Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali menerima kunjungan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Mahasiswa Fakultas Hukum (FH) Universitas Semarang pada Kamis (23/4) di Ruang Darmawangsa. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara dunia akademik dan instansi pemerintah dalam meningkatkan pemahaman praktis di bidang hukum.
Kunjungan tersebut dipimpin oleh Dosen Pendamping, Dr. Dedy Suwandi, dan diterima langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali, Eem Nurmanah, didampingi jajaran pimpinan, antara lain Kepala Divisi Pelayanan Hukum, I Wayan Redana; Kepala Divisi Peraturan Perundang-Undangan dan Pembinaan Hukum, Mustiqo Vitra Ardhiansyah; serta Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, I Nengah Sukadana.
Dalam sambutannya, Dr. Dedy Suwandi menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan oleh Kanwil Kemenkum Bali. Ia berharap kegiatan ini mampu memberikan wawasan dan pengalaman nyata kepada para mahasiswa, sehingga dapat memperkaya pemahaman mereka dalam mengaplikasikan ilmu hukum di tengah masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali, Eem Nurmanah, memaparkan perkembangan terbaru terkait transformasi kelembagaan Kementerian Hukum pasca pembentukan Kabinet Merah Putih. Ia menjelaskan bahwa Kementerian Hukum dan HAM kini telah bertransformasi menjadi tiga entitas, yakni Kementerian Hukum, Kementerian Hak Asasi Manusia, serta Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, yang berada di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan.
Lebih lanjut, ia menegaskan peran strategis Kantor Wilayah dalam menjalankan tugas Kementerian Hukum di daerah.
“Kanwil Kemenkum memiliki fungsi penting sebagai penghubung antara kebijakan pemerintah pusat dengan implementasi di daerah. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin membuka ruang pembelajaran langsung bagi mahasiswa agar memahami bagaimana hukum diimplementasikan secara nyata,” ujar Eem Nurmanah.
Ia juga mendorong para mahasiswa untuk memanfaatkan layanan digital melalui SuperApp PASTI sebagai sarana akses informasi hukum yang cepat dan terintegrasi. Selain itu, diperkenalkan pula inovasi unggulan Artha Karya, yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi berbasis kekayaan intelektual bagi penyandang disabilitas sebagai wujud komitmen terhadap inklusivitas.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh para Penyuluh Hukum, yakni Putu Sumiasi dan Kadek De Adnyana, yang membahas berbagai aspek layanan hukum serta peran penyuluhan hukum di masyarakat. Antusiasme mahasiswa terlihat dalam sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif.
Sebagai penutup, rombongan mahasiswa diajak mengunjungi ruang pelayanan publik Kanwil Kemenkum Bali untuk melihat secara langsung berbagai layanan hukum yang tersedia bagi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Kanwil Kemenkum Bali berharap dapat terus memperkuat kolaborasi dengan institusi pendidikan serta berkontribusi dalam mencetak generasi hukum yang kompeten, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Penulis : Redaksi
Editor : Juli ESP
Sumber Berita: Humas Kemenkum Bali






