini 2 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 13:27 WIB

Wujud Sinergi Jaga Kesehatan dan Keamanan Masyarakat, Bhabinkamtibmas Dukung Posyandu ILP

Senin, 2 Maret 2026 - 13:10 WIB

Propam Polres Bangli Tegaskan Komitmen Bersih Narkoba melalui Deteksi Dini Personil

Senin, 2 Maret 2026 - 13:02 WIB

Bhabinkamtibmas Siap Jadi Garda Terdepan Polisi Penolong, Polres Bangli Gandeng PMI Tingkatkan Kapasitas Personil

Senin, 2 Maret 2026 - 12:55 WIB

Polsek Susut Dukung Ketahanan Pangan, Pengawasan Tanaman Jagung Terus Digencarkan

Senin, 2 Maret 2026 - 12:44 WIB

Kebakaran Rumah Semi Permanen di Ungasan, Kerugian Capai Rp500 Juta

Berita Terbaru