Gema Takbir di Balik Jeruji, Ratusan Warga Binaan Lapas Banyuwangi Rayakan Kemenangan dengan Khidmat

- Redaktur

Sabtu, 21 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinding beton yang kokoh dan kawat berduri tak menghalangi semangat ratusan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi untuk menjemput hari kemenangan. Mereka berbondong-bondong memadati Lapangan Blok Griya Blambangan untuk menunaikan Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1447 H, pada Sabtu (21/03/2026).

Suasana haru sekaligus khusyuk menyelimuti area Lapas saat lantunan takbir berkumandang. Meski merayakan lebaran jauh dari keluarga, para warga binaan tampak tertib dan penuh penghayatan dalam menjalankan ibadah tahunan tersebut.

Kepala Lapas Banyuwangi, I Wayan Nurasta Wibawa, menegaskan bahwa pemenuhan hak beribadah tetap menjadi prioritas utama pihak Lapas, terlepas dari status hukum yang sedang dijalani para warga binaan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Negara menjamin hak setiap warga negara untuk beribadah, termasuk mereka yang sedang menjalani masa pidana. Kami memfasilitasi sarana dan prasarana agar momen Idul Fitri ini tetap bisa dirasakan esensinya sebagai hari pembersihan diri,” ujar Wayan.

Wayan menekankan bahwa perilaku baik selama di dalam Lapas bukan sekadar formalitas, melainkan syarat mutlak untuk mendapatkan apresiasi dari negara.

Baca Juga:  Kalapas Kelas IIA Banyuwangi Kunjungi Kejari, Tegaskan Sinergi Lintas Instansi untuk Penguatan Penegakan Hukum

“Idul Fitri adalah momentum untuk berbenah. Perilaku positif dan ketaatan pada aturan merupakan tolok ukur utama dalam pengusulan Remisi Khusus Hari Raya. Saya berharap semangat kemenangan ini dapat menjadi sarana bagi warga binaan untuk menjadi pribadi yang lebih baik saat kembali ke masyarakat nanti,” tegasnya.

Pelaksanaan Sholat Ied kali ini menghadirkan Ustaz Ali Mahrus sebagai Imam sekaligus Khatib. Dalam khotbahnya, Ustaz Ali Mahrus mengajak seluruh jamaah untuk menjaga api keimanan agar tetap menyala di dalam hati, sesulit apa pun kondisi yang sedang dihadapi.

Ia mengingatkan bahwa ujian di balik jeruji besi adalah cara Tuhan untuk mendewasakan jiwa dan mempertebal ketakwaan. Acara diakhiri dengan doa bersama dan tradisi saling memaafkan antar warga binaan serta petugas, menciptakan atmosfer kekeluargaan di tengah keterbatasan ruang gerak.

Penulis : Redaksi

Editor : Juli ESP

Sumber Berita: Humas Lapas Banyuwangi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kelapasatunews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Kemerdekaan Membawa Harapan Baru, 161 Warga Binaan Lapas Sumedang Terima Remisi
Pelukan Keluarga Pecah di Hari Kemerdekaan, Tiga Warga Binaan Lapas Sumedang Bebas
17 Agustus, Hari yang tak Terlupakan: “Tiga Warga Binaan Lapas Sumedang Tinggalkan Jeruji”
Ketika Kemerdekaan Berarti Kebebasan: “Tiga Warga Binaan Lapas Sumedang Kembali ke Keluarga”
Merdeka dan Haru di Lapas Sumedang
Puncak HUT ke-81 RI, Lapas Singaraja Serahkan Remisi kepada 237 Warga Binaan, 1 Orang Langsung Bebas
Apel Bersama HUT ke-81 RI: “Rutan Gianyar Pererat Sinergi, Potong Tumpeng dan Serahkan Remisi”
Usung Tema “Indonesia Berdaulat, Adil, Makmur”, Rutan Gianyar & BNNK Gianyar Gelar Apel Kemerdekaan
Berita ini 0 kali dibaca

Baca Juga

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:29

Kemerdekaan Membawa Harapan Baru, 161 Warga Binaan Lapas Sumedang Terima Remisi

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:26

Pelukan Keluarga Pecah di Hari Kemerdekaan, Tiga Warga Binaan Lapas Sumedang Bebas

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:24

17 Agustus, Hari yang tak Terlupakan: “Tiga Warga Binaan Lapas Sumedang Tinggalkan Jeruji”

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:22

Ketika Kemerdekaan Berarti Kebebasan: “Tiga Warga Binaan Lapas Sumedang Kembali ke Keluarga”

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:19

Merdeka dan Haru di Lapas Sumedang

News Update