Sebuah aksi cepat, sigap, dan penuh kepedulian kembali ditunjukkan oleh anggota Satlantas Polres Tabanan dan personil Unit Intelkam Polsek Kerambitan. Anggota kepolisian berhasil menyelamatkan nyawa seorang remaja yang diduga hendak melakukan tindakan nekat percobaan bunuh diri di Jalan Nasional Denpasar–Gilimanuk, tepatnya di jembatan penghubung wilayah Banjar Penyalin, Desa Samsam, Kecamatan Kerambitan, Senin (11/05/2026). Kejadian ini menjadi bukti nyata bahwa keberadaan Polri benar-benar hadir dan berpihak sepenuhnya demi keselamatan masyarakat.
Peristiwa bermula sekitar pukul 13.40 Wita, ketika Call Center 110 menerima laporan pengaduan dari masyarakat bernama Tirta Anggi, yang melaporkan adanya warga yang terlihat berniat mengakhiri hidup di lokasi tersebut. Informasi ini langsung diteruskan ke Pos Komando Polsek Kerambitan, dan tanpa menunda waktu, personel piket fungsi segera bergerak menuju tempat kejadian perkara untuk memastikan keamanan dan keselamatan warga yang dilaporkan.
Sesampainya di lokasi, pemandangan mencekam terlihat di depan mata para anggota. Seorang pemuda berinisial I Dewa Kadek Arisantika (19 tahun) tampak duduk di atas pembatas pengaman jembatan dalam keadaan menangis tersedu-sedu, sementara sepeda motor yang dikendarainya terparkir tak jauh dari sana. Kondisi remaja tersebut yang tampak terguncang emosional dan putus asa menjadi sinyal bahaya yang harus segera ditangani dengan tindakan tepat dan cepat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tanpa berpikir panjang dan dengan gerakan terkoordinasi, Bripda Kadek Anggita Abidinata dari Intelkam Polsek Kerambitan bersama Aipda Ronny Hendro Prasetyo dari Satlantas Polres Tabanan secara serentak bergerak mendekat. Dengan kehati-hatian namun penuh ketegasan, keduanya segera mengamankan dan menurunkan remaja tersebut dari posisi berbahaya, lalu membawanya ke tempat yang aman guna mendapatkan penanganan lebih lanjut dan menenangkan kondisi psikologisnya yang sangat terguncang.
Tindakan heroik ini tidak berhenti pada penyelamatan semata. Di saat yang bersamaan, anggota kepolisian juga sigap mengatur arus lalu lintas yang sempat tersendat di jalur utama tersebut. Kendaraan yang terparkir dipinggirkan, dan akses jalan dikembalikan berfungsi normal dua arah, sehingga kepentingan umum dan kelancaran perjalanan masyarakat tetap terjaga aman dan nyaman, tanpa mengurangi fokus penanganan utama terhadap korban.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, remaja berusia 19 tahun warga asal Desa Sepang Kelod, Kecamatan Busungbiu, Buleleng ini diketahui dalam keadaan selamat secara fisik, namun mengalami guncangan jiwa berat, syok, dan linglung yang diduga kuat dipicu oleh permasalahan pribadi yang sedang dihadapinya. Kesedihan yang mendalam sempat membuatnya kehilangan harapan, namun berkat kehadiran cepat polisi, nyawanya berhasil diselamatkan dari bahaya yang mengancam.
Saat ini, yang bersangkutan berada dalam pengamanan dan pendampingan petugas di Polsek Kerambitan sambil menunggu kedatangan keluarga yang akan menjemput. Pendekatan humanis dan penuh kelembutan terus dilakukan anggota agar remaja tersebut kembali mendapatkan ketenangan dan menyadari bahwa dirinya tidak sendirian, serta masih banyak harapan dan orang-orang yang menyayanginya.
Aksi penyelamatan ini kembali menegaskan komitmen Polres Tabanan, khususnya Polsek Kerambitan, bahwa institusi Polri senantiasa berpihak kepada masyarakat. Kehadiran polisi bukan hanya untuk menindak kejahatan, melainkan juga menjadi pelindung, pengayom, dan penolong di saat masyarakat menghadapi kesulitan, musibah, maupun situasi kritis yang mengancam keselamatan jiwa dan raga.
Penulis : Redaksi
Editor : Juli ESP
Sumber Berita: Humas Polres Tabanan




