Kapolda Aceh Terobos Lumpur & Banjir ke Tamiang, Pastikan Genangan Banjir Berjalan Cepat Surut

- Redaktur

Selasa, 2 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketika banjir bandang dan luapan sungai menenggelamkan hampir seluruh wilayah Aceh Tamiang, Kapolda Aceh Irjen Pol Drs. Marzuki Ali Basyah menunjukkan kepemimpinan yang tidak hanya strategis, tetapi juga sangat humanis, pada Selasa (02/12/2025).

Didampingi Pejabat Utama Polda Aceh, beliau menempuh perjalanan darat selama lima hari penuh, melewati jalur yang terputus, terendam air, tertutup lumpur pekat, serta di sejumlah titik harus menyeberang dengan perahu karena jalan raya berubah total menjadi sungai berarus deras.

Sebuah perjalanan ekstrem yang secara teknis hampir mustahil ditempuh, tetapi dilaksanakan demi satu tujuan utama: menjamin penanganan bencana berjalan cepat, menyeluruh, dan menyentuh seluruh warga terdampak, sekaligus memastikan kondisi personel, markas komando, serta layanan Kepolisian di tengah bencana.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perjalanan ini bukan sekadar kunjungan kerja, melainkan misi kemanusiaan berisiko tinggi. Di sejumlah lokasi, rombongan harus memasuki jalur yang telah berubah menjadi sungai lumpur dengan ancaman longsor dan arus deras yang setiap saat dapat mengancam nyawa.

“Saya harus tiba di Tamiang. Saya ingin melihat langsung kondisi saudara-saudara kita yang sedang berjuang menghadapi musibah ini. Dan mengecek langsung kondisi Mako serta memastikan Kesiapan Personil dalam penanganan dilakukan cepat, tepat, dan terkoordinasi,” tegas Irjen Marzuki penuh ketegasan dan empati.

Setibanya di lokasi, Kapolda langsung mengeluarkan instruksi darurat kepada seluruh jajaran. Ia memerintahkan percepatan evakuasi warga, terutama lansia, anak-anak, perempuan, dan kelompok rentan lainnya.

Baca Juga:  Langkah Optimalisasi UPT PAS Jatim yang Dilaksanakan Dit Tekforma

Pendataan korban, tingkat kerusakan, serta kebutuhan logistik mendesak juga diperintahkan untuk dipercepat agar bantuan dapat disalurkan tanpa hambatan birokratis maupun kendala lapangan.

“Banjir ini bukan hanya menguji ketahanan infrastruktur, tetapi juga mengguncang solidaritas kemanusiaan kita. Setiap warga harus mendapatkan perlindungan. Setiap keluarga harus tersentuh bantuan. Tidak boleh ada satu pun yang terabaikan,” ujarnya, didampingi Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi dan Kapolres AKBP Muliadi.

Dari hasil peninjauan langsung, Kapolda menyampaikan keprihatinan yang mendalam. Sebanyak 90 persen wilayah Aceh Tamiang terendam, aktivitas sosial serta ekonomi lumpuh total, dan bahkan kantor pemerintahan, Kodim, serta Polres ikut terdampak.

Melihat skala bencana yang bersifat ekstrem dan meluas, Kapolda Aceh segera mengajukan bantuan tambahan kepada Mabes Polri, termasuk pengerahan pasukan recovery serta permintaan helikopter angkut untuk mempercepat distribusi logistik—terutama makanan dan obat-obatan—ke kawasan-kawasan yang terisolir dan tidak dapat ditembus jalur darat.

“Seluruh aktivitas ekonomi berhenti. Tidak ada pedagang, tidak ada pelayanan kebutuhan dasar, dan banyak wilayah benar-benar terputus. Kita membutuhkan dukungan pusat agar penanganan bencana ini dapat dilakukan secepat mungkin. Fokus kita satu: menyelamatkan masyarakat,” tegasnya.

Kapolda Aceh menegaskan bahwa Polri akan berdiri di garda terdepan, bersinergi penuh dengan pemerintah daerah dan TNI, untuk memastikan Aceh Tamiang segera bangkit dari bencana besar ini.

Penulis : Redaksi

Editor : Juli ESP

Sumber Berita: Humas Polda Aceh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kelapasatunews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Penyegaran Kepemimpinan: “15 Pejabat Kajati Jawa Barat Dilantik, Kejari Kota Bogor Miliki Pimpinan Baru
Kajati Jawa Barat Lantik 15 Pejabat, Agus Wirawan Eko Saputro Dipercaya Pimpin Kejari Kota Bogor
Warga Desa Pakembangan Mulai Kesulitan Air, Tiga Tangki Dikerahkan Setiap Hari untuk Bantu Warga
Habis Lahirin, Perempuan Belia Buang Bayi: “Tak Bersuami”
Kalaborasi Lintas Sektor, Amankan 284 Ekor Burung: “283 Ekor Dilepasliarkan di TN Bali Barat”
Kapolres Indramayu Gelar Coffee Gathering Bersama Puluhan Insan Media
Sambutan Hangat dan Harapan Besar Sinergitas Ulama–Ulama di Kabupaten Kuningan
Badung Hockey Series 2026 Sukses Digelar, Melahirkan Bibit Atlet Berprestasi: “Perebutkan Piala Bupati Badung”
Berita ini 2 kali dibaca

Baca Juga

Senin, 10 Agustus 2026 - 08:28

Penyegaran Kepemimpinan: “15 Pejabat Kajati Jawa Barat Dilantik, Kejari Kota Bogor Miliki Pimpinan Baru

Senin, 10 Agustus 2026 - 08:09

Kajati Jawa Barat Lantik 15 Pejabat, Agus Wirawan Eko Saputro Dipercaya Pimpin Kejari Kota Bogor

Jumat, 7 Agustus 2026 - 00:06

Warga Desa Pakembangan Mulai Kesulitan Air, Tiga Tangki Dikerahkan Setiap Hari untuk Bantu Warga

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:42

Habis Lahirin, Perempuan Belia Buang Bayi: “Tak Bersuami”

Selasa, 4 Agustus 2026 - 07:01

Kalaborasi Lintas Sektor, Amankan 284 Ekor Burung: “283 Ekor Dilepasliarkan di TN Bali Barat”

News Update