Polsek Sukawati Gerak Cepat Evakuasi Tiga Buruh Tertimbun Longsor, Satu Korban Meninggal Dunia

- Redaktur

Kamis, 12 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peristiwa tanah longsor menimpa proyek perbaikan senderan tembok pelinggih mrajan di Banjar Tegenungan, Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati, pada Kamis (12/02/2026) sekitar pukul 11.00 Wita. Tiga orang pekerja bangunan tertimbun material longsor saat melakukan penggalian di lokasi proyek.

Lokasi kejadian berada di proyek senderan tembok mrajan milik Dewa Made Artha di Jalan Air Terjun Tegenungan. Longsor terjadi secara tiba-tiba saat pekerja menggali dasar pondasi senderan yang sebelumnya rusak akibat hujan.

Korban pertama, Ketut Warta (50) asal Banjar Kertiyasa, Desa Bona, tertimbun sebatas kaki dan berhasil menyelamatkan diri dalam kondisi selamat. Korban kedua, I Wayan Cenik (45), tertimbun hingga leher dan berhasil dievakuasi, kemudian mendapat perawatan di RS Arisanthi Ubud dengan luka memar pada paha kiri. Sedangkan korban ketiga, I Nyoman Sukana (46), ditemukan tertimbun seluruh tubuh dan dinyatakan meninggal dunia setelah tiba di rumah sakit.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kronologis kejadian bermula dari pembangunan proyek kos-kosan di lahan yang lebih rendah sekitar empat meter dari rumah warga di sekitarnya, sehingga menyebabkan tembok penyengker mrajan longsor saat hujan. Perbaikan senderan dimulai sejak 10 Februari 2026 lalu, namun saat proses penggalian berlangsung, tanah tiba-tiba runtuh dan menimbun para pekerja.

Baca Juga:  Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Wakapolda Tutup Kejuaraan Bulu Tangkis Kapolda Bali Cup 2026

Saksi di lokasi segera meminta bantuan dan bersama warga melakukan upaya penyelamatan. Kapolsek Sukawati Kompol I Nyoman Wiranata, SH., bersama personil Polsek Sukawati gerak cepat langsung mendatangi TKP, mengamankan lokasi dan membantu proses evakuasi bersama BPBD Gianyar.

Korban kedua berhasil dievakuasi sekitar pukul 11.40 Wita, sementara korban ketiga ditemukan pada pukul 12.50 Wita dalam kondisi tidak sadarkan diri dan dinyatakan meninggal dunia setibanya di RS Arisanthi Ubud. Jenazah saat ini dititipkan di RS Sanjiwani Gianyar dan rencananya akan dikremasi menunggu hari baik.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya memperhatikan faktor keselamatan kerja serta kondisi tanah saat melakukan aktivitas penggalian di area rawan longsor.

Penulis : Redaksi

Editor : Juli ESP

Sumber Berita: Humas Polres Gianyar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kelapasatunews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Jaga Keamanan Bersama, Kapolsek Kuta Selatan Silaturahmi dengan Pengusaha di Jimbaran
Patroli Humanis Sepanjang Pantai, Sat Pol Air Polresta Denpasar Hadir Berikan Rasa Aman
Patroli Blue Light: “Polsek Denpasar Barat Pastikan Kamtibmas Tetap Aman Kondusif”
Pendekatan Humanis, Polsek Denpasar Barat Imbau Pemuda Tidak Berkumpul Dinihari
Hadir di Jam Rawan, Polsek Denpasar Barat Sisir Titik Rawan Kejahatan Jalanan
Patroli Blue Light Subuh, Polsek Denpasar Barat Antisipasi Balap Liar dan Kejahatan Jalanan
Kembangkan Jaringan, Polresta Denpasar Buru “Ayax” di Balik Peredaran Sabu
Berperan sebagai Kurir Alamat Tempelan, Pria di Penatih Dangin Puri Diamankan
Berita ini 0 kali dibaca

Baca Juga

Jumat, 11 September 2026 - 08:49

Jaga Keamanan Bersama, Kapolsek Kuta Selatan Silaturahmi dengan Pengusaha di Jimbaran

Jumat, 11 September 2026 - 08:31

Patroli Humanis Sepanjang Pantai, Sat Pol Air Polresta Denpasar Hadir Berikan Rasa Aman

Jumat, 11 September 2026 - 07:15

Patroli Blue Light: “Polsek Denpasar Barat Pastikan Kamtibmas Tetap Aman Kondusif”

Jumat, 11 September 2026 - 07:12

Pendekatan Humanis, Polsek Denpasar Barat Imbau Pemuda Tidak Berkumpul Dinihari

Jumat, 11 September 2026 - 07:07

Hadir di Jam Rawan, Polsek Denpasar Barat Sisir Titik Rawan Kejahatan Jalanan

News Update