POLRES KLUNGKUNG Melindungi, Mengayomi dan Melayani Masyarakat~Polisi Bersama Masyarakat~Respon Cepat 📞 110 ≈ Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Klungkung, AKBP Mikael Hutabarat, S.H., S.I.K., M.H., memimpin langsung kegiatan Jumat Keliling (Jumling) yang dilaksanakan di Masjid Al-Rayyan, Pondok Pesantren Diponegoro, Jalan Gajah Mada No. 60 A, Semarapura Kangin, Kabupaten Klungkung, pada Jumat (6/11/2026), pukul 12.40 hingga 13.45 WITA.
Kehadiran Kapolres Klungkung beserta jajaran disambut hangat oleh Pimpinan Ponpes Diponegoro, Ketua MUI Kabupaten Klungkung, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Klungkung. Turut hadir dalam kegiatan ini Wakapolres Klungkung, Kapolsek Klungkung, serta para pejabat utama di lingkungan Polres Klungkung, pengurus yayasan, guru, dan para santri Ponpes Diponegoro.
Dalam sambutannya, Ketua MUI Kabupaten Klungkung menyampaikan selamat datang sekaligus harapan agar kehadiran kepolisian dapat memberikan motivasi dan semangat bagi 124 santri yang menuntut ilmu di satu-satunya pondok pesantren di Kabupaten Klungkung ini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, Ustad Munawir selaku Pimpinan Ponpes Diponegoro menjelaskan bahwa para santri berasal dari berbagai wilayah di Bali. Melalui kunjungan ini, pihaknya berharap para santri memperoleh wawasan kebangsaan dan pemahaman bernegara yang lebih luas, sehingga kelak dapat berkontribusi aktif dalam pembangunan bangsa.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Klungkung juga menyampaikan apresiasi yang tinggi. Menurutnya, kunjungan ini adalah bukti nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. Pondok pesantren memegang peran strategis dalam pembentukan karakter dan moral generasi muda, sehingga sinergitas antarinstansi sangat diperlukan guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.
Dalam arahannya, Kapolres Klungkung menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Keliling merupakan agenda rutin yang bertujuan menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), menyerap aspirasi, serta membangun komunikasi yang harmonis dengan berbagai elemen masyarakat.
“Pondok pesantren adalah benteng moral yang sangat penting dalam membentuk karakter generasi muda,” ujar Kapolres.
Pada kesempatan tersebut, Kapolres juga memberikan pemahaman kepada para santri mengenai bahaya perundungan atau bullying, dampak negatif yang ditimbulkan, serta mengajak seluruh santri untuk bersama-sama mencegah dan menghentikan segala bentuk perundungan di lingkungan mereka. Diharapkan, ke depannya laporan maupun kejadian terkait perundungan di Kabupaten Klungkung dapat semakin berkurang.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif antara Kapolres Klungkung dan para santri, yang berlangsung hangat dan penuh antusiasme.
Secara keseluruhan, kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Melalui kegiatan ini, silaturahmi antara Polri, tokoh agama, Kementerian Agama, dan lingkungan pondok pesantren semakin erat. Para santri pun diharapkan semakin sadar akan pentingnya menjaga kerukunan, menghindari perilaku menyimpang, dan ikut berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat Kabupaten Klungkung.
Pewarta: Juli.
Penulis : Redaksi
Editor : Juli ESP
Sumber Berita: SiHumas Polres Klungkung






