Ketum H. Dian Surahman dan Sekjen H. Deden Hardening Pimpin Apresiasi FRIC di Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62

- Redaktur

Senin, 27 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam momentum peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62, jajaran Fast Respon Indonesia Center (FRIC) menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap upaya reformasi serta inovasi yang terus dilakukan dalam sistem pemasyarakatan di Indonesia, pada Senin (27/04/2026).

Apresiasi tersebut secara langsung disampaikan oleh Ketua Umum FRIC, H. Dian Surahman, didampingi Sekretaris Jenderal DPP FRIC, H. Deden Hardening.

Keduanya menegaskan komitmen organisasi dalam mendukung transformasi pemasyarakatan yang lebih humanis, transparan, dan berorientasi pada pembinaan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 menjadi momentum penting untuk terus memperkuat semangat perubahan. Kami melihat adanya langkah nyata dalam mendorong inovasi, baik dari sisi pembinaan warga binaan maupun peningkatan profesionalisme petugas,” ujar H. Dian Surahman dalam keterangannya.

Senada dengan itu, H. Deden Hardening menambahkan bahwa keberhasilan sistem pemasyarakatan tidak terlepas dari kerja keras seluruh petugas di lapangan. Ia menilai dedikasi dan integritas insan pemasyarakatan merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik.

FRIC memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh petugas dan insan pemasyarakatan di seluruh Indonesia yang telah bekerja dengan penuh tanggung jawab. Peran mereka dinilai sangat strategis dalam menciptakan sistem pemasyarakatan yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat pembinaan, tetapi juga sebagai wadah reintegrasi sosial bagi warga binaan.

Baca Juga:  Hadiri Apel Srawung Agung di DIY, Kapolri: "Sinergi dengan Warga Jaga Keteraturan Sosial"

Lebih lanjut, FRIC mendorong agar semangat reformasi yang telah berjalan dapat terus ditingkatkan melalui kolaborasi lintas sektor, pemanfaatan teknologi, serta pendekatan yang adaptif terhadap dinamika sosial.

“Ke depan, kami berharap sistem pemasyarakatan Indonesia semakin maju, profesional, dan mampu menjawab tantangan zaman. Inovasi harus terus dikembangkan agar pembinaan berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tambah H. Deden Hardening.

Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 ini diharapkan menjadi penguat komitmen seluruh pihak untuk terus bersinergi dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang berkeadilan, berdaya guna, dan berorientasi pada kemanusiaan.

FRIC menegaskan akan terus mendukung setiap langkah positif dalam pembangunan hukum dan pemasyarakatan di Indonesia sebagai bagian dari kontribusi nyata dalam menjaga stabilitas dan kemajuan bangsa.

Penulis : Redaksi

Editor : Juli ESP

Sumber Berita: Humas FRIC Pusat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kelapasatunews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Kematian Karumga Eks Jampidsus: “FRIC Desak Penyelidikan Transparan dan Tanpa Ditutupi”
Sebut Ketum PWOD: “Ini Jiwa Besar Penegak Hukum Hotman Paris Pilih Merunduk dari Ucapan Kontroversial ke Sikap Legowo”
Sebut Ketum PWOD: “Ini Jiwa Besar Penegak Hukum Hotman Paris Hutapea Pilih Merunduk dari Ucapan Kontroversial ke Ucapan Legowo”
Ketum FRIC Dian Surahman Tegaskan: “Penangkapan tak Butuh Restu Presiden, Hukum Berjalan Sesuai Aturan”
Tokoh Muslim Tionghoa: “Jembatan Kebangsaan yang tak Boleh Dulupakan” Lugas, Tajam, Berani Menatap Realitas Pluralisme Indonesia
Ikat Erat Pecalang dan Ojol Bersatu, Polri Perkuat Kamtibmas untuk Jaga Bali
Polri Kuatkan Kamtibmas, Satukan Pecalang & Ojol untuk Jaga Bali
Polri Perkuat Sabuk Kamtibmas, Pecalang dan Ojol Bersatu Jaga Bali
Berita ini 0 kali dibaca

Baca Juga

Senin, 27 Juli 2026 - 13:40

Kematian Karumga Eks Jampidsus: “FRIC Desak Penyelidikan Transparan dan Tanpa Ditutupi”

Selasa, 21 Juli 2026 - 00:03

Sebut Ketum PWOD: “Ini Jiwa Besar Penegak Hukum Hotman Paris Pilih Merunduk dari Ucapan Kontroversial ke Sikap Legowo”

Senin, 20 Juli 2026 - 23:51

Sebut Ketum PWOD: “Ini Jiwa Besar Penegak Hukum Hotman Paris Hutapea Pilih Merunduk dari Ucapan Kontroversial ke Ucapan Legowo”

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:00

Ketum FRIC Dian Surahman Tegaskan: “Penangkapan tak Butuh Restu Presiden, Hukum Berjalan Sesuai Aturan”

Sabtu, 18 Juli 2026 - 11:46

Tokoh Muslim Tionghoa: “Jembatan Kebangsaan yang tak Boleh Dulupakan” Lugas, Tajam, Berani Menatap Realitas Pluralisme Indonesia

News Update