Upacara Peringatan Hari Pahlawan ke-80 Tahun 2025 Dihadiri Kapolda Bali

- Redaktur

Senin, 10 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Bali, Irjen Pol Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si., menghadiri Upacara memperingati hari Pahlawan ke-80 di Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala Renon, pada Senin (10/11/2025).

Pada peringatan hari Pahlawan ke-80 tahun 2025, Kapolda Bali turut didampingi oleh Wakapolda Bali, Brigjen Pol I Komang Sandi Arsana, S.I.K, M.H., Ketua Bhayangkari Daerah Bali, Ny. Didit Daniel Adityajaya dan Pejabat Utama (PJU) Polda Bali.

Peringatan Hari Pahlawan Ke-80 Tahun 2025 mengusung tema “Pahlawan Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan”.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bertindak selaku Inspektur Upacara pada peringatan hari Pahlawan ke-80 adalah Gubernur Bali, Dr. Ir. Wayan Koster, M.M. Saat membacakan amanat Menteri Sosial Republik Indonesia, mengatakan, para pahlawan mengajarkan bahwa kemerdekaan tidak jatuh dari langit.

“Kemerdekaan lahir dari kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan, dan keikhlasan. Karenanya, ada tiga hal yang dapat diteladani dari para pahlawan bangsa,” ujar Gubernur Bali.

Pertama, Kesabaran. Para pahlawan sabar menempuh ilmu, sabar menyusun strategi, sabar menunggu momentum, dan sabar membangun kebersamaan di tengah segala keterbatasan. Tetap bersabar meski menghadapi perbedaan pandangan dan jalan perjuangan.

“Dari kesabaran itulah lahir kemenangan, karena para pahlawan tahu bahwa kemerdekaan tidak diraih dengan tergesa-gesa, tetapi ditempa oleh waktu dan keikhlasan,” jelasnya.

Kedua, semangat untuk mengutamakan kepentingan bangsa di atas segalanya. Setelah kemerdekaan diraih, para pahlawan tidak berebut jabatan, tidak menuntut balasan, tidak mengincar apa yang ditinggalkan penjajah. Justru kembali ke rakyat, mengajar, membangun, menanam, dan melanjutkan pengabdian.

Baca Juga:  Patroli Jalan Kaki di Mall, Polisi Pastikan Keamanan Wisatawan Meski Diguyur Hujan

“Disitulah letak kehormatan sejati, bukan pada posisi yang dimiliki, tetapi pada manfaat yang ditinggalkan,” kata Gubernur Bali.

Ketiga, pandangan jauh ke depan. Para pahlawan berjuang untuk generasi yang akan datang, untuk kemakmuran bangsa yang dicintai dan menjadikan perjuangan ini sebagai bagian dari ibadah, darah dan air mata mereka adalah doa yang tak pernah padam.

Menyerah berarti meninggalkan amanah kemanusiaan. Ini adalah modal besar bagi generasi Bangsa Indonesia saat ini. Semangat perjuangan yang pantang menyerah, adalah kekuatan untuk generasi mendatang dalam meneruskan cita-cita para pahlawan yang selama ini telah ditunaikan.

Di masa kini, perjuangan tidak lagi dengan bambu runcing, melainkan dengan ilmu, empati, dan pengabdian. Namun semangatnya tetap sama, membela yang lemah, memperjuangkan keadilan, dan memastikan tidak ada satu pun anak bangsa yang tertinggal dari arus kemajuan.

Inilah semangat yang terus dihidupkan melalui Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, mulai dari memperkuat ketahanan nasional, memajukan pendidikan, menegakkan keadilan sosial, hingga membangun manusia Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya.

“Hari ini, mari kita bersyukur dan berjanji, bahwa kemerdekaan ini tidak akan sia-sia. Kita akan melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan cara kita, bekerja lebih keras, berpikir lebih jernih, dan melayani lebih tulus,” ucapnya.

“Sebagaimana para pahlawan telah memberikan segalanya untuk Indonesia, maka kini giliran kita menjaga agar api perjuangan itu tidak pernah padam. Dengan bekerja, bergerak dan berdampak. Pahlawanku teladanku, terus bergerak, melanjutkan perjuangan,” tutup Gubernur Bali.

Penulis : Redaksi

Editor : Juli ESP

Sumber Berita: Humas Polda Bali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kelapasatunews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Ajeg Bali Aman Tentram, Wakapolda Bali: “Komunikasi dan Kepercayaan Adalah Fondasi Keamanan Bersama”
Perkuat Kemitraan Polri–Masyarakat, Wakapolda Bali Ajak Ojol Jadi Mata dan Telinga Jaga Kamtibmas Bali
Dari Perjudian hingga Kelancaran Nataru, Wakapolda Bali Dengar Langsung Aspirasi Para Driver Ojol
Dialog Terbuka dengan Ojol, Wakapolda Bali: “Masukan Langsung dari Masyarakat adalah Kunci Kamtibmas yang Lebih Baik”
Penuh Kehangatan, Wakapolda Bali Serap Aspirasi Driver Ojol dan Perkuat Sinergi Kamtibmas
Ungkap Kasus Penipuan Online Modus Janjikan Korban Kerja ke Luar Negeri: “Polda Bali Amankan Dua Pelaku”
Unit Escape Brimob Polda Bali Siaga, Keselamatan Delegasi ICANN87 Jadi Prioritas
Polda Jambi Tangkap DPO Direktur PT. RNH Travel Umroh Ratusan Jemaah Diduga Jadi Korban
Berita ini 2 kali dibaca

Baca Juga

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Ajeg Bali Aman Tentram, Wakapolda Bali: “Komunikasi dan Kepercayaan Adalah Fondasi Keamanan Bersama”

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Perkuat Kemitraan Polri–Masyarakat, Wakapolda Bali Ajak Ojol Jadi Mata dan Telinga Jaga Kamtibmas Bali

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Dari Perjudian hingga Kelancaran Nataru, Wakapolda Bali Dengar Langsung Aspirasi Para Driver Ojol

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Dialog Terbuka dengan Ojol, Wakapolda Bali: “Masukan Langsung dari Masyarakat adalah Kunci Kamtibmas yang Lebih Baik”

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:04 WIB

Penuh Kehangatan, Wakapolda Bali Serap Aspirasi Driver Ojol dan Perkuat Sinergi Kamtibmas

News Update