Respon Laporan Warga, Polres Jembrana Evakuasi Temuan Jenazah di Mendoyo

- Redaktur

Minggu, 7 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepolisian Resor (Polres) Jembrana melalui Polsek Mendoyo menunjukkan respon cepat terhadap laporan masyarakat mengenai penemuan seorang pria dalam keadaan meninggal dunia di sebuah gubuk kebun miliknya di Banjar Baler Agung, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, pada Sabtu (06/12/2025) sekitar pukul 16.00 WITA.

Setelah menerima laporan dari aparat desa, personel piket Polsek Mendoyo bersama Bhabinkamtibmas Desa Yehembang langsung menuju lokasi untuk memastikan penanganan dilakukan secara cepat, profesional, dan sesuai SOP. Tim Identifikasi Polres Jembrana juga dikerahkan untuk melakukan olah TKP, disertai pemeriksaan medis oleh tenaga kesehatan dari Puskesmas I Mendoyo.

Kapolsek Mendoyo, Kompol I Wayan Sartika, S.H., menegaskan pentingnya respons cepat terhadap setiap informasi dari masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Begitu menerima laporan, personel kami langsung bergerak ke lokasi untuk memastikan kondisi korban dan mengamankan area. Setiap laporan masyarakat akan kami tindaklanjuti secara profesional sebagai bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat,” ujar Kapolsek Mendoyo.

Korban diketahui bernama I Nengah W, 71 tahun, petani yang tinggal seorang diri di gubuk kebunnya. Kejadian bermula ketika saksi mencium bau busuk sejak Jumat (5/12) sore. Saksi awalnya mengira bau tersebut berasal dari bangkai hewan, namun ketika bau makin menyengat esok hari, ia mencari sumber bau yang mengarah ke gubuk korban. Sesampainya di lokasi, saksi menemukan korban dalam posisi miring ke kiri dan sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Baca Juga:  Kolaborasi Pengamanan Upacara Keagamaan Desa Bedulu Hadirkan Kamtibmas Kondusif

Temuan tersebut langsung dilaporkan kepada Kelian Dinas Banjar Sekarkejula Kelod, yang kemudian menghubungi Bhabinkamtibmas Desa Yehembang hingga diteruskan ke Polsek Mendoyo.

Dari hasil pemeriksaan luar oleh dokter Puskesmas I Mendoyo serta olah TKP oleh Tim Identifikasi Polres Jembrana yang dipimpin Kaur Identifikasi AIPTU I Putu Budiarta, diperoleh hasil bahwa
korban diperkirakan telah meninggal 3-4 hari sebelum ditemukan. Penyebab kematian belum dapat disimpulkan mengingat kondisi jenazah yang telah membusuk.

Pelapor yang merupakan anak kandung korban menyatakan telah mengikhlaskan kepergian almarhum dan tidak menuntut pihak mana pun atas peristiwa tersebut. Jenazah untuk sementara dititipkan di RSU Negara sambil menunggu hari baik untuk upacara pengabenan.

Menanggapi kejadian ini, Kapolres Jembrana AKBP Kadek Citra Dewi Suparwari, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Kasi Humas Polres Jembrana, IPDA I Putu Budi Arnaya, menyampaikan belasungkawa dan mengimbau masyarakat untuk segera menghubungi layanan polisi apabila menemukan peristiwa serupa.

“Kami turut berbelasungkawa atas meninggalnya korban. Apabila masyarakat melihat atau mengetahui peristiwa yang membutuhkan kehadiran polisi, segera hubungi Layanan Polisi 110 agar dapat kami tangani dengan cepat dan tepat,” ujar Kasi Humas Polres Jembrana mewakili Kapolres Jembrana.

Penulis : Redaksi

Editor : Juli ESP

Sumber Berita: Humas Polres Jembrana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kelapasatunews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua DPC FRIC Cirebon Raya Suwardi: “Anak Butuh Arah, Bukan Sekadar Akses di Era Digital”
Perkuat Pengawasan Keimigrasian, Eem Nurmanah Hadiri Pengukuhan Satgas Dharma Dewata
71 Orang Resmi Jadi WNI, Kanwil Kemenkum Bali Gelar Pengambilan Sumpah Kewarganegaraan
Wujudkan Transformasi Digital, Kanwil Kemenkum Bali: “Perkuat Literasi Hukum Lewat Bimtek JDIH Tahun 2026”
Kapolda Hadiri Halal Bihalal Keluarga Besar MUI Provinsi Jambi, Perkuat Ukhuwah dan Sinergi
Polda Lampung Berhasil Bongkar Sindikat Penimbunan BBM Ilegal di Pesawaran, Potensi Kerugian Negara Capai Ratusan Miliar
Diduga Selewengkan Dana BOS, 5 Sekolah di Kecamatan Dukupuntang Akan Diseret ke Pihak Hukum
Berprestasi! 66 Personil Diguyur Penghargaan, Kapolres Gianyar: “Bukti Nyata Kerja Keras dan Dedikasi”
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 10:22 WIB

Ketua DPC FRIC Cirebon Raya Suwardi: “Anak Butuh Arah, Bukan Sekadar Akses di Era Digital”

Rabu, 15 April 2026 - 08:37 WIB

Perkuat Pengawasan Keimigrasian, Eem Nurmanah Hadiri Pengukuhan Satgas Dharma Dewata

Rabu, 15 April 2026 - 08:30 WIB

71 Orang Resmi Jadi WNI, Kanwil Kemenkum Bali Gelar Pengambilan Sumpah Kewarganegaraan

Rabu, 15 April 2026 - 06:55 WIB

Wujudkan Transformasi Digital, Kanwil Kemenkum Bali: “Perkuat Literasi Hukum Lewat Bimtek JDIH Tahun 2026”

Sabtu, 11 April 2026 - 09:43 WIB

Kapolda Hadiri Halal Bihalal Keluarga Besar MUI Provinsi Jambi, Perkuat Ukhuwah dan Sinergi

Berita Terbaru