Wujud Kepedulian, DPR RI Dukung Program Literasi Pembinaan Warga Binaan

- Redaktur

Kamis, 4 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Jakarta Barat menghadiri kegiatan penyerahan hibah 1.000 buku dari DPR RI kepada warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang, pada Kamis (04/06/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas), Mashudi, beserta jajaran, dan seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di lingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Daerah Khusus Jakarta. Bantuan sebanyak 1.000 buku tersebut diserahkan secara langsung oleh Ketua Komisi XIII DPR RI, Willy Aditya, bersama anggota DPR RI lainnya.

Dalam sambutannya, Dirjenpas Mashudi menyampaikan bahwa bantuan buku tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap pelaksanaan program pembinaan di lingkungan Pemasyarakatan. Menurutnya, kehadiran Ketua Komisi XIII DPR RI beserta jajaran menjadi dukungan moral yang sangat berarti bagi warga binaan untuk terus belajar, berkembang, dan memperbaiki diri.

“Pemberian bantuan ini merupakan wujud kepedulian nyata terhadap pelaksanaan pembinaan di lingkungan Pemasyarakatan. Kehadiran Bapak Willy Aditya beserta jajaran menjadi energi positif sekaligus penguatan bahwa warga binaan tetap mendapatkan perhatian dan kesempatan untuk terus memperbaiki diri,” ujar Dirjenpas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Dirjenpas menegaskan bahwa literasi memiliki peran penting dalam proses pembinaan karena mampu membantu warga binaan memperluas wawasan, membangun pola pikir yang positif, serta menumbuhkan semangat untuk terus berkembang. Oleh karena itu, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan berkomitmen menghadirkan berbagai program pembinaan yang produktif dan bernilai tambah, termasuk melalui penguatan budaya membaca di lingkungan Pemasyarakatan.

“Kami berharap seluruh warga binaan dapat menjaga dan memanfaatkan bantuan buku ini sebagai sarana belajar dan refleksi diri. Koleksi buku tersebut tidak hanya bermanfaat bagi warga binaan, tetapi juga dapat dimanfaatkan oleh petugas, sehingga budaya membaca dan belajar dapat tumbuh menjadi budaya bersama,” tambahnya.

Baca Juga:  "Ubah Diri untuk Ubah Dunia", Semangat Bapas Jakbar Tingkatkan Kualitas Pelayanan

Sementara itu, Ketua Komisi XIII DPR RI, Willy Aditya, berharap bantuan buku tersebut dapat semakin memperkuat budaya literasi serta menjadi sarana pengembangan diri bagi warga binaan.

“Literasi membuka kesempatan bagi setiap orang untuk terus belajar dan berkembang. Kami berharap buku-buku ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menambah wawasan, membangun karakter, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik,” ungkap Willy.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Wachid Wibowo, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kepedulian yang diberikan dalam upaya penguatan literasi di lingkungan Lapas Cipinang. Menurutnya, buku memiliki peran penting dalam proses pembinaan sebagai sarana membangun kembali karakter, pengetahuan, dan harapan warga binaan.

“Bagi kami, buku bukan sekadar bacaan, melainkan jendela perubahan. Melalui literasi, warga binaan memperoleh ruang untuk terus belajar, memperbaiki diri, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Wachid menambahkan bahwa program pembinaan di Lapas Kelas I Cipinang terus diarahkan untuk menyentuh aspek pengetahuan, pembentukan karakter, dan penguatan nilai-nilai kehidupan.

“Tembok Lapas mungkin membatasi ruang gerak, tetapi tidak boleh membatasi ilmu pengetahuan dan harapan. Melalui Aula Bina Insan dan Komunitas Baca LENTERA, kami berupaya menghadirkan ruang tumbuh bagi warga binaan untuk menemukan kembali potensi terbaik dalam dirinya,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program pembinaan yang humanis, inklusif, dan berkelanjutan. Penguatan budaya literasi diharapkan dapat menjadi salah satu sarana efektif dalam mempersiapkan warga binaan menjadi pribadi yang lebih baik, mandiri, dan siap kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat.

☆🇮🇩❤️🇮🇩☆

Penulis : Redaksi

Editor : Juli ESP

Sumber Berita: Humas Bapas Jakbar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kelapasatunews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tembok Lapas Tak Halangi Ilmu: 1.000 Buku Dihibahkan untuk Warga Binaan Cipinang
Ketua Komisi XIII DPR RI Serahkan Bantuan Buku, Dorong Warga Binaan Terus Belajar
Dirjenpas: “Buku Adalah Sarana Penting Pembinaan dan Perubahan Diri Warga Binaan”
DPR RI Serahkan Hibah 1.000 Buku, Perkuat Budaya Literasi di Lingkungan Pemasyarakatan
Kepala Bapas Jakarta Barat Hadiri Penyerahan 1.000 Buku untuk Warga Binaan Lapas Cipinang
Di MI Nurul Huda, Bapas Jakbar Berikan Perhatian dan Bantuan kepada 13 Siswa Yatim Piatu
Bapas Kelas I Jakarta Barat Hadirkan Kemanusiaan Lewat Pemberian Santunan Anak Kurang Mampu
Jalin Kedekatan dengan Masyarakat, Bapas Jakarta Barat Kunjungi dan Beri Santunan ke Sekolah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 12:54 WIB

Wujud Kepedulian, DPR RI Dukung Program Literasi Pembinaan Warga Binaan

Kamis, 4 Juni 2026 - 12:52 WIB

Tembok Lapas Tak Halangi Ilmu: 1.000 Buku Dihibahkan untuk Warga Binaan Cipinang

Kamis, 4 Juni 2026 - 12:48 WIB

Ketua Komisi XIII DPR RI Serahkan Bantuan Buku, Dorong Warga Binaan Terus Belajar

Kamis, 4 Juni 2026 - 12:45 WIB

Dirjenpas: “Buku Adalah Sarana Penting Pembinaan dan Perubahan Diri Warga Binaan”

Kamis, 4 Juni 2026 - 12:42 WIB

DPR RI Serahkan Hibah 1.000 Buku, Perkuat Budaya Literasi di Lingkungan Pemasyarakatan

Berita Terbaru