Ditengah upaya memperkuat ketahanan pangan nasional, jajaran Polsek Petang turun langsung ke areal persawahan di Br. Petang Kelod, Desa Petang, Kecamatan Petang, pada Rabu kemarin. Pemantauan dilakukan untuk memastikan perkembangan tanaman jagung berjalan optimal hingga memasuki masa panen yang diperkirakan pada Oktober 2026 mendatang. Dirilis hari ini, pada Kamis (13/08/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan oleh Kanit Binmas bersama Bhabinkamtibmas Desa Petang dan pemilik lahan, I Dewa Gede Usadi. Mereka meninjau langsung kondisi tanaman jagung di lahan seluas 15 are yang telah memasuki usia sekitar satu setengah bulan dan menunjukkan perkembangan yang baik.
Dalam pemantauan tersebut, diketahui tanaman jagung telah mendapatkan perawatan intensif berupa pemupukan sebanyak tiga kali menggunakan pupuk urea dan KCL, serta penyemprotan pestisida satu kali. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga pertumbuhan tanaman agar menghasilkan panen yang maksimal.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapolsek Petang AKP I Putu Darma Santika, S.H., M.M., mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan merupakan bentuk dukungan terhadap peningkatan produktivitas pertanian masyarakat. “Kami terus memantau perkembangan tanaman jagung agar proses budidaya berjalan baik. Sinergi antara Polri dan petani diharapkan mampu mendukung program ketahanan pangan nasional serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Polsek Petang berharap pendampingan dan pemantauan yang dilakukan secara berkelanjutan dapat memberikan motivasi kepada para petani untuk terus mengembangkan sektor pertanian. Dengan hasil panen yang optimal, program ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Petang diharapkan semakin kuat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (hms)
Penulis : Redaksi
Editor : Juli ESP
Sumber Berita: Humas Polres Badung





