Ketua Umum (Ketum) Fast Respon Indonesia Center (FRIC) Dian Surahman menyampaikan pandangan penting mengenai arah dan esensi keberadaan organisasi dalam pertemuan internal yang berlangsung hari ini, pada Jumat (05/06/2026). Dalam pernyataannya, dirinya menegaskan bahwa FRIC bukanlah sekadar wadah yang memiliki banyak anggota namun tidak memiliki tujuan, nilai, atau kegiatan yang nyata.
“Organisasi kita ini adalah milik kita bersama. Intinya, FRIC harus menjadi rumah yang ramai dan ada isinya—bukan hanya ramai karena banyak orang yang tergabung, namun kosong tanpa makna, tanpa kegiatan yang bermanfaat, dan tanpa hasil yang nyata bagi masyarakat maupun anggotanya,” ujar Ketum FRIC.
Pernyataan ini menegaskan komitmen organisasi untuk memastikan setiap elemen dan keanggotaan memiliki peran, kontribusi, dan tujuan yang jelas. FRIC bertekad untuk menambah dan mengisi program kerja yang relevan, aksi yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta nilai-nilai yang menyatukan seluruh anggotanya dalam satu tujuan bersama.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Ketum, prinsip ini menjadi landasan agar FRIC dapat tumbuh menjadi organisasi yang tidak hanya dikenal secara luas, tetapi juga diakui manfaatnya. “Kami ingin memastikan bahwa setiap langkah yang diambil, setiap kegiatan yang dilaksanakan, dan setiap keputusan yang diambil selalu bertujuan untuk menjadikan rumah bersama ini penuh dengan manfaat, semangat, dan hasil yang nyata,” tambah Dian.
Pernyataan ini disampaikan sebagai arahan bagi seluruh jajaran pengurus dan anggota FRIC untuk terus bekerja sama, berpartisipasi aktif, dan mengisi keberadaan organisasi dengan kontribusi yang bermakna, sehingga FRIC tetap menjadi wadah yang hidup, berkembang, dan memberikan dampak positif bagi Indonesia.
Lebih jauh lagi, Dian sampaikan agar kita lebih lagi jaga persatuan dan kesatuan dan lebih kompak lagi dari sebelumnya guna kita bisa lebih lagi berdampak dan terasa di masyarakat.
Penulis : Redaksi
Editor : Juli ESP
Sumber Berita: Humas FRIC Pusat






