Tawa, doa dan kekompakan terasa sejak pagi di Banjar Guliang Kawan, Desa Bunutin, Bangli. Hari itu warga menggelar Upacara Ngaskara, rangkaian Ngening, Mebersih, dan Munggah Bea, menjelang Ngaben Massal yang diikuti 61 sawa. Dirilis dan terbit hari ini, pada Jumat (28/08/2026).
Di tengah prosesi yang dipuput oleh 4 orang Sulinggih, hadir pula wajah-wajah yang memastikan jalannya upacara tetap khidmat: Bhabinkamtibmas Desa Bunutin Polsek Bangli, Aipda I Nengah Padmayasa, bersama unsur Tiga Pilar dan masyarakat setempat.
Kebersamaan inilah yang membuat seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, aman, dan lancar dari awal hingga akhir.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kehadiran kami bukan hanya untuk mengamankan, tapi untuk melayani. Kami ingin masyarakat bisa menjalankan tradisi dan ibadah dengan tenang, tanpa rasa khawatir, ” ujar Kapolsek Bangli Kompol I Gusti Made Sudarma Putra, S.Sos., S.H., M.A.P.
Lebih dari sekadar pengamanan, sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat ini menjadi cerminan kuatnya gotong royong di Bali. Tiga Pilar hadir bukan sebagai penjaga pagar, tapi sebagai bagian dari keluarga besar yang ikut menjaga marwah adat dan kenyamanan bersama.
Kapolsek menambahkan, pengamanan kegiatan keagamaan dan adat akan terus menjadi prioritas. Harapannya, kolaborasi yang sudah terjalin baik ini bisa terus dijaga, agar Bangli tetap menjadi tempat yang aman, nyaman, dan penuh toleransi bagi semua.
Dengan suasana yang penuh khidmat dan rasa persaudaraan, Upacara Ngaskara di Banjar Guliang Kawan pun ditutup dalam keadaan aman dan tertib.
Penulis : Redaksi
Editor : Juli ESP
Sumber Berita: Humas Polres Bangli



