BNNP Aceh Gandeng Kanwil Kemenag Aceh, Luncurkan Program IKAN Masuk Kurikulum Sekolah dan Madrasah

- Redaktur

Senin, 21 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IKAN BNN. KURIKULUM SEKOLAH. FAST RESPON INDINESIA CENTER Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh, Brigjen Pol. Dr. Dedy Tabrani, S.I.K., M.Si., melakukan kunjungan silaturahmi strategis ke Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Aceh pada Senin, 21 September 2026. Kunjungan kerja ini bertujuan memperkuat sinergi antarinstansi dalam upaya Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) melalui jalur pendidikan keagamaan.

Dalam pertemuan tersebut, BNNP Aceh dan Kanwil Kemenag Aceh membahas secara mendalam dua hal utama: ketersediaan balai rehabilitasi berbasis pendekatan medis dan keagamaan, serta gagasan Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN) yang akan disisipkan ke dalam kurikulum sekolah dan madrasah.

📌 Program IKAN: Pencegahan Sejak Dini di Ruang Kelas

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertemuan strategis ini melahirkan kesepakatan untuk meluncurkan program (IKAN = Integrasi Kurikulum Anti Narkoba), yang akan menyasar lembaga pendidikan berbasis keagamaan maupun sekolah umum di seluruh Aceh. Program ini akan didukung pelatihan dan bimbingan teknis bagi ribuan guru madrasah dan pendidik agar mampu menyampaikan materi pencegahan bahaya narkoba secara efektif di ruang kelas.

Jangkauan pencegahan akan diperluas melalui kolaborasi dengan jaringan 2.002 pesantren di seluruh Aceh, penyuluh agama Kemenag Banda Aceh dan Aceh Besar, hingga komunitas non-Muslim (Buddha, Hindu, Katolik, dan Kristen melalui Sekolah Minggu). Momentum keagamaan seperti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW juga akan dimaksimalkan sebagai sarana penyampaian pesan anti-narkoba kepada masyarakat luas.

“Lewat program IKAN, kita ingin materi pencegahan dan bahaya narkoba tertanam sejak dini dalam pikiran para siswa, baik di madrasah, pesantren, maupun sekolah umum. Di era yang serba maju ini, anak-anak harus mempelajari bahaya narkoba lebih awal dari lingkungan sekolah,” tegas Kepala BNNP Aceh, Brigjen Pol. Dr. Dedy Tabrani.

🏥 Rehabilitasi: Pemulihan Bukan Hukuman

Baca Juga:  Merah Putih di Hati, FRIC Ajak Masyarakat Rawat Kebangsaan dengan Tindakan Nyata Sehari Hari

Kepala BNNP Aceh juga menekankan pentingnya keberadaan balai rehabilitasi di Aceh. Pemulihan bagi penyalahguna narkoba bukan berupa hukuman fisik atau kurungan, melainkan pembinaan karakter, pengenalan nilai-nilai keagamaan, dan perawatan kesehatan yang utuh.

“Pemakai ini tidak boleh hanya ditindak, tetapi harus disembuhkan secara utuh. Kehadiran balai rehabilitasi menjadi sangat penting. Di sinilah mereka mendapatkan pembinaan, pemulihan kesehatan, mental, serta penguatan nilai-nilai agama agar siap kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik,” ujarnya.

🚀 Tiga Langkah Aksi Nyata Disepakati

Selain penguatan kurikulum dan fasilitas rehabilitasi, kedua instansi menyepakati tiga langkah konkret lainnya:

1. 🎬 Wadah Kreatif Generasi Muda — Menggelar perlombaan video edukatif bagi pelajar dan mahasiswa, serta mengoptimalkan konten edukasi anti-narkoba di media sosial bersama para penyuluh Kemenag.
2. 💍 Pencegahan Berbasis Keluarga — Mendorong skema pemeriksaan tes urine bagi Calon Pengantin (Catin) sebagai langkah awal deteksi dini dan ketahanan keluarga.
3. ⚜️ Gerakan Pramuka Anti-Narkoba — Persiapan pembentukan dan peluncuran gerakan Pramuka Anti-Narkoba yang ditargetkan berlangsung pada Oktober 2026 mendatang.

Melalui sinergi yang kuat ini, upaya pencegahan narkoba di Aceh diharapkan dapat menyasar sektor pendidikan keagamaan dan lingkungan masyarakat secara lebih efektif, menyeluruh, dan berkelanjutan.

Bravo BNN Aceh! Semangat untuk Aceh Bersih dari Narkoba! 🇮🇩💪

Penulis : Redaksi

Editor : Juli ESP

Sumber Berita: Humas BNNP Aceh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kelapasatunews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

PBG Tower Bongancina Disorot, Kuasa Hukum Temukan Dugaan Kejanggalan Administratif
Cegah Kerusakan Lingkungan, Polres Pidie Lakukan Penertiban PETI di Wilayah Geumpang
Polres Pidie Bersama TNI dan Pemda Tertibkan PETI di Geumpang, 93 Besi Tabung Gelondongan Diamankan
Kedua Pihak Sepakat Berdamai, Polresta Tangerang Pastikan Kamtibmas Rajeg Kondusif
Polda Jambi Beri Penghargaan kepada Aipda Arjunif Peraih Kompolnas Award 2026
Marwah Polri Dipertaruhkan Gudang Penimbunan BBM Ilegal dan SPBU Nakal dan Pelangsir di Jambi Merajalela
Pererat Silaturahmi dan Kenang Jasa Leluhur, Forkopimda Pidie Ziarah Makam Sultan Ma’rufsyah
Teladani Nilai Luhur Leluhur, Kapolres Pidie dan Forkopimda Lakukan Ziarah Makam Sultan Ma’rufsyah
Berita ini 0 kali dibaca

Baca Juga

Selasa, 22 September 2026 - 06:55 WIB

PBG Tower Bongancina Disorot, Kuasa Hukum Temukan Dugaan Kejanggalan Administratif

Senin, 21 September 2026 - 17:30 WIB

BNNP Aceh Gandeng Kanwil Kemenag Aceh, Luncurkan Program IKAN Masuk Kurikulum Sekolah dan Madrasah

Senin, 21 September 2026 - 10:32 WIB

Cegah Kerusakan Lingkungan, Polres Pidie Lakukan Penertiban PETI di Wilayah Geumpang

Senin, 21 September 2026 - 10:19 WIB

Polres Pidie Bersama TNI dan Pemda Tertibkan PETI di Geumpang, 93 Besi Tabung Gelondongan Diamankan

Senin, 21 September 2026 - 06:34 WIB

Kedua Pihak Sepakat Berdamai, Polresta Tangerang Pastikan Kamtibmas Rajeg Kondusif

News Update