Ketua DPC FRIC Cirebon Raya Suwardi: “Anak Butuh Arah, Bukan Sekadar Akses di Era Digital”

- Redaktur

Sabtu, 18 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, perhatian terhadap pola asuh anak menjadi semakin krusial. Ketua DPC Fast Respon Indonesia Center (FRIC) Cirebon Raya, Suwardi, menegaskan bahwa anak-anak tidak cukup hanya diberikan akses terhadap teknologi, tetapi juga membutuhkan batasan serta arahan yang jelas agar dapat tumbuh secara sehat dan bertanggung jawab, pada Sabtu (18/04/2026).

Menurut Suwardi, ruang digital bukanlah ruang tanpa aturan. Justru di dalamnya terdapat berbagai potensi risiko yang dapat memengaruhi tumbuh kembang anak, baik dari sisi psikologis, sosial, maupun moral. Oleh karena itu, peran orang tua dan lingkungan menjadi sangat penting dalam mendampingi anak saat bersentuhan dengan dunia digital.

“Anak butuh batas, bukan sekadar akses. Kebebasan tanpa arahan di era digital justru dapat membawa dampak negatif. Di sinilah kehadiran kita sebagai orang tua, pendidik, dan masyarakat sangat dibutuhkan, bukan hanya memberi fasilitas, tetapi juga memberikan bimbingan,” ujar Suwardi.

Ia menambahkan, pendampingan yang aktif dan komunikasi yang terbuka menjadi kunci utama agar anak mampu memahami mana yang baik dan mana yang berisiko di dunia digital. Dengan demikian, anak tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga individu yang cerdas dan bijak dalam memanfaatkannya.

Suwardi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan digital yang aman dan edukatif bagi generasi muda. Hal ini dinilai penting sebagai bagian dari upaya menjaga masa depan bangsa.

“Dengan arahan yang tepat, anak-anak kita akan tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga memiliki karakter kuat dan mampu menghadapi tantangan zaman,” tambahnya.

Melalui semangat tunas bangsa, Suwardi berharap kesadaran kolektif ini dapat terus diperkuat, sehingga anak-anak Indonesia dapat tumbuh aman, cerdas, dan siap menghadapi dunia digitalisasi dengan bijak.

(***)

Penulis : Redaksi

Editor : Juli ESP

Sumber Berita: Humas FRIC Cirebon Kota

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kelapasatunews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Polres Kuningan Gempur Peredaran Narkoba: 12 Tersangka Diringkus, Ratusan Juta Rupiah Barang Bukti Disita
Jember Darurat Korupsi: Empat Laporan Dugaan Penyalahgunaan APBD dan Aset Daerah “Desak Kejagung Turun Tangan”
Empat Kunci Sukses dalam Hidup: “Perjalanan Panjang Menuju Keberhasilan”
Penyerahan Bantuan Kursi Roda dan Tongkat, Polres Pidie Tebar Kepedulian Sambut Hari Bhayangkara ke-80
Hakan Tekankan Perubahan Undang-Undang Kewarganegaraan Nomor 12 Tahun 2006
Sinergi Satlantas Bersama Petani dan Dinas Pertanian Rawat Tanaman Jagung
Polres Bondowoso Gelar Bakkes: “Khitanan Massal dan Cek Kesehatan Gratis, Rangkaian Hari Bhayangkara”
Berantas Peredaran Sabu, Satresnarkoba Polres Muaro Jambi Amankan Tiga Tersangka: “Beda Lokasi”
Berita ini 0 kali dibaca

Baca Juga

Selasa, 14 Juli 2026 - 06:33

Polres Kuningan Gempur Peredaran Narkoba: 12 Tersangka Diringkus, Ratusan Juta Rupiah Barang Bukti Disita

Sabtu, 4 Juli 2026 - 07:06

Jember Darurat Korupsi: Empat Laporan Dugaan Penyalahgunaan APBD dan Aset Daerah “Desak Kejagung Turun Tangan”

Kamis, 2 Juli 2026 - 03:30

Empat Kunci Sukses dalam Hidup: “Perjalanan Panjang Menuju Keberhasilan”

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:01

Penyerahan Bantuan Kursi Roda dan Tongkat, Polres Pidie Tebar Kepedulian Sambut Hari Bhayangkara ke-80

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:44

Hakan Tekankan Perubahan Undang-Undang Kewarganegaraan Nomor 12 Tahun 2006

News Update