“Hari yang Tak Terlupakan Wartawan di Pelapuan: “Kehabisan Bensin, Dikejar Anjing, Diselamatkan Warga, dan Dapat Kopi Penenang”

- Redaktur

Jumat, 6 November 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buleleng – Menjadi wartawan lapangan sering kali berarti siap menghadapi situasi tak terduga. Namun, pengalaman Heru saat meliput di Desa Pelapuan, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng, pada Jumat (6/11/2026) sekitar pukul 12.00 WITa, tampaknya akan menjadi salah satu catatan perjalanan jurnalistik yang paling berkesan sekaligus menghibur.

Berangkat dengan semangat mencari informasi hingga ke pelosok desa, Heru justru dihadapkan pada kejadian di luar rencana. Bukannya langsung menemukan narasumber penting, ia malah kehabisan bahan bakar di tengah perjalanan. Saat menghentikan sepeda motornya, situasi mendadak berubah. Seekor anjing tiba-tiba menggonggong dengan suara keras, dan gonggongan itu semakin menjadi-jadi sebelum Heru sempat mencari tahu asalnya.

Naluri bertahan hidup pun mengambil alih tugas jurnalistik. Heru lari terbirit-birit meninggalkan sepeda motornya. Tidak ada lagi kamera, catatan wawancara, apalagi pertanyaan 5W1H yang sempat dipersiapkan. Yang ada hanya satu tujuan: menyelamatkan diri dari kejaran anjing.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pelariannya, Heru melewati rumah warga Gede Sumertayasa. Melihat Heru berlari kalang kabut, Gede langsung berteriak memanggil dan berusaha menolong. Heru pun berhasil mencapai tempat aman. Setelah situasi tenang, ia diajak singgah ke rumah Gede Sumertayasa, di mana ia dibuatkan secangkir kopi untuk menenangkan diri setelah kejadian yang membuat jantungnya berdegup kencang.

Dengan wajah yang masih menyimpan ketegangan, Heru menyampaikan rasa terima kasihnya kepada sang penolong.

“Terima kasih Pak Gede Sumertayasa yang telah menyelamatkan saya. Nyawa saya tinggal lagi satu,” ucap Heru dengan nada penuh dramatis.

Baca Juga:  Lampu Biru di Tengah Malam, Polsek Denpasar Barat Rutin Patroli Wilayah hingga Dinihari

Ucapan itu pun menggambarkan betapa menegangkan pengalaman yang baru saja ia lalui. Entah seberapa cepat ia berlari saat itu, yang jelas, mungkin atlet lari pun perlu mempertimbangkan Heru sebagai pesaing baru.

Namun, petualangan Heru ternyata belum selesai. Dalam perjalanan mencari berita, ia juga bertemu seseorang yang diduga mengalami gangguan kejiwaan. Anehnya, orang tersebut justru meminta agar dirinya diberitakan karena merasa sehat walafiat. Bahkan, ia sempat menyanyikan lagu “Aku masih seperti yang dulu.”

Heru pun kembali dibuat bingung. Berangkat mencari berita tentang kehidupan masyarakat, malah mendapatkan permintaan dari seseorang yang ingin namanya masuk pemberitaan.

Perjalanan di Pelapuan hari itu akhirnya menyuguhkan cerita lengkap: kehabisan bensin, dikejar anjing, diselamatkan warga, disuguhi kopi, hingga bertemu calon narasumber yang meminta dirinya diberitakan.

Inilah suka duka wartawan lapangan. Ada kalanya harus mengejar narasumber, menghadapi pejabat yang sulit dikonfirmasi, dan mengejar fakta. Namun bagi Heru, Jumat siang itu memberikan pelajaran baru: jangan pernah meremehkan gonggongan anjing, sebab satu gonggongan bisa membuat seorang wartawan melupakan seluruh agenda liputannya.

Dan yang tidak kalah penting, secangkir kopi dari Pak Gede Sumertayasa hari itu mungkin menjadi kopi paling nikmat sepanjang perjalanan jurnalistik Heru.

Salam satu pena, tetapi kalau ada anjing mengejar, lari dulu, berita belakangan!

Penulis: Gede Sumertayasa, S.H.
Editor: JESP.
Pewarta: Juli.

Penulis : Redaksi

Editor : Juli ESP

Sumber Berita: Gede S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kelapasatunews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Wakapolda Bali Rangkul Pencari Kerja dan Pelaku Usaha Lewat Tatap Muka
Operasi Patuh Agung 2026 Tindak Kendaraan Tidak Sesuai Standar serta Edukasi Pengendara
Pererat Sinergitas dengan DMI, Kapolda Bali Ajak Bersama Jaga Kerukunan dan Kamtibmas
Wakapolda Bali Pimpin Sidang Kelulusan Seleksi PAG T.A. 2026 dan SBP T.A. 2027
Penuh Keakraban, Kapolda Bali Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat Lewat Kumpul Bersama
Dirlantas Polda Bali : Jadikan Momentum Pelayanan Humanis kepada Masyarakat Dalam Operasi Patuh Agung 2026
Polda Bali Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Teguhkan Semangat Persatuan dan Pengabdian kepada Bangsa*
Adanya Perjanjian Novasi dan Pengakuan Utang, Kuasa Hukum: Polres Metro Bekasi Dianggap Abaikan Fakta Hukum
Berita ini 0 kali dibaca

Baca Juga

Jumat, 6 November 2026 - 04:15 WIB

“Hari yang Tak Terlupakan Wartawan di Pelapuan: “Kehabisan Bensin, Dikejar Anjing, Diselamatkan Warga, dan Dapat Kopi Penenang”

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:07 WIB

Wakapolda Bali Rangkul Pencari Kerja dan Pelaku Usaha Lewat Tatap Muka

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:05 WIB

Operasi Patuh Agung 2026 Tindak Kendaraan Tidak Sesuai Standar serta Edukasi Pengendara

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:04 WIB

Pererat Sinergitas dengan DMI, Kapolda Bali Ajak Bersama Jaga Kerukunan dan Kamtibmas

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:01 WIB

Wakapolda Bali Pimpin Sidang Kelulusan Seleksi PAG T.A. 2026 dan SBP T.A. 2027

News Update