Menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah / 2026 Masehi, jajaran Polres Pidie memperkuat sinergitas dan kolaborasi strategis dengan elemen masyarakat guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman, damai, dan kondusif. Hal ini dibuktikan dengan kehadiran langsung dua Pejabat Utama (PJU) Polres Pidie, yakni Kasat Intelkam IPTU Bustamam, S.E., dan Kasat Reskrim IPTU Mirzan, S.H., M.Si., dalam kegiatan silaturahmi dan dialog bersama tokoh masyarakat serta warga di wilayah Kabupaten Pidie, Senin (25/05/2026).
Kedua perwira tersebut tampak luwes berbaur dan berinteraksi akrab dengan warga, menerapkan pendekatan humanis dan persuasif sebagai wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk mempererat komunikasi, membangun kepercayaan publik, serta menyerap aspirasi masyarakat menjelang momen hari besar keagamaan yang identik dengan meningkatnya aktivitas warga.
Dalam kesempatannya, Kasat Intelkam IPTU Bustamam menegaskan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Pidie merupakan tanggung jawab bersama, yang tidak dapat dipikul sendirian oleh pihak kepolisian. Oleh karena itu, pendekatan yang dilakukan senantiasa mengedepankan pelayanan yang presisi, manusiawi, dan berbasis pada kebersamaan dengan seluruh elemen bangsa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Membangun dan menjaga keamanan di Pidie tidak bisa dilakukan sendiri oleh kepolisian. Diperlukan kebersamaan yang erat serta pelayanan yang humanis dan presisi kepada masyarakat agar tujuan bersama menciptakan rasa aman dapat tercapai,” tegas IPTU Bustamam.
Menjelang perayaan Idul Adha, di mana mobilitas dan interaksi masyarakat cenderung meningkat, kedua pejabat tersebut mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut aktif menjaga ketertiban lingkungan. Hal ini dimaksudkan agar pelaksanaan ibadah kurban dan berbagai rangkaian kegiatan keagamaan dapat berjalan dengan khidmat, aman, dan damai tanpa gangguan apa pun.
Diskusi yang berlangsung hangat tersebut juga menyoroti dua isu strategis yang menjadi perhatian utama, yaitu ketahanan pangan dan penguatan syariat Islam. Terkait ketahanan pangan, masyarakat didorong untuk memanfaatkan lahan produktif guna mendukung ketersediaan bahan pokok, serta berperan aktif menjaga stabilitas distribusi dan harga kebutuhan pokok menjelang hari raya.
Sementara itu, dalam konteks penguatan syariat Islam, Kasat Reskrim IPTU Mirzan menegaskan bahwa penegakan hukum di wilayah Pidie akan terus dilakukan secara konsisten, namun tetap mengedepankan pendekatan edukatif, persuasif, serta penuh kehati-hatian. Langkah ini diambil guna menyeimbangkan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dengan penghormatan tinggi terhadap nilai-nilai kearifan lokal dan adat istiadat yang hidup di masyarakat Pidie.
Kehadiran langsung kedua pejabat utama ini mendapatkan apresiasi tinggi dari tokoh masyarakat setempat, Suryadi Djamil, S.Sos., M.I.Kom., atau yang akrab disapa Om Sur. Menurutnya, pendekatan terbuka dan humanis yang ditunjukkan oleh jajaran Polres Pidie memberikan rasa tenang dan aman bagi warga, khususnya dalam menghadapi momen hari besar keagamaan.
“Kehadiran mereka langsung turun ke tengah masyarakat membuat kami merasa lebih tenang dan terlindungi. Pendekatan yang dibangun sangat terbuka, akrab, dan penuh rasa kekeluargaan, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian semakin kuat,” ungkap Om Sur dengan apresiasi.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Polres Pidie dalam menjaga stabilitas wilayah, mempererat tali silaturahmi, dan memastikan keamanan serta kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah dan aktivitasnya sepanjang masa.
Penulis : Redaksi
Editor : Juli ESP
Sumber Berita: Humas Polres Pidie






