Jangan Memutarbalikkan Fakta, Warga Kawal Ketat Persidangan Ririn Rifanto Cs

- Redaktur

Rabu, 6 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Situasi di ruang sidang kasus pembunuhan satu keluarga di Indramayu dengan terdakwa Ririn Rifanto dan Priyo Bagus Setiawan memang sangat mencekam.

Teriakan masyarakat “jangan bela yang salah” bukan sekadar bisingnya ruang sidang, melainkan manifestasi dari kemarahan kolektif atas hilangnya nyawa satu keluarga secara tragis, dinamika di balik teriakan karena kekejaman kasus yang melibatkan hilangnya nyawa seseorang dengan sadis, masyarakat merasa bahwa pembelaan yang terlalu gigih terhadap terdakwa adalah bentuk ketidakadilan bagi keluarga korban yang sudah tidak bisa bersuara lagi, pada Rabu (06/05/2026).

Tekanan psikologis terhadap penasihat hukum, masyarakat sering kali sulit menerima ketika pengacara mencoba membela pelaku melalui argumen-argumen hukum, teriakan tersebut ditujukan agar

Pengacara tidak memutarbalikkan fakta demi meringankan hukuman bahkan meloloskan vonis.

Hakim melihat bahwa ada keresahan sosial yang luar biasa jika vonis tidak dijatuhkan secara maksimal, maka dari itu pentingnya

Fungsi Kontrol Sosial dalam sosiologi hukum, kehadiran warga di persidangan berfungsi sebagai “Watchdog” (pengawas).

Mereka ingin memastikan tidak ada “main mata” antara pihak terdakwa dengan aparat penegak hukum, proses persidangan berjalan transparan sesuai dengan beratnya kejahatan yang dilakukan, dilema Hukum di Ruang Sidang meskipun emosi warga sangat valid, sistem hukum kita memiliki prinsip yang harus dijalankan.

Penulis : Redaksi

Editor : Juli ESP

Sumber Berita: Suara Rakyat Pengawas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kelapasatunews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Ringankan Beban Korban, Yayasan Sosial Ummat Palapa Pecatu Salurkan Bantuan Tahap Kedua
Wujud Kepedulian, Yayasan Sosial Ummat Palapa Pecatu Bantu Korban Kebakaran Denpasar Barat
HUT ke-14 IWO Nasional dan 1 Tahun IWO Bali, Gubernur Koster Tegaskan Media Online Sangat Berperan Dalam Era Informasi Digital
Sinergi Tiga Pilar Amankan Peringatan Maulid Nabi, Masjid Agung Palapa Tekankan Pentingnya Akhlak Mulia
Khusyuk & Penuh Berkah, Masjid Agung Palapa Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H
Sinergi Pengawasan Konstruktif, Kemenkum Bali: “Pastikan Notaris Buleleng Tetap Profesional & Berintegritas”
Jalin Koordinasi & Pembinaan, Kakanwil Kemenkum Bali Kuatkan Pengawasan Notaris Bersama MPD Buleleng
Kemenkum Bali: “Perkuat Sinergi Pengawasan Notaris di Kabupaten Buleleng”
Berita ini 0 kali dibaca

Baca Juga

Jumat, 4 September 2026 - 17:41

Ringankan Beban Korban, Yayasan Sosial Ummat Palapa Pecatu Salurkan Bantuan Tahap Kedua

Selasa, 1 September 2026 - 16:08

Wujud Kepedulian, Yayasan Sosial Ummat Palapa Pecatu Bantu Korban Kebakaran Denpasar Barat

Senin, 31 Agustus 2026 - 03:47

HUT ke-14 IWO Nasional dan 1 Tahun IWO Bali, Gubernur Koster Tegaskan Media Online Sangat Berperan Dalam Era Informasi Digital

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:21

Sinergi Tiga Pilar Amankan Peringatan Maulid Nabi, Masjid Agung Palapa Tekankan Pentingnya Akhlak Mulia

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:16

Khusyuk & Penuh Berkah, Masjid Agung Palapa Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H

News Update