Lahan Terbatas Bukan Penghalang, Lapas Banyuwangi Buktikan Dukung Program Swasembada Pangan

- Redaktur

Selasa, 24 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan lahan produktif di area terbatas. Bertempat di area brandgang yang merupakan jalur pengamanan, Lapas Banyuwangi sukses menggelar panen buah melon hasil budidaya warga binaan, pada Selasa (24/02/2026).

Inovasi ini mengubah fungsi lahan sempit di antara tembok pengamanan menjadi kebun hortikultura produktif. Program ini merupakan bagian dari pembinaan kemandirian yang dirancang untuk membekali warga binaan dengan keterampilan agrobisnis yang mumpuni.

Kepala Lapas Banyuwangi, I Wayan Nurasta Wibawa, menyatakan bahwa optimalisasi lahan ini merupakan respons strategis institusinya terhadap instruksi pemerintah terkait swasembada pangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Area brandgang ini adalah area terbatas yang fungsi utamanya untuk pengamanan. Namun, kami melihat ada potensi besar di sini. Kami ingin membuktikan bahwa keterbatasan lahan bukan penghalang bagi Lapas Banyuwangi untuk berkontribusi nyata dalam mendukung program swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah,” ujar Wayan.

Wayan menekankan bahwa keberhasilan panen ini sepenuhnya merupakan hasil dedikasi warga binaan yang mendapatkan pelatihan intensif.

“Fokus utama kami bukan sekadar pada kuantitas panen, tapi pada prosesnya. Di sini, para warga binaan belajar disiplin dan teknik pertanian modern. Harapan saya, saat bebas nanti, mereka tidak lagi dipandang sebelah mata karena sudah memiliki keahlian yang bisa menghidupi keluarga mereka secara halal,” imbuhnya.

Baca Juga:  Motivasi dari Kalapas Jember Sambut Ramadhan 1447 H untuk Warga Binaan

Dampak positif program ini dirasakan langsung oleh warga binaan yang terlibat dalam proses penanaman hingga perawatan. Salah seorang warga binaan berinisial R (40), mengaku mendapatkan perspektif hidup yang lebih positif.

“Dulu waktu luang saya sering terbuang percuma, tapi sekarang setiap pagi saya semangat ke brandgang untuk cek tanaman. Ada rasa bangga saat melihat melon yang dulu kecil sekarang sudah siap panen. Ternyata saya juga bisa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat,” ungkap R.

Selain mendukung ketahanan pangan, hasil panen ini diproyeksikan untuk dipasarkan kepada masyarakat luas. Sebagian keuntungan dari penjualan melon tersebut akan disetorkan ke kas negara sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), sementara sisanya diberikan sebagai premi atau upah bagi warga binaan yang bekerja sebagai bentuk apresiasi atas produktivitas mereka.

Lapas Banyuwangi berkomitmen untuk terus mengembangkan program pembinaan kemandirian berbasis pertanian di masa mendatang, guna menciptakan warga binaan yang unggul dan siap kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang mandiri.

Penulis : Redaksi

Editor : Juli ESP

Sumber Berita: Humas Lapas Banyuwangi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kelapasatunews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Tertibkan Kamar Hunian, Lapas Kerobokan Tegaskan: “Ketertiban adalah Jalan Menuju Ketenangan Hati”
Transparan dan Akuntabel, Sidang TPP Rutan Gianyar Bahas Usulan Hak Integrasi Warga Binaan
Pastikan Hak Integrasi Tepat Sasaran, Rutan Gianyar Gelar Sidang TPP bersama Bapas Denpasar dan Kanwil Ditjenpas Bali
Evaluasi Pembinaan dan Usulan Integrasi, Rutan Gianyar Laksanakan Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan
Perkuat Sinergi dengan APH, Lapas Jombang Tegaskan Komitmen Wujudkan Lingkungan Bebas Narkoba
Lapas Singaraja Perkuat Sinergi Bersama APH, TNI, dan Masyarakat: “Bersatu Kita Perangi Narkoba dan Barang Terlarang”
Komitmen Jaga Keamanan Rutan, Rutan Gianyar Perkuat Pengawasan Bersama APH melalui Razia dan Tes Urin
Deteksi Dini Potensi Gangguan, Rutan Gianyar Razia dan Tes Urin Bersama BNN, Polri dan TNI
Berita ini 0 kali dibaca

Baca Juga

Selasa, 29 September 2026 - 16:03 WIB

Tertibkan Kamar Hunian, Lapas Kerobokan Tegaskan: “Ketertiban adalah Jalan Menuju Ketenangan Hati”

Senin, 28 September 2026 - 05:27 WIB

Transparan dan Akuntabel, Sidang TPP Rutan Gianyar Bahas Usulan Hak Integrasi Warga Binaan

Senin, 28 September 2026 - 05:25 WIB

Pastikan Hak Integrasi Tepat Sasaran, Rutan Gianyar Gelar Sidang TPP bersama Bapas Denpasar dan Kanwil Ditjenpas Bali

Senin, 28 September 2026 - 05:23 WIB

Evaluasi Pembinaan dan Usulan Integrasi, Rutan Gianyar Laksanakan Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan

Rabu, 23 September 2026 - 03:07 WIB

Perkuat Sinergi dengan APH, Lapas Jombang Tegaskan Komitmen Wujudkan Lingkungan Bebas Narkoba

News Update