Home / TNI

Pembangunan Jembatan Gantung Sepanjang 30 Meter Jadi Fokus Bhakti TNI AD di Alor

- Redaktur

Kamis, 18 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksanaan kegiatan Bhakti TNI AD Untuk Rakyat di Kabupaten Alor terus berjalan. Pada Rabu (17/06/2026), personel TNI Angkatan Darat bersama masyarakat melaksanakan pembangunan jembatan gantung di wilayah Mainang, Desa Welai Selatan, Kecamatan Alor Tengah Utara, Kabupaten Alor. Pembangunan jembatan ini merupakan salah satu program unggulan Bhakti TNI AD untuk mendukung konektivitas dan mobilitas masyarakat.

Jembatan gantung yang dibangun memiliki panjang 30 meter dengan lebar 1,5 meter dan akan menjadi sarana penghubung antara Desa Welai Selatan dan Desa Tominuku. Kehadiran jembatan ini diharapkan dapat mempermudah akses masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, baik di bidang ekonomi, pendidikan, maupun sosial kemasyarakatan.

Pada tahap pengerjaan hari ini, kegiatan difokuskan pada proses pengecoran tiang besi jembatan gantung yang berfungsi sebagai jangkar sekaligus penguat utama fondasi. Tahapan ini menjadi bagian penting dalam memastikan konstruksi jembatan memiliki kekuatan dan ketahanan yang memadai untuk digunakan dalam jangka panjang.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kapten Inf Semuel Ulle selaku Koordinator Pembangunan Jembatan Gantung, Babinsa Desa Welai Selatan Kopda Samdia Jenkari, para tukang jembatan, serta masyarakat setempat yang secara aktif terlibat dalam proses pembangunan. Kebersamaan dan semangat gotong royong yang ditunjukkan menjadi cerminan kuatnya sinergi antara TNI AD dan masyarakat dalam membangun daerah.

Dandim 1622/Alor, Letkol Czi Arya Darma, S.T., mengapresiasi semangat gotong royong yang terjalin antara anggota TNI AD dan masyarakat dalam pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, pembangunan jembatan gantung ini tidak hanya bertujuan menyediakan akses penghubung yang aman dan layak, tetapi juga menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Alor.

(Pendim1622/Alor)

Penulis : Redaksi

Editor : Juli ESP

Sumber Berita: Pendim Alor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kelapasatunews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Dandim 1630/Mabar Jenguk Korban: “Kami Mengakui Kesalahan, Tidak Ada Perintah Pemukulan”
Atraksi Beladiri & Sparko Semarakkan Penutupan Pendidikan Tamtama Rindam IX/Udayana
Pangdam Udayana: “Lulus Bukan Akhir, Melainkan Awal Proses Menjadi Prajurit Profesional”
Dua Bulan Tempaan Mental dan Fisik, Tamtama Baru Kodam IX/Udayana Siap Bertugas
Penutupan Pendidikan Tamtama Rindam IX/Udayana: “Awal Pengabdian Sesungguhnya Prajurit TNI AD”
Tamat Pendidikan Tamtama Infanteri, Pangdam IX/Udayana Pesan: “Tetap Dekat dengan Rakyat”
Luluskan Tamtama Gelombang II TA 2026, Pangdam Udayana: “Seragam adalah Amanah yang Harus Dijaga”
Wujud Kepedulian Nyata, Kodam IX/Udayana Kerahkan Personil hingga Armada Pemadam Bantu Warga Terdampak Kebakaran
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Baca Juga

Rabu, 9 September 2026 - 11:33

Dandim 1630/Mabar Jenguk Korban: “Kami Mengakui Kesalahan, Tidak Ada Perintah Pemukulan”

Rabu, 9 September 2026 - 06:50

Atraksi Beladiri & Sparko Semarakkan Penutupan Pendidikan Tamtama Rindam IX/Udayana

Rabu, 9 September 2026 - 06:46

Pangdam Udayana: “Lulus Bukan Akhir, Melainkan Awal Proses Menjadi Prajurit Profesional”

Rabu, 9 September 2026 - 06:43

Dua Bulan Tempaan Mental dan Fisik, Tamtama Baru Kodam IX/Udayana Siap Bertugas

Rabu, 9 September 2026 - 06:41

Penutupan Pendidikan Tamtama Rindam IX/Udayana: “Awal Pengabdian Sesungguhnya Prajurit TNI AD”

News Update