Diduga Selewengkan Dana BOS, 5 Sekolah di Kecamatan Dukupuntang Akan Diseret ke Pihak Hukum

- Redaktur

Rabu, 8 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dugaan penyelewengan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) kembali mencuat di wilayah Kabupaten Cirebon. Kali ini, sebanyak lima sekolah di Kecamatan Dukupuntang disebut-sebut akan segera diseret ke pihak hukum setelah muncul indikasi kuat adanya penyimpangan dalam pengelolaan anggaran tersebut.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, dugaan penyelewengan dana BOS tersebut berkaitan dengan penggunaan anggaran yang tidak sesuai peruntukan, serta adanya indikasi mark-up dalam sejumlah kegiatan sekolah. Beberapa pihak menilai, praktik tersebut telah berlangsung cukup lama dan merugikan dunia pendidikan.

Seorang sumber dari pihak aktifis anti korupsi mengungkapkan bahwa laporan terkait dugaan ini sudah dikumpulkan dan akan segera dilayangkan ke aparat penegak hukum. “Data dan bukti awal sudah ada. Dalam waktu dekat, kasus ini akan dibawa ke ranah hukum agar ada kejelasan,” tegasnya.

Ditambahkan, pihak sekolah di kecamatan Dukupuntang banyak bermasalah. Hal itu terbukti dengan adanya pemeriksaan BPK. Temuan BPK, sekolah di kecamatan Dukuh puntang banyak bermasalah dalam penggunaan dana BOS.

Saat dikonfirmasi senin 30 maret kepala SDN 2 Cangkoak kecamatan Dukupuntang Kabupaten Cirebon didampingi ketua K3S Kecamatan Dukupuntang, Agus, mengelak telah penyelewengan dana BOS. Saat dimintai tanggapannya mengenai akan melaporkannya ke pihak hukum, kepsek SDN cangkuang dan ketua K3S memilih diam.

Kasus ini pun menjadi sorotan masyarakat, masyarakat setuju kalau permasalah dugaan penyelewengan SDN 2 Cangkuang, SDN 2 Cikalahang, SDN 1 Girinata, SDN 1 kedondong Kidul, SDN 2 Sindangmekar Kecamatan Dukupuntang Kabupaten Cirebon ini dibawa keranah meja hijau.

Karena selama ini pihak sekolah tidak transparan terhadap penggunaan dana BOS kepada masyarakat.

(Suwardi Crb/ Tim)

Penulis : Redaksi

Editor : Juli ESP

Sumber Berita: Humas FRIC Banten,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kelapasatunews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebakaran Hebat Ludeskan Gudang Mebel dan 19 Mess Karyawan di Denpasar Barat, Satu Orang Alami Luka Bakar
Ketua DPC FRIC Cirebon Raya Suwardi: “Anak Butuh Arah, Bukan Sekadar Akses di Era Digital”
Perkuat Pengawasan Keimigrasian, Eem Nurmanah Hadiri Pengukuhan Satgas Dharma Dewata
71 Orang Resmi Jadi WNI, Kanwil Kemenkum Bali Gelar Pengambilan Sumpah Kewarganegaraan
Wujudkan Transformasi Digital, Kanwil Kemenkum Bali: “Perkuat Literasi Hukum Lewat Bimtek JDIH Tahun 2026”
Kapolda Hadiri Halal Bihalal Keluarga Besar MUI Provinsi Jambi, Perkuat Ukhuwah dan Sinergi
Polda Lampung Berhasil Bongkar Sindikat Penimbunan BBM Ilegal di Pesawaran, Potensi Kerugian Negara Capai Ratusan Miliar
Berprestasi! 66 Personil Diguyur Penghargaan, Kapolres Gianyar: “Bukti Nyata Kerja Keras dan Dedikasi”
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 06:14 WIB

Kebakaran Hebat Ludeskan Gudang Mebel dan 19 Mess Karyawan di Denpasar Barat, Satu Orang Alami Luka Bakar

Sabtu, 18 April 2026 - 10:22 WIB

Ketua DPC FRIC Cirebon Raya Suwardi: “Anak Butuh Arah, Bukan Sekadar Akses di Era Digital”

Rabu, 15 April 2026 - 08:37 WIB

Perkuat Pengawasan Keimigrasian, Eem Nurmanah Hadiri Pengukuhan Satgas Dharma Dewata

Rabu, 15 April 2026 - 08:30 WIB

71 Orang Resmi Jadi WNI, Kanwil Kemenkum Bali Gelar Pengambilan Sumpah Kewarganegaraan

Rabu, 15 April 2026 - 06:55 WIB

Wujudkan Transformasi Digital, Kanwil Kemenkum Bali: “Perkuat Literasi Hukum Lewat Bimtek JDIH Tahun 2026”

Berita Terbaru