Aktivitas Wna Di Bali Meningkat Dorong Penguatan Pengawasan Berbasis Komunitas Dan Desa Adat

- Redaktur

Rabu, 3 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bali kembali menjadi pusat perhatian seiring dengan meningkatnya aktivitas Warga Negara Asing (WNA) yang tersebar di berbagai kawasan wisata hingga lingkungan permukiman warga. Fenomena ini memunculkan kebutuhan mendesak akan sistem pengawasan yang lebih ketat dan terpadu, untuk mengantisipasi berbagai potensi pelanggaran hukum, penyalahgunaan izin tinggal, serta gangguan terhadap norma sosial dan adat istiadat yang menjadi identitas utama Pulau Dewata.

Kondisi ini menjadi perhatian serius berbagai pihak, termasuk tokoh masyarakat. I Made Andhika, S.Kom. (40), menyampaikan keprihatinannya terkait masih maraknya kasus pelanggaran yang melibatkan orang asing di Bali.

“Kita masih sering menjumpai kasus mulai dari penyalahgunaan visa, keterlambatan perpanjangan izin tinggal atau overstay, aktivitas kerja tanpa izin, pelanggaran aturan lalu lintas, hingga dugaan tindak kriminal dan kejahatan siber. Hal ini tentu menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, dan yang paling penting berisiko merusak citra Bali sebagai destinasi wisata berkelas dunia,” ujar Andhika.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melihat kompleksitas permasalahan tersebut, para pihak sepakat bahwa keberhasilan pengawasan tidak dapat hanya dibebankan pada aparat penegak hukum maupun instansi pemerintah semata. Lingkungan masyarakat dinilai memiliki peran yang sangat strategis dan menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan serta ketertiban wilayah. Oleh karena itu, keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan —mulai dari pengelola vila, guest house, hotel, pelaku usaha pariwisata, hingga warga setempat— menjadi kunci utama.

Sebagai langkah nyata memperkuat sistem pengawasan, para pemilik dan pengelola akomodasi pariwisata kini dihimbau untuk lebih disiplin dan aktif melaporkan data identitas serta keberadaan tamu asing yang menginap. Langkah administratif ini dianggap krusial untuk mempermudah proses pemantauan, pelacakan, hingga penanganan cepat apabila ditemukan aktivitas yang mencurigakan atau berindikasi melanggar hukum.

Selain pengelola usaha, peran pemangku adat juga menjadi sorotan utama. Andhika menekankan pentingnya kewaspadaan yang ditingkatkan dari para Bendesa Adat dan seluruh pemangku kepentingan pariwisata.

Baca Juga:  Tatap Muka Bersama FKUB, Kapolsek Kuta Kukuhkan Bansos Jelang Nataru

“Bendesa Adat dan pemangku kepentingan diharapkan peka dan waspada terhadap aktivitas orang asing yang dinilai menyimpang atau tidak sesuai dengan aturan yang berlaku. Pelaporan yang cepat, tepat, dan akurat terkait indikasi pelanggaran hukum maupun penyalahgunaan izin tinggal, sangat membantu aparat penegak hukum melakukan deteksi dini, penelusuran, hingga penindakan yang tepat sasaran demi mencegah gangguan keamanan yang lebih luas,” jelasnya.

Konsep pengawasan berbasis komunitas dan desa adat kini digadang-gadang menjadi solusi paling efektif untuk kondisi Bali saat ini. Masyarakat lokal dianggap sebagai pihak yang paling memahami seluk-beluk lingkungan dan dinamika aktivitas sehari-hari di wilayahnya. Dengan kepekaan tersebut, warga menjadi mata dan telinga yang paling andal untuk mendeteksi hal-hal yang janggal atau berpotensi melanggar aturan.

Di sisi lain, tingginya angka kasus yang melibatkan WNA belakangan ini juga menimbulkan kekhawatiran baru. Jika tidak segera ditangani, kondisi ini dikhawatirkan akan menurunkan tingkat kepercayaan wisatawan serta mencemarkan nama baik Bali di mata masyarakat internasional. Seluruh elemen masyarakat pun diajak untuk memiliki kepedulian yang sama, menjaga lingkungan agar terhindar dari citra negatif akibat maraknya aktivitas ilegal maupun kejahatan yang melintasi batas negara.

Harapan besar kini tertuju pada sinergi yang kuat antara pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga adat, pelaku usaha, dan masyarakat luas. Melalui kolaborasi ini, upaya pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas orang asing diharapkan dapat berjalan lebih optimal dan menyeluruh. Langkah-langkah preventif seperti edukasi, sosialisasi, serta peningkatan kesadaran bersama menjadi kunci utama untuk terus menjaga Bali tetap aman, tertib, dan nyaman sebagai destinasi pariwisata unggulan dunia yang tetap menjunjung tinggi nilai adat dan budaya.

Penulis : Redaksi

Editor : Juli ESP

Sumber Berita: Humas Polresta Denpasar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kelapasatunews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Ringankan Beban Korban, Yayasan Sosial Ummat Palapa Pecatu Salurkan Bantuan Tahap Kedua
Wujud Kepedulian, Yayasan Sosial Ummat Palapa Pecatu Bantu Korban Kebakaran Denpasar Barat
HUT ke-14 IWO Nasional dan 1 Tahun IWO Bali, Gubernur Koster Tegaskan Media Online Sangat Berperan Dalam Era Informasi Digital
Sinergi Tiga Pilar Amankan Peringatan Maulid Nabi, Masjid Agung Palapa Tekankan Pentingnya Akhlak Mulia
Khusyuk & Penuh Berkah, Masjid Agung Palapa Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H
Sinergi Pengawasan Konstruktif, Kemenkum Bali: “Pastikan Notaris Buleleng Tetap Profesional & Berintegritas”
Jalin Koordinasi & Pembinaan, Kakanwil Kemenkum Bali Kuatkan Pengawasan Notaris Bersama MPD Buleleng
Kemenkum Bali: “Perkuat Sinergi Pengawasan Notaris di Kabupaten Buleleng”
Berita ini 0 kali dibaca

Baca Juga

Jumat, 4 September 2026 - 17:41

Ringankan Beban Korban, Yayasan Sosial Ummat Palapa Pecatu Salurkan Bantuan Tahap Kedua

Selasa, 1 September 2026 - 16:08

Wujud Kepedulian, Yayasan Sosial Ummat Palapa Pecatu Bantu Korban Kebakaran Denpasar Barat

Senin, 31 Agustus 2026 - 03:47

HUT ke-14 IWO Nasional dan 1 Tahun IWO Bali, Gubernur Koster Tegaskan Media Online Sangat Berperan Dalam Era Informasi Digital

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:21

Sinergi Tiga Pilar Amankan Peringatan Maulid Nabi, Masjid Agung Palapa Tekankan Pentingnya Akhlak Mulia

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:16

Khusyuk & Penuh Berkah, Masjid Agung Palapa Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H

News Update