Kebakaran hebat melanda gudang bahan baku mebel sekaligus mess karyawan milik CV. Faradiba Furniture di Jalan Kebo Iwa Utara, Gang Batu Kapur No. 40 X, Br. Batu Kandik, Desa Padangsambian Kaja, Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar, pada Sabtu (18/4/2026) sekitar pukul 18.00 Wita.
Peristiwa tersebut menghanguskan gudang berisi kayu bahan baku dan mebel jadi, serta bangunan mess karyawan yang terdiri dari 19 kamar. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun satu orang karyawan mengalami luka bakar dan harus menjalani perawatan medis.
Pemilik usaha, Haikal Brahma (36), langsung mendapat laporan dari karyawan saat api pertama kali terlihat membesar dari area belakang gudang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan keterangan saksi, Ahmad Fauzi (26), api pertama kali terlihat sekitar pukul 18.00 Wita saat dirinya sedang duduk di depan kamar rekan kerjanya. Ia melihat kobaran api besar muncul dari area tempat pengelasan di bagian belakang.
“Saya langsung menghubungi bos dan memberitahu ada kebakaran, lalu meminta agar segera menghubungi pemadam. Saya juga sempat ke kantor pemadam kebakaran untuk melapor langsung,” ujarnya.
Upaya pemadaman awal sempat dilakukan oleh para karyawan menggunakan selang air dan alat pemadam api ringan (APAR), namun api dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan. Dalam kondisi darurat tersebut, saksi sempat menyelamatkan satu unit sepeda motor Yamaha Vixion milik karyawan, sementara kendaraan lainnya tidak sempat diselamatkan.
Saksi lainnya, Fadlil Kirom (38), mengatakan bahwa saat keluar dari kamar mess, api sudah dalam kondisi besar dan membakar tumpukan kayu serta mebel di gudang belakang.
“Kami sempat mencoba memadamkan api dengan APAR, tapi tidak berhasil. Api cepat sekali membesar,” katanya.
Ia juga menambahkan bahwa mess karyawan ikut terdampak kebakaran, sehingga barang-barang pribadi yang berada di dalam kamar tidak sempat diselamatkan.
Sementara itu, Devi Putri (30) menyebutkan bahwa saat kejadian sudah tidak ada aktivitas produksi di lokasi, karena operasional perusahaan berlangsung dari pukul 08.00 hingga 17.00 Wita.
“Pada saat kejadian, kegiatan sudah selesai. Barang yang terbakar berupa kayu bahan baku dan mebel yang disimpan di gudang. Untuk mesin produksi belum sempat dicek,” jelasnya.
Sebanyak 10 unit mobil pemadam kebakaran dari Kota Denpasar dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan penanganan kebakaran.
Akibat peristiwa tersebut, satu orang karyawan bernama Rudi Setyawan (31) mengalami luka bakar sekitar 9 persen pada bagian lengan kanan, lengan kiri, pergelangan tangan kanan, jari tangan, serta pipi kiri. Korban langsung dievakuasi menggunakan ambulans BPBD Kota Denpasar ke RSUD Wangaya untuk mendapatkan perawatan medis.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Sementara itu, jumlah kerugian material yang ditimbulkan belum dapat dipastikan.
Penulis : Redaksi
Editor : Juli ESP
Sumber Berita: Masyarakat Setempat






