Perkuat Integritas & Cegah Tindak Pidana Korupsi, Kajari Kota Bogor Beri Pemahaman Hukum Jajaran Manajemen Perumda Tirta Pakuan

- Redaktur

Kamis, 1 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KelapaSatuNEWS KOTA BOGOR — Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Bogor Dr. Agus Wirawan Eko Saputro, SH, MH menjadi narasumber dalam kegiatan Pelatihan Kompetensi – Integritas, Manajemen Risiko, dan Anti-Fraud BUMD yang diselenggarakan Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, pada Rabu kemarin. Bertempat di Gedung Training Center Perumda Tirta Pakuan, Jalan Raya Tajur No. 3, Bogor Timur, Kota Bogor, kegiatan tersebut diikuti 30 peserta yang terdiri dari Manajer dan Asisten Manajer (Asmen) Perumda Tirta Pakuan. Terbit Kamis (01/10/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Kajari Kota Bogor menyampaikan materi dengan tema “Risiko Hukum dan Benturan Kepentingan”, yang dilaksanakan secara intensif selama kurang lebih empat jam, mulai pukul 13.00 hingga 17.00 WIB.
Pembahasan diarahkan pada pemahaman praktis mengenai berbagai risiko hukum yang dapat muncul dalam pelaksanaan kegiatan operasional perusahaan, khususnya dalam pengambilan keputusan manajerial. Materi mencakup benturan kepentingan, gratifikasi, suap, penyalahgunaan kewenangan, serta pembedaan antara risiko bisnis yang wajar dengan perbuatan yang berpotensi masuk dalam ranah tindak pidana korupsi.

Kajari Kota Bogor juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya itikad baik (good faith), kepatuhan terhadap prosedur, serta dokumentasi setiap proses pengambilan keputusan sebagai bagian dari tata kelola perusahaan yang transparan dan akuntabel.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sesi pemaparan dilanjutkan dengan diskusi dan bedah kasus, sehingga para peserta dapat mengidentifikasi potensi persoalan hukum dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, termasuk dalam proses pengadaan barang dan jasa, pengelolaan aset, serta pengambilan keputusan bisnis.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor untuk memperkuat integritas, manajemen risiko, pengendalian internal, dan pencegahan fraud di lingkungan perusahaan.

Baca Juga:  “Mata Dewa Tibubeneng” Diluncurkan, 68 Kamera CCTV Perkuat Pengawasan Keamanan

Melalui pembekalan tersebut, diharapkan jajaran manajemen Perumda Tirta Pakuan semakin memahami aspek hukum dalam menjalankan kewenangannya, sehingga dapat mengambil keputusan secara profesional, hati-hati, terdokumentasi, dan tetap berada dalam koridor ketentuan peraturan perundang-undangan.

Kajari Kota Bogor Dr. Agus Wirawan Eko Saputro, SH., MH., berharap pembekalan tersebut dapat memberikan pemahaman yang lebih konkret kepada jajaran manajemen Perumda Tirta Pakuan dalam mengidentifikasi dan memitigasi berbagai potensi risiko hukum dalam pelaksanaan tugas.

Menurutnya, setiap keputusan bisnis harus tetap memberikan ruang bagi business judgment, namun dilaksanakan dengan memperhatikan ketentuan hukum, prosedur internal, prinsip kehati-hatian, serta didukung dokumentasi yang memadai.

“Kami berharap para manajer dan asisten manajer dapat semakin memahami batas antara risiko bisnis yang merupakan bagian dari dinamika perusahaan dengan tindakan yang berpotensi menjadi pelanggaran hukum. Yang tidak kalah penting adalah bagaimana setiap keputusan dilakukan secara transparan, berdasarkan kewenangan, prosedur, dan itikad baik serta dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Kajari.

Ia juga berharap sinergi antara Kejaksaan Negeri Kota Bogor dan Perumda Tirta Pakuan dapat terus terjalin dalam rangka membangun budaya sadar hukum, memperkuat integritas, serta mencegah terjadinya praktik korupsi, gratifikasi, dan benturan kepentingan di lingkungan BUMD.

Penulis : Redaksi

Editor : Juli ESP

Sumber Berita: Penkum Kejari Kota Bogor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kelapasatunews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Setiap Keputusan Harus Terdokumentasi & Akuntabel: “Kajari Kota Bogor Tekankan Tata Kelola Perusahaan yang Sehat”
Bangun Budaya Sadar Hukum, Kajari Kota Bogor Bekali Manajer Perumda Tirta Pakuan Pencegahan Korupsi & Gratifikasi
Pahami Batas Risiko Bisnis dan Hukum, 30 Pimpinan Perumda Tirta Pakuan Ikut Pembekalan dari Kajari Kota Bogor
Sinergi Kejaksaan & BUMD: “Kajari Kota Bogor Bedah Risiko Hukum dan Benturan Kepentingan di Perumda Tirta Pakuan”
Pastikan Hak Pekerja Terlindungi, Kajari Kota Bogor Raih Penghargaan Atas Kepatuhan Jaminan Sosial
Sinergi Penegakan Hukum, Kajari Kota Bogor Terima Penghargaan BPJS Ketenagakerjaan di Rakor Sinergi 2026
Peringkat Teratas Pengajuan Gugatan Sederhana, Kajari Kota Bogor Raih Apresiasi BPJS Ketenagakerjaan
Dukung Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, Kajari Kota Bogor Diganjar Penghargaan BPJS Ketenagakerjaan
Berita ini 0 kali dibaca

Baca Juga

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Setiap Keputusan Harus Terdokumentasi & Akuntabel: “Kajari Kota Bogor Tekankan Tata Kelola Perusahaan yang Sehat”

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:54 WIB

Bangun Budaya Sadar Hukum, Kajari Kota Bogor Bekali Manajer Perumda Tirta Pakuan Pencegahan Korupsi & Gratifikasi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Pahami Batas Risiko Bisnis dan Hukum, 30 Pimpinan Perumda Tirta Pakuan Ikut Pembekalan dari Kajari Kota Bogor

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Sinergi Kejaksaan & BUMD: “Kajari Kota Bogor Bedah Risiko Hukum dan Benturan Kepentingan di Perumda Tirta Pakuan”

Senin, 28 September 2026 - 00:52 WIB

Pastikan Hak Pekerja Terlindungi, Kajari Kota Bogor Raih Penghargaan Atas Kepatuhan Jaminan Sosial

News Update