Stop Bullying, Cegah Perekrutan Terorisme pada Anak, Polda Jabar Bentuk Satgas Khusus di Lingkungan Sekolah

- Redaktur

Senin, 24 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 110 anak di Indonesia teridentifikasi direkrut kelompok terorisme, menurut temuan Densus 88 belum lama ini. Jawa Barat terdata menempati posisi teratas sebagai daerah dengan kasus keterpaparan radikalisme anak melalui dunia digital.

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan melalui Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan tak memungkiri adanya pergeseran metode perekrutan anak oleh kelompok radikal di era saat ini. Sebab kini perekrutan dilakukan melalui media sosial, berbeda dengan dulu yang dilakukan salah satunya dengan membentuk pengajian untuk menyisipkan paham radikal.

“Tetapi metode terbaru dan sebenarnya sudah lama juga dan lebih efektif itu lewat media sosial,” kata Kombes Hendra, pada Senin (24/11/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kombes Pol. Hendra Rochmawan mengatakan, kelompok radikalisme salah satunya menyasar generasi Z dengan memanfaatkan teknologi. Menurutnya ini sangat mengkhawatirkan lantaran anak-anak dan remaja di zaman sekarang tak lepas dari penggunaan gadget.

“Ini pengguna gadget di Indonesia kalangan gen z sangat masif tentu saja yang dilakukan oleh terorisme memanfaatkan teknologi untuk bisa direkrut,” ucapnya.

Kombes Pol. Hendra Rochmawan menjelaskan bahwa ada berbagai faktor yang dapat membuat anak lebih rentan terhadap upaya perekrutan kelompok terorisme, mulai dari kondisi lingkungan hingga persoalan pendidikan dan ekonomi. Faktor-faktor tersebut, menurutnya, membuka celah bagi kelompok tertentu mempengaruhi target yang dianggap mudah direkrut.

Baca Juga:  Cipkon Agung 2025 Dimulai: Karo Ops Polda Bali Tekankan Disiplin Operasi Jelang Nataru

“Karena di samping pendidikan, kemiskinan, sulitnya pekerjaan, persaingan kerja ketat, ini memudahkan mereka direkrut dengan berbagai cara lah,” ujar Kabid Humas Polda Jabar.

Sebagai bentuk pencegahan, Polda Jawa Barat menyiapkan sejumlah langkah yang melibatkan berbagai pihak, termasuk bekerja sama dengan para pemangku kepentingan di daerah dan Da’i Kamtibmas.

Selain itu, Kombes Pol. Hendra menyampaikan bahwa kepolisian juga tengah merancang pembentukan satuan tugas di sekolah- sekolah dengan melibatkan siswa. Langkah ini dipandang penting sebagai upaya antisipasi, khususnya setelah insiden ledakan di SMAN 72 Jakarta yang pelakunya diketahui merupakan korban perundungan. Dengan mekanisme ini, deteksi dini diharapkan bisa dilakukan lebih efektif.

“Dengan ada fenomena baru yaitu ada bullying di sekolah-sekolah, Kapolda Jabar telah memerintahkan Humas, binmas, dan unit PPA akan kita bentuk satgas untuk kita libatkan dari PKS atau polisi keamanan sekolah yang di OSIS dan organisasi di sekolahan itu kita ajak untuk edukasi agar jadi pelapor dari tindakan bullying yang dilakukan di sekolah,” katanya.

“Karena ternyata akibat bullying sangat besar dampaknya,” tutup Kombes Pol. Hendra Rochmawan. (Bidhumas Polda Jabar).

Penulis : Redaksi

Editor : Juli ESP

Sumber Berita: Humas Polda Jabar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kelapasatunews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Turut Berduka Cita Atas Berpulangnya Kawan Sejawat Kami: “Djoko Muljono”
Jumat Keliling di Masjid Raya Baitul Izzah, Kapolda Bengkulu Serap Aspirasi dan Dengarkan Keluhan Masyarakat
Dukung Green Policing, Kapolda Aceh Tanam Puluhan Pohon di Dayah Mini
Subuh Keliling, Kapolres Aceh Timur Ajak Masyarakat Perangi Narkoba dan Jaga Generasi Muda
Perkuat Sinergi Bersama Komisi III DPR RI, Kepala BNNP Aceh Ajak Masyarakat Jadi Pelopor Gampong Bersinar
Operasi Patuh Seulawah 2026, Polda Aceh Tegakkan Disiplin Lalu Lintas Demi Keselamatan di Jalan Raya
Kapolres Bireuen Subuh Keliling di Masjid Agung Sultan Jeumpa, Ajak Masyarakat Bersatu Perangi Narkoba
Muslimat NU Ranting Pecatu Kuta Selatan Turut Khidmat Hadiri Peringatan Hari Santri Nasional PCNU Badung
Berita ini 2 kali dibaca

Baca Juga

Minggu, 1 November 2026 - 03:45 WIB

Turut Berduka Cita Atas Berpulangnya Kawan Sejawat Kami: “Djoko Muljono”

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Jumat Keliling di Masjid Raya Baitul Izzah, Kapolda Bengkulu Serap Aspirasi dan Dengarkan Keluhan Masyarakat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:53 WIB

Dukung Green Policing, Kapolda Aceh Tanam Puluhan Pohon di Dayah Mini

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:33 WIB

Subuh Keliling, Kapolres Aceh Timur Ajak Masyarakat Perangi Narkoba dan Jaga Generasi Muda

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:28 WIB

Perkuat Sinergi Bersama Komisi III DPR RI, Kepala BNNP Aceh Ajak Masyarakat Jadi Pelopor Gampong Bersinar

News Update

Polres Badung

Kapolres Badung Pimpin Langsung Evakuasi Longsor di Pelaga Eco Park

Senin, 2 Nov 2026 - 06:37 WIB