FRIC Dorong Transparansi Anggaran BGN demi Kepercayaan Publik Program Makan Bergizi Gratis

- Redaktur

Senin, 27 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jajaran Fast Respon Indonesia Center (FRIC) menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program strategis nasional di sektor pemenuhan gizi, sekaligus mendorong pentingnya transparansi dalam pengelolaan anggaran oleh Badan Gizi Nasional (BGN), pada Senin (27/04/2026).

Ketua Umum FRIC, H. Dian Surahman, menegaskan bahwa keterbukaan informasi menjadi kunci utama dalam menjaga kepercayaan publik, khususnya terhadap program makan bergizi gratis yang menyasar masyarakat luas.

“Pada prinsipnya kami dari FRIC sangat mendukung penuh program pemerintah, khususnya dalam upaya pemenuhan gizi masyarakat. Namun kami juga mendorong agar seluruh penggunaan anggaran oleh Badan Gizi Nasional dapat dilakukan secara transparan dan akuntabel,” ujar H. Dian Surahman.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

FRIC menilai bahwa transparansi anggaran bukan hanya bentuk kepatuhan terhadap tata kelola pemerintahan yang baik, tetapi juga langkah strategis untuk mencegah munculnya asumsi negatif atau kesalahpahaman di tengah masyarakat terkait realisasi anggaran.

Baca Juga:  Jajaran FRIC se-Indonesia Beri Ucapan Selamat Ulang Tahun kepada Ketum H. Dian Surahman

Lebih lanjut, FRIC mengingatkan bahwa setiap pelaksanaan program harus selaras dengan arahan Prabowo Subianto, khususnya dalam hal efisiensi penggunaan anggaran negara. Prinsip efisiensi dan tepat sasaran dinilai sangat penting agar manfaat program benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

“Kami berharap Badan Gizi Nasional dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan sebaik-baiknya sesuai amanat yang diberikan, termasuk memastikan bahwa setiap anggaran yang digunakan dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka,” tambahnya.

FRIC menegaskan bahwa dorongan ini merupakan bentuk kritik konstruktif yang bertujuan memperkuat kinerja lembaga, bukan untuk menjatuhkan.

Dengan transparansi yang baik, diharapkan tidak ada ruang bagi spekulasi atau persepsi negatif terhadap program yang sejatinya sangat bermanfaat bagi masyarakat.

Di akhir pernyataannya, H. Dian Surahman kembali menegaskan komitmen FRIC untuk terus mendukung kebijakan pemerintah yang berpihak kepada kepentingan rakyat, seraya mendorong tata kelola yang profesional, transparan, dan berintegritas dalam setiap pelaksanaannya.

Penulis : Redaksi

Editor : Juli ESP

Sumber Berita: Humas FRIC Pusat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kelapasatunews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Kematian Karumga Eks Jampidsus: “FRIC Desak Penyelidikan Transparan dan Tanpa Ditutupi”
Sebut Ketum PWOD: “Ini Jiwa Besar Penegak Hukum Hotman Paris Pilih Merunduk dari Ucapan Kontroversial ke Sikap Legowo”
Sebut Ketum PWOD: “Ini Jiwa Besar Penegak Hukum Hotman Paris Hutapea Pilih Merunduk dari Ucapan Kontroversial ke Ucapan Legowo”
Ketum FRIC Dian Surahman Tegaskan: “Penangkapan tak Butuh Restu Presiden, Hukum Berjalan Sesuai Aturan”
Tokoh Muslim Tionghoa: “Jembatan Kebangsaan yang tak Boleh Dulupakan” Lugas, Tajam, Berani Menatap Realitas Pluralisme Indonesia
Ikat Erat Pecalang dan Ojol Bersatu, Polri Perkuat Kamtibmas untuk Jaga Bali
Polri Kuatkan Kamtibmas, Satukan Pecalang & Ojol untuk Jaga Bali
Polri Perkuat Sabuk Kamtibmas, Pecalang dan Ojol Bersatu Jaga Bali
Berita ini 0 kali dibaca

Baca Juga

Senin, 27 Juli 2026 - 13:40

Kematian Karumga Eks Jampidsus: “FRIC Desak Penyelidikan Transparan dan Tanpa Ditutupi”

Selasa, 21 Juli 2026 - 00:03

Sebut Ketum PWOD: “Ini Jiwa Besar Penegak Hukum Hotman Paris Pilih Merunduk dari Ucapan Kontroversial ke Sikap Legowo”

Senin, 20 Juli 2026 - 23:51

Sebut Ketum PWOD: “Ini Jiwa Besar Penegak Hukum Hotman Paris Hutapea Pilih Merunduk dari Ucapan Kontroversial ke Ucapan Legowo”

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:00

Ketum FRIC Dian Surahman Tegaskan: “Penangkapan tak Butuh Restu Presiden, Hukum Berjalan Sesuai Aturan”

Sabtu, 18 Juli 2026 - 11:46

Tokoh Muslim Tionghoa: “Jembatan Kebangsaan yang tak Boleh Dulupakan” Lugas, Tajam, Berani Menatap Realitas Pluralisme Indonesia

News Update