Ketum DPP GRANAT Apresiasi Keberhasilan Polri Ungkap dan Musnahkan Barang Bukti Narkoba

- Redaktur

Sabtu, 1 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Nasional Anti Narkotika (Ketum DPP GRANAT) Henry Yosodiningrat memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah Polri dalam mengungkap dan memusnahkan barang bukti narkotika dalam jumlah besar pada Rabu 29 Oktober 2025. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras dan pengorbanan panjang para personel di lapangan.

Henry menegaskan, pengungkapan kasus narkoba tidaklah mudah karena memiliki tingkat kesulitan yang tinggi, baik dari sisi operasi maupun taktik penyelidikan.

“Untuk diketahui oleh publik, pengungkapan kasus narkoba itu mempunyai tingkat kesulitan tersendiri. Kalau hari ini kita melihat pemusnahan dalam jumlah besar, itu bukan hasil temuan biasa, melainkan buah dari kerja panjang — pengintaian, penyamaran, bahkan kadang anggota harus menyamar seperti gelandangan dengan segala keterbatasan,” ujar Henry, Sabtu (1/11).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, di balik keberhasilan tersebut terdapat tantangan besar yang dihadapi aparat, mengingat sindikat narkoba beroperasi dengan modus yang terus berubah dan sistem yang sangat rapi.

Baca Juga:  Menkum RI Supratman: "Pemerintah Perkuat Transparansi & Keadilan Tata Kelola Royalti Musik"

“Yang dihadapi Polri ini adalah sindikat yang sistematis, konsepsional, dan selalu mengubah modus. Karena itu, saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada jajaran Polri. Bahkan, saya mengusulkan agar para anggota yang berprestasi di lapangan diberikan penghargaan, misalnya berupa kesempatan pendidikan atau pelatihan khusus,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Henry menegaskan komitmen GRANAT untuk terus mendukung langkah Polri dan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam memerangi penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba.

“GRANAT sejak awal berdirinya 26 tahun lalu selalu bermitra dengan Polri dan BNN. Kami akan terus memberikan dukungan penuh dan semangat kepada seluruh jajaran yang berjuang di garis depan,” tegasnya.

Ia menutup pernyataannya dengan pesan agar seluruh pihak tetap konsisten dalam pengabdian terhadap bangsa melalui pemberantasan narkoba.

“DPP GRANAT memberikan dukungan tinggi dan dorongan semangat bagi Polri untuk terus memberantas masuk dan peredaran gelap narkoba — sebagai bentuk pengabdian terhadap bangsa tanpa batas,” pungkas Henry Yosodiningrat.

Penulis : Redaksi

Editor : Juli ESP

Sumber Berita: Humas DPP GRANAT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kelapasatunews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Kematian Karumga Eks Jampidsus: “FRIC Desak Penyelidikan Transparan dan Tanpa Ditutupi”
Sebut Ketum PWOD: “Ini Jiwa Besar Penegak Hukum Hotman Paris Pilih Merunduk dari Ucapan Kontroversial ke Sikap Legowo”
Sebut Ketum PWOD: “Ini Jiwa Besar Penegak Hukum Hotman Paris Hutapea Pilih Merunduk dari Ucapan Kontroversial ke Ucapan Legowo”
Ketum FRIC Dian Surahman Tegaskan: “Penangkapan tak Butuh Restu Presiden, Hukum Berjalan Sesuai Aturan”
Tokoh Muslim Tionghoa: “Jembatan Kebangsaan yang tak Boleh Dulupakan” Lugas, Tajam, Berani Menatap Realitas Pluralisme Indonesia
Ikat Erat Pecalang dan Ojol Bersatu, Polri Perkuat Kamtibmas untuk Jaga Bali
Polri Kuatkan Kamtibmas, Satukan Pecalang & Ojol untuk Jaga Bali
Polri Perkuat Sabuk Kamtibmas, Pecalang dan Ojol Bersatu Jaga Bali
Berita ini 3 kali dibaca

Baca Juga

Senin, 27 Juli 2026 - 13:40

Kematian Karumga Eks Jampidsus: “FRIC Desak Penyelidikan Transparan dan Tanpa Ditutupi”

Selasa, 21 Juli 2026 - 00:03

Sebut Ketum PWOD: “Ini Jiwa Besar Penegak Hukum Hotman Paris Pilih Merunduk dari Ucapan Kontroversial ke Sikap Legowo”

Senin, 20 Juli 2026 - 23:51

Sebut Ketum PWOD: “Ini Jiwa Besar Penegak Hukum Hotman Paris Hutapea Pilih Merunduk dari Ucapan Kontroversial ke Ucapan Legowo”

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:00

Ketum FRIC Dian Surahman Tegaskan: “Penangkapan tak Butuh Restu Presiden, Hukum Berjalan Sesuai Aturan”

Sabtu, 18 Juli 2026 - 11:46

Tokoh Muslim Tionghoa: “Jembatan Kebangsaan yang tak Boleh Dulupakan” Lugas, Tajam, Berani Menatap Realitas Pluralisme Indonesia

News Update