KelaPASatuNEWS – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Denpasar menggelar Workshop Kelompok Layanan Bimbingan Integrasi (Kelayan Binter) dan Forum Integrasi Sosial (FORIS) di Kantor Lurah Baler Bale Agung, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, pada Jumat (02/10/2026). Mengusung tema “Satukan Langkah Menuju Keberhasilan Reintegrasi”, kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi Bapas bersama pemerintah dan stakeholder dalam mendukung proses reintegrasi sosial Klien Pemasyarakatan.
Kegiatan dihadiri Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bali, Dr. Andi Wijaya Rivai, Lurah Baler Bale Agung, perwakilan TNI melalui Babinsa, perwakilan Polri melalui Bhabinkamtibmas, Kementerian Agama Kabupaten Jembrana, Dinas Sosial Kabupaten Jembrana, Kepala Bidang PK Kanwil Ditjenpas Bali, Kepala Rutan Kelas IIB Negara, Pembimbing Kemasyarakatan, serta jajaran Bapas Denpasar. Susunan kegiatan mencakup laporan Kepala Bapas, sambutan Kakanwil sekaligus pembukaan, penyampaian materi Kelayan Binter dan FORIS, serta diskusi bersama peserta.
Kelayan Binter merupakan wadah kolaborasi antara Bapas dengan pemerintah daerah, dunia usaha, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, keluarga, serta berbagai pemangku kepentingan dalam memberikan dukungan, pendampingan, pemberdayaan, dan penguatan bagi Klien Pemasyarakatan. Sementara FORIS menjadi ruang untuk memperluas komunikasi dan sinergi dalam mendukung proses reintegrasi sosial.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Bapas Kelas I Denpasar I Kadek Dedy Wirawan Arintama menyampaikan bahwa keberhasilan reintegrasi membutuhkan dukungan dari berbagai unsur, tidak hanya Bapas.
“Reintegrasi sosial tidak dapat berjalan sendiri. Bapas membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari pemerintah, masyarakat, serta stakeholder lainnya agar Klien Pemasyarakatan mendapatkan ruang untuk kembali berperan secara positif di tengah masyarakat. Melalui Kelayan Binter dan FORIS, kami ingin membangun kolaborasi tersebut secara lebih terarah dan berkelanjutan,” ujar Kadek Dedy.
Dalam kesempatan tersebut, Kakanwil Ditjenpas Bali, Dr. Andi Wijaya Rivai menekankan pentingnya membangun sinergi agar proses reintegrasi dapat didukung secara bersama-sama oleh seluruh unsur terkait.
“Keberhasilan reintegrasi sosial membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Karena itu, Kelayan Binter dan FORIS harus menjadi ruang kolaborasi yang mampu menghubungkan Bapas dengan pemerintah, masyarakat, dan stakeholder lainnya dalam memberikan dukungan kepada Klien Pemasyarakatan,” ungkap Andi Wijaya.
Pemilihan Kelurahan Baler Bale Agung sebagai lokasi kegiatan turut mempertimbangkan keberadaan Klien Pemasyarakatan yang cukup banyak di wilayah tersebut serta dukungan pemerintah setempat terhadap kolaborasi reintegrasi sosial.
Melalui workshop tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai peran Kelayan Binter dan FORIS serta pentingnya membangun jejaring dukungan di tingkat wilayah. Diskusi juga menjadi ruang untuk mengidentifikasi bentuk kolaborasi yang dapat dikembangkan dalam mendukung kebutuhan Klien Pemasyarakatan.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam memperkuat jejaring reintegrasi sosial di Kabupaten Jembrana. Dengan sinergi yang dibangun bersama, keberadaan Kelayan Binter dan FORIS diharapkan mampu membuka lebih banyak ruang dukungan bagi Klien Pemasyarakatan untuk kembali menjalankan peran sosialnya secara positif di tengah masyarakat.
Penulis : Redaksi
Editor : Juli ESP
Sumber Berita: Humas Bapas Denpasar



