Redistribusi Narapidana, Upaya Lapas Jember Cegah Over Kapasitas

- Redaktur

Sabtu, 24 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebagai salah satu upaya untuk mengatasi kelebihan kapasitas dan menjaga kondusifitas serta mendukung kelancaran program pembinaan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jember melakukan redistribusi atau pemindahan narapidana ke Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di wilayah Jawa Timur, pada Sabtu (24/01/2026).

Pelaksanaan pemindahan berlangsung sesuai prosedur dan pengamanan yang ketat dari petugas Lapas. Seluruh narapidana yang dipindahkan terlebih dahulu menjalani standar pengamanan, mulai dari registrasi, verifikasi data diri, penggeledahan badan secara menyeluruh, pemasangan borgol, dan pemeriksaan melalui fitur sidik jari Sistem Database Pemasyarakatan (SDP) sebelum dikeluarkan dari Lapas. Proses tersebut dipantau langsung oleh Kalapas Jember, RM. Kristyo Nugroho.

Kalapas menjelaskan, bahwa pemindahan narapidana merupakan hal yang wajar dilakukan dalam proses Pemasyarakatan. Selain untuk mendukung optimalisasi pembinaan, pemindahan juga menjadi bagian dari strategi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di dalam Lapas.

“Redistribusi narapidana antar Lapas/Rutan ini kami lakukan untuk mengoptimalkan program pembinaan sekaligus mengatasi overcrowding (kelebihan kapasitas), sehingga potensi gangguan keamanan dapat diminimalisir, mengingat jumlah warga binaan yang terus mengalami peningkatan,” ujar Kalapas.

Lebih lanjut, Kalapas mengungkapkan bahwa saat ini jumlah warga binaan di Lapas Jember hampir mencapai 1.000 orang. Angka tersebut jauh melampaui kapasitas ideal yang hanya menampung sekitar 390 orang.

“Kami berharap para narapidana yang dipindahkan memperoleh lingkungan pembinaan yang lebih kondusif dan mendukung proses perubahan perilaku selama mereka menjalani masa pidana,” pungkasnya.

Pemindahan ini turut melibatkan Tim Satopspatnal dan Tim Pengamat Pemasyarakatan yang sebelumnya telah melakukan pemetaan serta evaluasi terhadap narapidana, dengan menggunakan sistem penilaian pembinaan narapidana berdasarkan penurunan tingkat resiko.

.-🇮🇩❤️🇮🇩-.

Penulis : Redaksi

Editor : Juli ESP

Sumber Berita: Humas Lapas Jember

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kelapasatunews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Perkuat Dukungan Keluarga, Kunci Utama Keberhasilan Pembinaan di Rutan Cipinang
Selain Keamanan, Rutan Cipinang Junjung Tinggi Nilai Kemanusiaan Lewat Kunjungan Khusus
Layanan Berhati, Rutan Cipinang Bukakan Pintu Kebersamaan bagi Keluarga Warga Binaan
Hadirkan Suasana Ramah, Rutan Cipinang Wujudkan Pelayanan Pemasyarakatan yang Manusiawi
Bukan Sekadar Kunjungan, Rutan Cipinang Hadirkan Ruang Hangat bagi Warga Binaan dan Buah Hati
Ringankan Beban Korban, Yayasan Sosial Ummat Palapa Pecatu Salurkan Bantuan Tahap Kedua
Tegakkan Tugas Sesuai Aturan, Kepala Rutan Cipinang Pastikan Pengamanan Rutan Bebas Kelemahan
Kepala Rutan Cipinang Benahi Titik Rawan, Perketat Pengawasan di Seluruh Area Strategis
Berita ini 0 kali dibaca

Baca Juga

Sabtu, 5 September 2026 - 11:45

Perkuat Dukungan Keluarga, Kunci Utama Keberhasilan Pembinaan di Rutan Cipinang

Sabtu, 5 September 2026 - 11:37

Selain Keamanan, Rutan Cipinang Junjung Tinggi Nilai Kemanusiaan Lewat Kunjungan Khusus

Sabtu, 5 September 2026 - 11:29

Layanan Berhati, Rutan Cipinang Bukakan Pintu Kebersamaan bagi Keluarga Warga Binaan

Sabtu, 5 September 2026 - 11:20

Hadirkan Suasana Ramah, Rutan Cipinang Wujudkan Pelayanan Pemasyarakatan yang Manusiawi

Sabtu, 5 September 2026 - 11:08

Bukan Sekadar Kunjungan, Rutan Cipinang Hadirkan Ruang Hangat bagi Warga Binaan dan Buah Hati

News Update