Sidang Kasus Penganiayaan Prada Lucky Chepril Sapitra Nemo di Dilmil III-15 Kupang

- Redaktur

Selasa, 4 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Jumpa Pers, Danrem 161/WS, Brigjen TNI Hendro Cipto.

Foto: Jumpa Pers, Danrem 161/WS, Brigjen TNI Hendro Cipto.

Foto: Jumpa Pers, Danrem 161/WS, Brigjen TNI Hendro Cahyono. (Red/Pemrem 161/WS/04-11-2025).

Persidangan kasus dugaan penganiayaan berantai yang mengakibatkan kematian Prajurit Dua (Prada) Lucky Chepril Saputra Namo terus bergulir di Pengadilan Militer (Dilmil) III-15 Kupang. Agenda sidang kali ini menghadirkan sejumlah saksi untuk dimintai keterangan dalam proses pencarian keadilan.

Ruang sidang tampak dipadati oleh keluarga korban, termasuk ayah almarhum, Pelda Chrestian Namo, serta ibu korban, Sepriana Paulina Mirpey, dan pihak keluarga lainnya yang datang memberikan dukungan moral dan berharap kasus ini dapat diusut hingga tuntas.
“Ibu hanya berharap, semua pelaku jujur dan keadilan benar-benar ditegakkan,” ungkap Sepriana dengan haru usai persidangan.

Namun, di tengah proses hukum yang sedang berjalan, pernyataan Pelda Chrestian Namo di sejumlah media televisi menjadi sorotan publik. Dalam pernyataannya, yang bersangkutan menyebut tidak mempercayai pengadilan di lingkungan militer serta merasa tidak mendapatkan akses informasi dari satuannya terkait perkembangan kasus anaknya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi hal tersebut, Komandan Korem (Danrem) 161/Wira Sakti Brigjen TNI Hendro Cahyono memberikan klarifikasi resmi di hadapan media, pada Selasa (04/11/2025). Danrem menegaskan bahwa proses hukum terhadap kasus kematian Prada Lucky berjalan transparan dan sesuai ketentuan hukum militer yang berlaku.

“Proses sidang sudah berjalan di Pengadilan Militer III-15 Kupang dengan agenda pemeriksaan saksi. Saya sebagai pimpinan wilayah terus memantau jalannya persidangan dan memastikan penegakan hukum dilaksanakan sesuai aturan,” tegas Brigjen TNI Hendro Cahyono.

Danrem juga menekankan pentingnya disiplin dan etika prajurit dalam setiap tindakan, termasuk saat menghadapi situasi sulit.

“Kami selalu menekankan kepada seluruh prajurit untuk memegang teguh disiplin dan etika kehidupan keprajuritan. Saya juga mengimbau kepada rekan-rekan media agar lebih selektif dalam pemberitaan, supaya tidak menimbulkan persepsi negatif terhadap proses hukum yang sedang berjalan,” ujarnya.

Baca Juga:  Peningkatan Akses Jalan TMMD 129 Kodim Belu Mulai Dikerjakan: "Alat Berat & Pasukan Dikeeahkan"

Terkait Pelda Chrestian, Danrem menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari Dandim 1627/Rote Ndao mengenai dugaan pelanggaran disiplin yang dilakukan oleh yang bersangkutan.

“Saya sudah menerima laporan dari Dandim 1627/Rote Ndao bahwa Pelda Chrestian diduga melakukan pelanggaran disiplin keprajuritan. Saat ini sedang kita dalami dan akan ditindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku, dalam waktu dekat kita lihat laporan apa yang akan di sampaikan oleh komandan Kodim,” tegas Danrem.

Lebih lanjut, Brigjen TNI Hendro Cahyono menegaskan bahwa seluruh proses penyelidikan hingga penyerahan berkas perkara kepada Oditur Militer telah dilakukan secara terbuka.

“Tidak benar kalau dikatakan Pelda Chrestian tidak mendapat informasi. Yang bersangkutan sudah dua kali kami panggil ke Korem untuk diberikan penjelasan. Semua proses, mulai dari penyelidikan hingga penyerahan berkas ke Oditur Militer, berjalan transparan. Kami bahkan hadir langsung dalam prosesi pemakaman almarhum sebagai bentuk empati dan tanggung jawab moral,” tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Danrem 161/Wira Sakti juga didampingi sejumlah pejabat utama Korem 161/WS, antara lain Kasrem 161/WS, Kasi Intel, Kasiops, Kasiter, Dandenpom Kupang, Pasi Intel, serta Kapenrem 161/WS.

Dengan demikian, baik Danrem 161/Wira Sakti maupun Kodam IX/Udayana menegaskan posisi tegas dan terbuka dalam penanganan kasus ini. Seluruh proses hukum akan terus dikawal hingga tuntas, sebagai bentuk komitmen TNI dalam menjunjung tinggi keadilan dan kehormatan institusi.

Penulis : Redaksi

Editor : Juli ESP

Sumber Berita: Penrem 161/WS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kelapasatunews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Wujud Kepedulian Nyata, Kodam IX/Udayana Kerahkan Personil hingga Armada Pemadam Bantu Warga Terdampak Kebakaran
Hadir untuk Korban Bencana, Kodam IX/Udayana Pastikan Evakuasi & Penanganan Kebakaran Berjalan Cepat
Bahu Membahu Padamkan Api, Sinergitas Kodam IX/Udayana bersama Pemerintah Daerah Cegah Kebakaran Meluas
Dukung Penanganan Kebakaran, Empat Mobil Damkar Bantuan Kasad Diperkuatkan Kodam IX/Udayana di Denpasar
Cepat Tanggapi Bencana, Kodam IX/Udayana Turunkan Personil & 4 Unit Mobil Pemadam ke Lokasi Kebakaran
Wujud Kepedulian, Yayasan Sosial Ummat Palapa Pecatu Bantu Korban Kebakaran Denpasar Barat
HUT ke-14 IWO Nasional dan 1 Tahun IWO Bali, Gubernur Koster Tegaskan Media Online Sangat Berperan Dalam Era Informasi Digital
Semarak HUT ke-81 RI, Turnamen Padel Piala Pangdam IX/Udayana Cup 2026 Berakhir Aman, Tertib & Lancar
Berita ini 5 kali dibaca

Baca Juga

Kamis, 3 September 2026 - 14:10

Wujud Kepedulian Nyata, Kodam IX/Udayana Kerahkan Personil hingga Armada Pemadam Bantu Warga Terdampak Kebakaran

Kamis, 3 September 2026 - 14:03

Bahu Membahu Padamkan Api, Sinergitas Kodam IX/Udayana bersama Pemerintah Daerah Cegah Kebakaran Meluas

Kamis, 3 September 2026 - 14:01

Dukung Penanganan Kebakaran, Empat Mobil Damkar Bantuan Kasad Diperkuatkan Kodam IX/Udayana di Denpasar

Kamis, 3 September 2026 - 13:58

Cepat Tanggapi Bencana, Kodam IX/Udayana Turunkan Personil & 4 Unit Mobil Pemadam ke Lokasi Kebakaran

Selasa, 1 September 2026 - 16:08

Wujud Kepedulian, Yayasan Sosial Ummat Palapa Pecatu Bantu Korban Kebakaran Denpasar Barat

News Update