Hari Ketujuh Pencarian Nelayan Hilang di Perairan Medewi, Tim SAR Gabungan Resmi Tutup Operasi

- Redaktur

Minggu, 9 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Sat Polairud Polres Jembrana, Basarnas Jembrana, dan TNI AL Pengambengan melaksanakan pencarian hari ketujuh terhadap Asmuri (44), nelayan asal Banjar Pesinggahan, Desa Medewi, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana, yang dilaporkan jatuh ke laut saat melaut di perairan Medewi.

Pencarian dilaksanakan, pada Jumat kemarin pagi, mulai pukul 07.00 hingga 12.30 Wita dengan menyisir sejumlah wilayah perairan, meliputi perairan Medewi, Pulukan, hingga Pekutatan. Tim SAR gabungan menggunakan rubber boat Basarnas serta melakukan penyisiran di sepanjang garis pantai kawasan Medewi, Pulukan dan Pekutatan. Dirilis hari ini, pada Minggu (09/08/2026).

Korban diketahui jatuh ke laut saat melaut menggunakan jukung bernama Ridho Ilahi, berwarna hijau dengan katir putih dan merah. Hingga pencarian hari ketujuh berakhir, korban masih belum ditemukan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasat Polairud Polres Jembrana AKP I Putu Suparta, S.Sos., menyampaikan bahwa seluruh unsur SAR gabungan telah melaksanakan pencarian secara maksimal dengan memperluas area penyisiran, baik di laut maupun sepanjang pesisir.

“Pencarian hari ketujuh telah kami laksanakan bersama Basarnas dan TNI AL dengan menyisir wilayah perairan Medewi, Pulukan dan Pekutatan serta sepanjang pesisir. Namun sampai dengan pencarian berakhir, korban belum berhasil ditemukan,” ujar AKP I Putu Suparta.

Setelah pencarian selesai pada pukul 12.30 Wita, kegiatan SAR gabungan kemudian dilaksanakan penutupan secara resmi sesuai dengan standar operasional prosedur pencarian selama tujuh hari.

Baca Juga:  Patroli Dialogis Sat Samapta Polresta Denpasar Perkuat Harkamtibmas di Kawasan Renon

Meski operasi pencarian resmi ditutup, informasi terkait kejadian tersebut tetap disebarluaskan kepada masyarakat pesisir, khususnya para nelayan di wilayah hukum Polres Jembrana. Masyarakat yang menemukan tanda-tanda keberadaan korban, baik di perairan maupun di sepanjang pesisir, diimbau segera melaporkannya kepada aparat terdekat.

“Kami mengimbau kepada masyarakat pesisir dan para nelayan agar apabila menemukan jasad atau tanda-tanda yang diduga berkaitan dengan korban, segera melaporkan kepada aparat terdekat atau menghubungi layanan Polisi 110,” tambahnya.

Layanan Polri 110 dapat digunakan masyarakat untuk meminta bantuan maupun melaporkan kejadian yang membutuhkan kehadiran kepolisian secara cepat. Layanan tersebut dapat diakses secara gratis dan beroperasi selama 24 jam.

Sat Polairud Polres Jembrana juga mengajak seluruh masyarakat nelayan untuk meningkatkan kewaspadaan saat melaut, memperhatikan kondisi cuaca dan mengutamakan keselamatan selama beraktivitas di laut.

Dengan ditutupnya operasi SAR gabungan hari ketujuh, pencarian resmi terhadap korban dinyatakan berakhir dengan hasil masih nihil. Situasi selama pelaksanaan kegiatan berlangsung aman dan terkendali.

Polres Jembrana berkomitmen untuk terus hadir memberikan pelayanan, perlindungan dan bantuan kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga keselamatan serta keamanan wilayah pesisir Kabupaten Jembrana.

Penulis : Redaksi

Editor : Juli ESP

Sumber Berita: Humas Polres Jembrana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kelapasatunews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Cegah Bullying Sejak Dini, Densus 88 Bali Bersinergi Aktivis Damai Tanamkan Nilai Toleransi Ditengah Masyarakat
Tujuh Hari: “Perairan & Pesisir dalam Penyisiran, Hasil Pencarian Nelayan Hilang di Jembrana Masih Nihil”
Operasi Pencarian Resmi Ditutup, Polres Jembrana Imbau Nelayan Waspada dan Laporkan Temuan Mencurigakan
Tim SAR Gabungan Sisir Perairan Medewi‑Pekutatan, Korban Nelayan Belum Ditemukan
Pencarian Maksimal Selama Tujuh Hari, Operasi SAR Nelayan Hilang Asal Medewi Resmi Diakhiri
Evaluasi Aspek Tugas hingga PNBP, Polres Jembrana Terima Pendalaman Audit Itwasum Polri di Tabanan
Ikuti Audit Kinerja Itwasum Polri, Polres Jembrana Komitmen Tingkatkan Tertib Administrasi dan Pengelolaan Anggaran
Perkuat Tata Kelola dan Akuntabilitas, Polres Jembrana Ikuti Audit Kinerja Itwasum Polri
Berita ini 0 kali dibaca

Baca Juga

Minggu, 9 Agustus 2026 - 07:41

Cegah Bullying Sejak Dini, Densus 88 Bali Bersinergi Aktivis Damai Tanamkan Nilai Toleransi Ditengah Masyarakat

Minggu, 9 Agustus 2026 - 06:52

Operasi Pencarian Resmi Ditutup, Polres Jembrana Imbau Nelayan Waspada dan Laporkan Temuan Mencurigakan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 06:49

Tim SAR Gabungan Sisir Perairan Medewi‑Pekutatan, Korban Nelayan Belum Ditemukan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 06:46

Pencarian Maksimal Selama Tujuh Hari, Operasi SAR Nelayan Hilang Asal Medewi Resmi Diakhiri

Minggu, 9 Agustus 2026 - 06:43

Hari Ketujuh Pencarian Nelayan Hilang di Perairan Medewi, Tim SAR Gabungan Resmi Tutup Operasi

News Update